Covid-19 Naik Lagi, Jangan Lupa Tes Antigen Sebelum Silaturahmi
CNN Indonesia
Jumat, 21 Apr 2023 20:30 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Ilustrasi. Kementerian Kesehatan imbau masyarakat tes antigen mandiri. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --
Seiring tren peningkatan kasus Covid-19di Indonesia yang diduga imbas varian Arcturus, Kementerian Kesehatan mengizinkan pemeriksaan swab antigen secara mandiri oleh masyarakat.
Tes antigen mandiri ini akan mempercepat deteksi dini dan upaya pengobatan Covid-19 mengingat telah ditemukannya dua kasus varian Arcturus atau Omicron XBB.1.16 di Indonesia.
"Dengan dilakukan skrining mandiri, tentunya diharapkan akan mempercepat temuan kasus Covid-19 dan pengobatan. Diharapkan skrining mandiri dalam rangka deteksi dini COVID-19 dapat terlaksana dengan baik untuk Indonesia yang semakin sehat dan tangguh", ujar Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes Lucia Rizka Andalucia, melansir laman resmi Sehat Negeriku.
Tes cepat antigen mandiri merupakan metode tes Covid-19 secara mandiri, yang dalam prosesnya tidak memerlukan bantuan tenaga kesehatan, baik saat pengambilan spesimen, hingga pembacaan hasil tes.
Masyarakat dapat membeli produk tes cepat antigen mandiri di toko alat kesehatan, apotek, dan tempat lain yang memiliki izin pendistribusian alat kesehatan.
Langkah-langkah tes antigen mandiri
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memastikan produk tes cepat antigen mandiri yang dibeli telah memiliki izin edar.
Saat ini telah terdapat dua produk tes cepat antigen mandiri yang telah disetujui izin edarnya dan memiliki kode Quick Response (QR) yang terhubung dengan aplikasi SATUSEHAT, yakni FASTCLEAR Q Covid-19 Ag Nasal dan Panbio Covid-19 Antigen Self-Test.
Sebelum melakukan tes antigen mandiri, berikut sejumlah hal yang perlu diperhatikan masyarakat.
- Gunakan produk tes antigen mandiri yang telah memiliki izin edar.
- Hasil tes dapat diinput melalui aplikasi SATUSEHAT pada bagian Hasil Tes Covid-19.
- Untuk mendapatkan hasil yang valid, ikuti cara penggunaan produk yang terdapat dalam petunjuk penggunaan pada kemasan.
- Perhatikan cara pembuangan limbah tes cepat antigen Covid-19 yang telah digunakan.
Prosedur melakukan tes antigen mandiri
Melansir berbagai sumber, berikut prosedur melakukan tes antigen mandiri jika merasakan gejala Covid-19.
1. Bersihkan tangan secara menyeluruh sebelum memulai tes.
2. Sebelum memulai tes, keluarkan satu swab stick, satu tabung reagen, dan satu cartridge. Buka penutup tabung reagen dan keluarkan cartridge dari kemasannya.
3. Keluarkan swab stick dari kemasan.
4. Masukkan swab stick ke dalam lubang hidung sedalam sekitar 2,5 centimeter. Putar stick 5 kali lalu diamkan selama 5 detik.
5. Ulangi ke dalam lubang hidung lainnya dengan swab yang sama.
6. Masukkan swab stick ke dalam tabung reagen. Celupkan swab naik turun selama 15 detik.
7. Tekan tabung reagen saat menarik alat swab.
8. Tutup penutup tabung reagen rapat-rapat. Anda akan mendengar bunyi "klik".
9. Gunakan jari Anda untuk mengetuk sisi tabung secara perlahan. Ini membantu mencampur larutan.
10. Letakkan 3 tetes ke lubang sampel pada test cartridge.
11. Tunggu selama 15 menit sebelum mengecek hasilnya di test cartridge. Letakkan test cartridge di permukaan yang rata sambil menunggu.
12. Baca hasilnya pada test cartridge. Jika Anda melihat adanya garis di kedua posisi "C" dan "T", ini menunjukkan hasil tes positif. Jika Anda melihat adanya garis hanya pada posisi "C", ini menunjukkan hasil tes negatif. Jika Anda melihat adanya garis hanya pada posisi "T", maka hasil tes invalid. Harap ulangi test dengan menggunakan alat tes lainnya.
13. Buang swab stick, tabung reagen, dan test cartridge yang sudah dipakai ke dalam kantong sampah medis.
Cara membuang limbah tes antigen mandiri:
1. Setelah selesai digunakan, swab kit dimasukkan ke dalam kantong plastik kemudian dilakukan disinfeksi dengan disinfektan dengan cara disemprotkan.
2. Kantong plastik yang digunakan harus kuat/anti bocor
3. Kemudian digabung dengan sampah sejenis (plastik) dan tidak boleh dicampur/dimasukkan dengan sampah organik (sampah basah).
4. Dilarang dibuang langsung ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS).
Jakarta, CNN Indonesia --
Seiring tren peningkatan kasus Covid-19di Indonesia yang diduga imbas varian Arcturus, Kementerian Kesehatan mengizinkan pemeriksaan swab antigen secara mandiri oleh masyarakat.
Tes antigen mandiri ini akan mempercepat deteksi dini dan upaya pengobatan Covid-19 mengingat telah ditemukannya dua kasus varian Arcturus atau Omicron XBB.1.16 di Indonesia.
"Dengan dilakukan skrining mandiri, tentunya diharapkan akan mempercepat temuan kasus Covid-19 dan pengobatan. Diharapkan skrining mandiri dalam rangka deteksi dini COVID-19 dapat terlaksana dengan baik untuk Indonesia yang semakin sehat dan tangguh", ujar Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes Lucia Rizka Andalucia, melansir laman resmi Sehat Negeriku.
Tes cepat antigen mandiri merupakan metode tes Covid-19 secara mandiri, yang dalam prosesnya tidak memerlukan bantuan tenaga kesehatan, baik saat pengambilan spesimen, hingga pembacaan hasil tes.
Masyarakat dapat membeli produk tes cepat antigen mandiri di toko alat kesehatan, apotek, dan tempat lain yang memiliki izin pendistribusian alat kesehatan.
Langkah-langkah tes antigen mandiri
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memastikan produk tes cepat antigen mandiri yang dibeli telah memiliki izin edar.
Saat ini telah terdapat dua produk tes cepat antigen mandiri yang telah disetujui izin edarnya dan memiliki kode Quick Response (QR) yang terhubung dengan aplikasi SATUSEHAT, yakni FASTCLEAR Q Covid-19 Ag Nasal dan Panbio Covid-19 Antigen Self-Test.
Sebelum melakukan tes antigen mandiri, berikut sejumlah hal yang perlu diperhatikan masyarakat.
- Gunakan produk tes antigen mandiri yang telah memiliki izin edar.
- Hasil tes dapat diinput melalui aplikasi SATUSEHAT pada bagian Hasil Tes Covid-19.
- Untuk mendapatkan hasil yang valid, ikuti cara penggunaan produk yang terdapat dalam petunjuk penggunaan pada kemasan.
- Perhatikan cara pembuangan limbah tes cepat antigen Covid-19 yang telah digunakan.
Prosedur melakukan tes antigen mandiri
Masyarakat Diimbau Tes Antigen Mandiri, Kenali Langkah-langkahnya
Ilustrasi. Masyarakat melakukan tes antigen. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Melansir berbagai sumber, berikut prosedur melakukan tes antigen mandiri jika merasakan gejala Covid-19.
1. Bersihkan tangan secara menyeluruh sebelum memulai tes.
2. Sebelum memulai tes, keluarkan satu swab stick, satu tabung reagen, dan satu cartridge. Buka penutup tabung reagen dan keluarkan cartridge dari kemasannya.
3. Keluarkan swab stick dari kemasan.
4. Masukkan swab stick ke dalam lubang hidung sedalam sekitar 2,5 centimeter. Putar stick 5 kali lalu diamkan selama 5 detik.
5. Ulangi ke dalam lubang hidung lainnya dengan swab yang sama.
6. Masukkan swab stick ke dalam tabung reagen. Celupkan swab naik turun selama 15 detik.
7. Tekan tabung reagen saat menarik alat swab.
8. Tutup penutup tabung reagen rapat-rapat. Anda akan mendengar bunyi "klik".
9. Gunakan jari Anda untuk mengetuk sisi tabung secara perlahan. Ini membantu mencampur larutan.
10. Letakkan 3 tetes ke lubang sampel pada test cartridge.
11. Tunggu selama 15 menit sebelum mengecek hasilnya di test cartridge. Letakkan test cartridge di permukaan yang rata sambil menunggu.
12. Baca hasilnya pada test cartridge. Jika Anda melihat adanya garis di kedua posisi "C" dan "T", ini menunjukkan hasil tes positif. Jika Anda melihat adanya garis hanya pada posisi "C", ini menunjukkan hasil tes negatif. Jika Anda melihat adanya garis hanya pada posisi "T", maka hasil tes invalid. Harap ulangi test dengan menggunakan alat tes lainnya.
13. Buang swab stick, tabung reagen, dan test cartridge yang sudah dipakai ke dalam kantong sampah medis.
Cara membuang limbah tes antigen mandiri:
1. Setelah selesai digunakan, swab kit dimasukkan ke dalam kantong plastik kemudian dilakukan disinfeksi dengan disinfektan dengan cara disemprotkan.
2. Kantong plastik yang digunakan harus kuat/anti bocor
3. Kemudian digabung dengan sampah sejenis (plastik) dan tidak boleh dicampur/dimasukkan dengan sampah organik (sampah basah).
4. Dilarang dibuang langsung ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS).