Mengintip Gunung Selok-Srandil, Wisata Spiritual yang Diburu Pejabat

CNN Indonesia
Rabu, 04 Mei 2022 16:11 WIB
Gunung Selok dan Srandil merupakan destinasi wisata religi di Cilacap. Warga biasa hingga pejabat datang berziarah hingga bersemadi. Tempat berziarah dan bersemedi di Gunung Selok dan Srandil, destinasi wisata spiritual yang penuh mistis. (CNN Indonesia/Adi Ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gunung Selok dan Srandil merupakan destinasi wisata spiritual di Cilacap, Jawa Tengah, yang bisa disinggahi jika melewati jalur pantai selatan Jawa. 

Gunung Selok ada di Kecamatan Adipala. Lokasinya dekat dengan Pantai Sodong.

Air laut di pantai itu seringkali pasang, sehingga untuk sampai ke kaki gunung harus lewat jembatan. Tak sedikit orang datang berziarah maupun bersemadi di dua lokasi tersebut. Mereka yang datang berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari warga biasa sampai pejabat. Bahkan, Presiden kedua RI Soeharto disebut-sebut pernah ke dua gunung itu.


Di Gunung Selok ada sekitar 40 gua. Yang populer adalah Gua Rahayu dan Gua Naga Raja.

Nama Gua Rahayu diambil dari Bahasa Sanskerta yang berarti selamat, sejahtera, jauh dari musibah atau kekurangan, sementara Gua Naga Raja dinamakan demikian lantaran merupakan gua terpanjang di Gunung Selok menyerupai naga.

Kami masuk ke Gua Rahayu, menyusuri gua sekitar 100-200 meter. Di dalam gua itu terdapat air yang terus mengalir dari atas. Persis di depannya ada kendi sesajen dan batu besar.

Setelah keluar dari gua itu, kami lantas bertemu dengan Juru Kunci Gua Rahayu, Trisno Jember. Tempat tinggalnya persis di depan gua tersebut.

Trisno bercerita, air di dalam Gua Rahayu bersumber dari akar-akar pepohonan yang diyakini bisa menjadi obat. Air itu biasanya digunakan untuk minum dan mandi.

Sementara itu, batu besar yang bertengger di dalamnya dinamakan Eyang Kencana Wati. Para pengunjung biasanya mengitari batu itu semalam suntuk jika ingin punya keinginan, termasuk keinginan di bidang politik.

"Ingin jadi lurah, ingin jadi gubernur, ingin jadi bupati, banyak banget. Ada yang semalam enggak tidur, muterin itu doang," kata Trisno.

Dia bercerita, gua itu memang banyak didatangi para pejabat atau orang yang ingin mendapatkan jabatan. Menurut Trisno, mereka percaya keinginannya cepat dikabulkan jika berdoa di gua tersebut.

"Orang yang ingin pangkatnya meningkat dan derajatnya bagus ya ke sini. Orang minta," katanya.

Presiden Soeharto disebut Trisno pernah ke Gua Rahayu. Dia datang saat sebelum dan saat masih menjabat sebagai presiden. Trisno mengaku menyaksikannya sendiri.

"Iya, pernah ke sini, mandi di sini, lalu lanjut ke atas (Gunung Selok)," ucap dia.

Setelah mandi di Gua Rahayu, biasanya pengunjung melanjutkan perjalanan ke Padepokan Jambe Pitu yang berada di atas Gunung Selo. Trisno berkata mantan presiden itu bahkan pernah mendapat wangsit di sana.

CNNIndonesia.com sempat berkunjung ke padepokan itu. Namun juru kunci setempat sedang tak berada di rumah. Di dalam rumahnya tampak foto Soeharto terpajang di dinding, seolah menyambut tamu yang datang.

Wangsit dari Gunung Srandil

Soeharto juga disebut mendapat wangsit atau petunjuk di Gunung Srandil sebelumnya. Arwan Tuti Arthas dalam buku Dunia Spiritual Soeharto, menuliskan bahwa Soeharto mendapat wangsit di Gunung Srandil.

"Tangga menuju Padepokan Langlang Buana Gunung Srandil Cilacap, Jawa Tengah. Di sini Pak Harto pernah menerima wangsit," tulis Arwan dalam keterangan foto di bukunya.

Hal itu juga dibenarkan oleh Trisno. "Dapat Wangsit di Srandil dulu terus di Jambe Pitu," kata dia.

Gunung Srandil berada satu kecamatan dengan Gunung Selok. Gunung ini dikenal sebagai tempat spiritual serba ada. Mulai dari ziarah makam sampai tempat berdoa berbagai agama dan kepercayaan. Mulai dari Kejawen, Buddha, Hindu maupun Islam.

Di pintu masuk terdapat patung Buddha. Tak jauh dari situ, ada ruangan terbuka dan batu bertuliskan Dampu Awang.

Kuncen Gunung Srandil, Agus mengatakan Dampu Awang dikenal sebagai panembahan atau orang yang disembah oleh orang-orang yang hendak atau sedang berbisnis.

Di dekat Makam Dampu Awang, ada pula makam yang dipercaya sebagai Raja Monyet Suwing. Ada pula makam pusaka serta makam dewi pertanian, Dewi Rani Dewi Sri.

Trisno bercerita kebanyakan pengunjung datang pada Selasa dan Jumat kliwon. "Penuh, mau jalan aja sulit," ujar Agus.

[Gambas:Video CNN]

(yla/pmg)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER