Virus Polio dari Vaksin Terdeteksi dalam Sampel Limbah di Inggris

CNN Indonesia
Kamis, 23 Jun 2022 13:15 WIB
Virus polio ditemukan pada sampel limbah di London, Inggris. Masyarakat diminta untuk mengecek status vaksinasi polio masing-masing. Ilustrasi. Virus polio ditemukan pada sampel limbah di London, Inggris. (iStockphoto/kemalbas)
Jakarta, CNN Indonesia --

Virus polio ditemukan pada sampel limbah di London, Inggris. Hal ini membuat otoritas kesehatan setempat mewanti-wanti masyarakat soal pentingnya vaksinasi polio.

Virus itu ditemukan dalam sampel limbah dari Beckton Sewage Treatment Works, London, yang diambil antara Februari hingga Mei 2022.

"Adalah normal untuk satu hingga tiga virus polio untuk dideteksi setiap tahun dalam sampel limbah Inggris, tapi biasanya cukup ditemukan satu kali, kemudian tak terdeteksi lagi," ujar Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA), melansir CNN.


Yang ditemukan dalam sampel limbah ini adalah jenis virus yang diturunkan dari vaksin polio tipe 2.

Virus ini dideteksi dari seseorang yang mendapatkan vaksin polio di luar negeri, kemudian melakukan perjalanan ke Inggris. Ia 'menumpahkan' jejak virus polio dalam vaksin di kotorannya

"Sampel ini menimbulkan kekhawatiran karena virus 'terus berevolusi' dan sekarang diklasifikasikan sebagai 'turunan vaksin' poliovirus tipe 2, yang bisa menyebabkan penyakit serius," ujar UKHSA.

Hingga saat ini, tak ada kasus infeksi virus polio di Inggris yang dilaporkan. UKHSA juga menganggap risiko infeksi polio di tengah masyakat relatif rendah.

Namun, ahli epidemiologi UKHSA, Vanessa Saliba, mengimbau masyarakat untuk memeriksakan status vaksinasi polio masing-masing.

"Sebagian besar penduduk Inggris telah mendapatkan vaksinasi polio sejak anak-anak. Namun, di beberapa daerah, cakupan vaksin cukup rendah, tetap ada beberapa individu yang berisiko," ujar Saliba, dalam sebuah pernyataan.

Menurutnya, deteksi VDPV2 ini menunjukkan kemungkinan adanya penyebaran virus diantara individu di wilayah utara dan timur London. "Saat ini mereka sedang melepaskan strain virus polio tipe 2 dalam kotoran mereka," tambahnya.

Virus polio yang diturunkan dari vaksin, sebagaimana yang diidentifikasi di London, berasal dari virus yang dilemahkan. Vaksin jenis ini digunakan sejumlah negara.

Virus tersebut dapat berubah dari waktu ke waktu menjadi lebih liar. Virus polio yang diturunkan dari vaksin juga dapat menyebar, terutama diantara orang-orang yang belum pernah mendapatkan vaksin polio.

Gejala polio diantaranya demam, kelelahan, sakit kepala, muntah, kaku pada leher, nyeri tubuh, hingga bisa memicu kelumpuhan. Beberapa kasus bahkan menimbulkan kelumpuhan permanen.

(tim/asr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER