Mengenal Midodareni dalam Rangkaian Upacara Pernikahan Putri Tanjung
CNN Indonesia
Sabtu, 19 Mar 2022 19:03 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Putri Tanjung bakal mengikuti upacara midodareni jelang pernikahannya. (Morden.co/Samuel Rustandi)
Jakarta, CNN Indonesia --
Pernikahanadalah hal yang sakral. Setiap daerah di Indonesia juga memiliki adat dan budaya pernikahan masing-masing.
Salah satu yang cukup terkenal adalah prosesi midodareni yang dilakukan dalam pernikahan adat Jawa. Prosesi ini juga yang akan dilakukan oleh Putri Tanjung, putri CEO CT Corp, Chairul Tanjung, yang rencananya akan menikah pada 20 Maret 2022.
Prosesi midodareni Putri Tanjung akan digelar pada Sabtu(19/3) malam. Dalam kegiatan ini, calon mempelai pria yang didampingi keluarga akan mendatangi kediaman mempelai wanita untuk seserahan sekaligus beramah tamah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Midodareni memang biasa dilakukan jelang pernikahan setelah prosesi siraman kedua calon pengantin selesai digelar.
Budayawan Jawa, Irfan Afifi mengatakan, prosesi midodareni tergolong penting bagi kedua keluarga yang akan bersatu. Di malam ini, kedua keluarga akan bertemu dan saling memberi wejangan pernikahan terhadap calon pengantin.
"Biasanya diawali dengan calon mempelai pria beserta keluarganya mendatangi kediaman calon mempelai wanita, bawa seserahan dan di sini ngobrol-ngobrol. Biasanya memberi wejangan, tapi suasana lebih cair," kata Irfan saat dihubungi CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon, Kamis (17/3) malam.
Apa Itu Midodareni?
Putri Tanjung akan mengikuti upacara midodareni sebelum pernikahannya. (Morden.co/Samuel Rustandi)
Irfan menjelaskan, midodareni berasal dari kata 'widodari' atau bidadari. Malam midodareni memiliki arti para bidadari yang turun dari langit untuk menemui calon mempelai wanita.
Malam midodareni dipercaya muncul dari legenda Jaka Tarub dan Nawang Wulan. Jaka Tarub adalah seorang pemuda biasa yang berhasil menikahi salah satu dari tujuh bidadari, yakni Nawang Wulan.
Jaka Tarub dan Nawang Wulan dikaruniai seorang putri dari hasil pernikahan mereka. Tapi, Nawang Wulan harus kembali ke Istana langit setelah melahirkan. Meski demikian, saat putrinya menikah, Nawang Wulan dan bidadari lain turun ke Bumi di malam sebelum pernikahan.
"Mitologinya seperti itu, sebenarnya seorang ibu bidadari yang turun ke bumi menemui putrinya sebelum pernikahan," kata Irfan.
Simak selengkapnya mengenai midodareni di halaman berikutnya..
Seiring berjalan waktu, masyarakat percaya jika malam midodareni digelar, para bidadari memang akan turun ke bumi untuk menemui calon mempelai wanita.
Mereka akan membantu mempercantik calon pengantin wanita sekaligus memberi wejangan pernikahan, bagaimana melayani suami di malam pertama hingga sepanjang hayatnya.
"Makanya di malam ini, kalau dulu itu calon pengantin wanita tidak boleh keluar kamar, tidak boleh tidur, biasanya hanya ditemani oleh pini sepuh, saudara perempuannya, atau bisa juga orang yang disayangi seperti teman-temannya," kata Irfan.
Calon pengantin wanita juga akan melakukan puasa mutih selama satu minggu sebelum pernikahan. Puasa mutih adalah puasa yang dilakukan dengan cara makan nasi putih dan air saja tanpa campuran lainnya selama 7 hari.
"Ini akan mengeluarkan aura si calon pengantin, jadi kepercayaannya ketika midodareni ini digelar, para bidadari tadi yang turun dari langit lebih mudah mengeluarkan aura si calon pengantin," katanya.
Midodareni di Masa Kini
Saat ini, malam midodareni memang masih sering digelar. Tapi, kata Irfan, prosesnya sudah agak bergeser.
Bukan cuma itu, beberapa kebiasaan juga turut menghilang. Misalnya, jika pada midodareni sebelumnya kedua calon mempelai tidak boleh saling bertemu, beberapa prosesi midodareni di zaman kiwari justru memperbolehkan pertemuan calon mempelai.
Malam midodareni juga bagi sebagian besar keluarga digunakan untuk malam pengajian dan berdoa untuk meminta berkah, rahmat, dan kebahagiaan bagi kedua keluarga yang akan melangsungkan pernikahan.
"Dan di masyarakat di kampung, malam midodareni juga biasanya jadi malam menyelesaikan dekorasi, kumpulnya panitia dan untuk memastikan acara besok berjalan lancar. Jadi, seperti rapat panitia saja cuma lebih cair," katanya.
Jakarta, CNN Indonesia --
Pernikahanadalah hal yang sakral. Setiap daerah di Indonesia juga memiliki adat dan budaya pernikahan masing-masing.
Salah satu yang cukup terkenal adalah prosesi midodareni yang dilakukan dalam pernikahan adat Jawa. Prosesi ini juga yang akan dilakukan oleh Putri Tanjung, putri CEO CT Corp, Chairul Tanjung, yang rencananya akan menikah pada 20 Maret 2022.
Prosesi midodareni Putri Tanjung akan digelar pada Sabtu(19/3) malam. Dalam kegiatan ini, calon mempelai pria yang didampingi keluarga akan mendatangi kediaman mempelai wanita untuk seserahan sekaligus beramah tamah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Midodareni memang biasa dilakukan jelang pernikahan setelah prosesi siraman kedua calon pengantin selesai digelar.
Budayawan Jawa, Irfan Afifi mengatakan, prosesi midodareni tergolong penting bagi kedua keluarga yang akan bersatu. Di malam ini, kedua keluarga akan bertemu dan saling memberi wejangan pernikahan terhadap calon pengantin.
"Biasanya diawali dengan calon mempelai pria beserta keluarganya mendatangi kediaman calon mempelai wanita, bawa seserahan dan di sini ngobrol-ngobrol. Biasanya memberi wejangan, tapi suasana lebih cair," kata Irfan saat dihubungi CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon, Kamis (17/3) malam.
Apa Itu Midodareni?
Putri Tanjung akan mengikuti upacara midodareni sebelum pernikahannya. (Morden.co/Samuel Rustandi)
Irfan menjelaskan, midodareni berasal dari kata 'widodari' atau bidadari. Malam midodareni memiliki arti para bidadari yang turun dari langit untuk menemui calon mempelai wanita.
Malam midodareni dipercaya muncul dari legenda Jaka Tarub dan Nawang Wulan. Jaka Tarub adalah seorang pemuda biasa yang berhasil menikahi salah satu dari tujuh bidadari, yakni Nawang Wulan.
Jaka Tarub dan Nawang Wulan dikaruniai seorang putri dari hasil pernikahan mereka. Tapi, Nawang Wulan harus kembali ke Istana langit setelah melahirkan. Meski demikian, saat putrinya menikah, Nawang Wulan dan bidadari lain turun ke Bumi di malam sebelum pernikahan.
"Mitologinya seperti itu, sebenarnya seorang ibu bidadari yang turun ke bumi menemui putrinya sebelum pernikahan," kata Irfan.
Simak selengkapnya mengenai midodareni di halaman berikutnya..
Mengenal Midodareni dalam Rangkaian Upacara Pernikahan Putri Tanjung
Putri Tanjung akan mengikuti upacara midodareni jelang pernikahannya. (Arsip Morden.co)
Seiring berjalan waktu, masyarakat percaya jika malam midodareni digelar, para bidadari memang akan turun ke bumi untuk menemui calon mempelai wanita.
Mereka akan membantu mempercantik calon pengantin wanita sekaligus memberi wejangan pernikahan, bagaimana melayani suami di malam pertama hingga sepanjang hayatnya.
"Makanya di malam ini, kalau dulu itu calon pengantin wanita tidak boleh keluar kamar, tidak boleh tidur, biasanya hanya ditemani oleh pini sepuh, saudara perempuannya, atau bisa juga orang yang disayangi seperti teman-temannya," kata Irfan.
Calon pengantin wanita juga akan melakukan puasa mutih selama satu minggu sebelum pernikahan. Puasa mutih adalah puasa yang dilakukan dengan cara makan nasi putih dan air saja tanpa campuran lainnya selama 7 hari.
"Ini akan mengeluarkan aura si calon pengantin, jadi kepercayaannya ketika midodareni ini digelar, para bidadari tadi yang turun dari langit lebih mudah mengeluarkan aura si calon pengantin," katanya.
Midodareni di Masa Kini
Saat ini, malam midodareni memang masih sering digelar. Tapi, kata Irfan, prosesnya sudah agak bergeser.
Bukan cuma itu, beberapa kebiasaan juga turut menghilang. Misalnya, jika pada midodareni sebelumnya kedua calon mempelai tidak boleh saling bertemu, beberapa prosesi midodareni di zaman kiwari justru memperbolehkan pertemuan calon mempelai.
Malam midodareni juga bagi sebagian besar keluarga digunakan untuk malam pengajian dan berdoa untuk meminta berkah, rahmat, dan kebahagiaan bagi kedua keluarga yang akan melangsungkan pernikahan.
"Dan di masyarakat di kampung, malam midodareni juga biasanya jadi malam menyelesaikan dekorasi, kumpulnya panitia dan untuk memastikan acara besok berjalan lancar. Jadi, seperti rapat panitia saja cuma lebih cair," katanya.
Mengenal Midodareni dalam Rangkaian Upacara Pernikahan Putri Tanjung BACA HALAMAN BERIKUTNYA