Delta 2,4 Kali Lebih Berpotensi Sebabkan Long Covid dari Omicron

tim | CNN Indonesia
Kamis, 23 Jun 2022 09:17 WIB
Sekalipun omicron dianggap punya gejala yang lebih ringan dibanding varian delta, namun varian ini tetap berpotensi menimbulkan long covid. Sekalipun omicron dianggap punya gejala yang lebih ringan dibanding varian delta, namun varian ini tetap berpotensi menimbulkan long covid. (iStock/Rifka Hayati)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sekalipun omicron dianggap punya gejala yang lebih ringan dibanding varian delta, namun varian ini tetap berpotensi menimbulkan long covid.

Namun data yang dilaporkan dari hampir 100 ribu orang di Inggris, menunjukkan bahwa covid yang disebabkan oleh varian delta bakal 2,4 kali lebih mungkin menyebabkan long covid.

Penelitian ini dipublikasikan di The Lancet. Studi ini mengklaim sebagai studi skala besar pertama yang meneiti risiko pengembangan long covid dari infeksi omicron.


Data tersebut berasal dari aplikasi studi gejala Covid yang dijalankan oleh para peneliti King's College London dan memungkinkan orang untuk melaporkan gejala dan hasil tes.

Secara keseluruhan, para peneliti memperoleh data dari 56.003 orang yang dites positif Covid-19 selama gelombang Omicron dan 41.361 yang dites positif selama gelombang Delta.

Partisipan dianggap mengidap long covid lama jika mereka melaporkan gejala seperti kelelahan, kabut otak (brain fog), atau masalah jantung lebih dari empat minggu setelah dimulainya Covid-19 akut.

"Peringatannya adalah bahwa varian omicron telah menyebar sangat cepat melalui populasi kita, dan oleh karena itu jumlah orang yang jauh lebih besar telah terpengaruh.

Jadi jumlah absolut keseluruhan orang yang akan terus menderita Covid lama, sayangnya, akan meningkat," Claire Steves,rekan penulis dan peneliti King's College London dikutip dari The Scientist.

Sementara pengurangan kasus kemungkinan Covid-19 yang lama selalu merupakan kabar baik, Akiko Iwasaki, seorang ahli imunobiologi Sekolah Kedokteran Yale yang tidak terlibat dalam penelitian, mengungkapkan kepada NPR bahwa 5 persen kasus yang mengakibatkan Covid-19 panjang masih "menakutkan."

(chs/chs)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER