6 Fakta Menarik Seputar Penis saat Ereksi, Panjang Bisa Capai 15 Cm?

CNN Indonesia
Kamis, 29 Sep 2022 22:00 WIB
Ada beberapa fakta mengejutkan seputar penis saat ereksi yang perlu diketahui. Berikut diantaranya. Ilustrasi. Ada beberapa fakta mengejutkan seputar penis saat ereksi yang perlu diketahui. (iStockphoto/Diy13)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seperti apa pun bentuk dan ukurannya, penis merupakan salah satu organ tubuh manusia yang unik.

Saat terangsang, penis bisa mengalami ereksi. Nama terakhir merupakan kondisi saat penis membesar dan mengeras. Kondisi ini terjadi akibat perubahan otot, saraf, dan pembuluh darah dalam struktur penis.

Ereksi biasanya dialami pria melalui sejumlah rangsangan seksual. Bentuknya bisa bermacam-macam, mulai dari sentuhan, sesuatu yang ditonton atau didengar, hingga fantasi seksual.

Ada beberapa fakta mengejutkan seputar penis dan ereksi yang perlu diketahui. Berikut diantaranya, melansir Healthline.

1. Penis bisa 3-5 kali ereksi per malam

Kebanyakan pria umumnya mengalami 3-5 ereksi setiap malam. Sebagian besar terjadi selama tahap tidur REM.

Belum diketahui alasan terjadinya ereksi saat tidur. Namun, para ahli menyebut kondisi tersebut sebagai sesuatu yang normal.

2. Penis bisa patah

Penis yang patah tentu tak seperti patah tulang. Saat penis patah, pembuluh darah di dalam penis pecah dan menyebabkan pembengkakan yang menyakitkan.

Menurut ahli kesehatan, sepertiga kasus penis patah dikaitkan dengan jenis posisi hubungan seksual tertentu.

3. Ereksi bisa terjadi sejak dini

Banana as a symbol of male penis in hand on a yellow background hidden by censorship. Sexual masturbation and orgasm, impotence problem. Self-pleasure concept.Ilustrasi. Ada beberapa fakta mengejutkan seputar penis. (iStockphoto/Andrii Zastrozhnov)

Belum ada penelitian secara detail, namun ereksi yang terjadi pada janin diyakini dapat disebabkan oleh kontraksi otot panggul dan perubahan aliran darah.

Menurut sebuah studi, ereksi pada janin sangat umum terjadi selama trimester ketiga kehamilan dan dapat terjadi sekitar 1-3 kali per jam.

4. Penis bukan tulang atau otot

Berlawanan dengan kepercayaan pada umumnya, penis sebenarnya bukanlah tulang maupun otot.

Penis terdiri dari tiga ruang silinder seperti spons, yang secara bertahap dapat terisi darah saat merasa terangsang. Hal ini menyebabkan peningkatan tekanan yang mencegah darah mengalir keluar dari penis dan menyebabkan ereksi.

5. Ereksi tidak diperlukan untuk orgasme

Betul, pria yang tidak bisa ereksi masih mungkin untuk bisa mencapai orgasme. Banyak pria dengan disfungsi ereksi (DE) mampu mencapai orgasme atau ejakulasi melalui rangsangan seksual, bahkan tanpa ereksi.

6. Penis yang ereksi umumnya sepanjang 13-14 cm

Kebanyakan pria percaya bahwa saat ereksi penis akan memanjang hingga lebih dari 15 sentimeter.

Padahal, faktanya sebuah studi mengungkapkan panjang penis saat ereksi hanya berkisar di antara 13-14 sentimeter. Ukuran atau panjang penis tidak dapat diubah dengan obat-obatan atau olahraga tertentu.

(del/asr)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER