Jakarta, CNN Indonesia -- Amber Heard yang tengah menghadapi persidangan dalam masalah pernikahannya dengan aktor Johnny Depp disebut menderita gangguan kepribadian histrionik dan gangguan kepribadian ambang.
Hal tersebut diungkap oleh Shannon Curry, seorang psikolog klinis dan forensik dari pihak Johnny Depp saat gelaran sidang pencemaran nama baik Depp di Virginia, AS, Selasa (27/4) waktu setempat.
Shannon Curry menjelaskan tanda-tanda gangguan kepribadian histrionik biasanya seperti presentasi yang terlalu dramatis, ada drama dan kedangkalan, kebutuhan untuk selalu menjadi pusat perhatian, dan pergantian emosi yang cepat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika mereka yang memiliki gangguan kepribadian ini menunjukkan emosi, ada rasa kedangkalan padanya. Orang-orang yang mengamati mereka akan merasa mereka seperti sedang akting," jelas Curry, seperti dikutip ET.
"Ia [Amber Heard] tidak pernah benar-benar menunjukkan perasaannya yang rentan pada sendiri. Ia punya cara yang sangat canggih untuk meminimalisir masalah pribadi apapun," lanjutnya.
Lantas apa yang dimaksud dengan gangguan kepribadian histrionik?
Melansir WebMD, gangguan kepribadian histrionik merupakan salah satu dari sekelompok kondisi yang disebut gangguan kepribadian "Cluster B" atau "dramatis". Kata histrionik sendiri berarti "dramatis" atau "teatrikal".
Orang dengan gangguan ini memiliki emosi yang intens, tidak stabil, dan citra diri yang terdistorsi. Mereka menganggap harga dirinya bergantung pada persetujuan orang lain. Hal ini membuat mereka sering berperilaku dramatis untuk mendapatkan perhatian.
Dalam banyak kasus, orang dengan gangguan kepribadian histrionik memiliki keterampilan sosial yang baik, tetapi mereka cenderung menggunakan keterampilan ini untuk memanipulasi orang lain sehingga menjadi pusat perhatian.
Berikut sejumlah gejala gangguan kepribadian histrionik:
1. Merasa tidak nyaman apabila tidak menjadi pusat perhatian.
2. Berpakaian secara provokatif dan atau menunjukkan perilaku menggoda atau genit yang tidak pantas.
3. Berubah emosi dengan cepat
4. Bertindak sangat dramatis, seolah-olah tampil di depan penonton.
5. Terlalu peduli dengan penampilan fisik
6. Mudah dipengaruhi dan ditipu oleh orang lain
7. Mudah bosan dengan rutinitas, sering memulai proyek tanpa menyelesaikannya atau berpindah dari satu acara ke acara lainnya.
8. Membuat keputusan terburu-buru
9. Bersikap egois dan jarang menunjukkan kepedulian terhadap orang lain.
10. Sulit mempertahankan hubungan, sering terlihat palsu dalam berurusan dengan orang lain.
11. Mengancam atau mencoba bunuh diri untuk mendapatkan perhatian.
Penyebab Gangguan Kepribadian Historionik Seperti Amber Heard
Amber Heard disebut menderita gangguan kepribadian histrionik dan gangguan kepribadian ambang. (REUTERS/POOL)
Penyebab Gangguan Kepribadian Historionik Seperti Amber Heard
Penyebab pasti gangguan kepribadian histrionik masih belum diketahui hingga saat ini. Namun, banyak profesional kesehatan mental percaya bahwa faktor yang dipelajari dan diwariskan (genetik) berperan dalam perkembangan gangguan kepribadian histrionik.
Misalnya, gangguan kepribadian histrionik yang terjadi dalam sebuah keluarga menunjukkan bahwa faktor genetik mungkin bisa jadi penyebab masalah gangguan tersebut. Namun, anak bisa saja hanya mengulangi perilaku yang dipelajarinya dari orang tuanya yang mengidap gangguan kepribadian histrionik.
Gangguan tersebut juga berkaitan dengan cara seseorang belajar mengatasi stres saat tumbuh dewasa.
Gangguan lain yang juga dialami Amber Heard adalah gangguan kepribadian ambang atau borderline personality disorder (BPD).
Mengutip Mayo Clinic, BPD merupakan salah satu gangguan mental yang membuat penderitanya mengalami ketidakstabilan emosi yang akhirnya mengganggu hubungannya dengan orang lain.
Orang yang hidup dengan BPD diibaratkan seperti naik wahana roller coaster. Sebab, hampir segala sesuatu di dunia bisa menjadi tidak stabil, baik itu suasana hati, perilaku, pikiran, hubungan dengan orang lain, bahkan keraguan tentang dirinya sendiri.