Daftar Boneka Barbie yang Ditarik dari Pasaran, Ada Midge hingga Allan
CNN Indonesia
Kamis, 27 Jul 2023 07:01 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Ilustrasi. Ada sejumlah versi boneka Barbie yang ditarik dari pasaran karena tidak laku. (AFP/MARK RALSTON)
Jakarta, CNN Indonesia --
Boneka Barbietelah berkiprah di dunia mainan selama 64 tahun dan terus memperbarui versi dari dirinya.
Jika Anda sudah menonton film live action Barbie terbaru, tentu Anda sudah mengetahui bahwa ada beberapa versi produk Barbie yang dihentikan karena tak laku di pasaran.
Selama bertahun-tahun, boneka Barbie diketahui memiliki kulit terang, putih, bertubuh ramping, berambut pirang, memiliki dada yang besar, dan selalu berjinjit dengan sepatu hak yang tinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian pada 2016, menghadapi penurunan penjualan boneka tersebut, Mattel membuat penggambaran yang lebih realistis tentang boneka perempuan. Perusahaan itu akhirnya membuat Barbie yang lebih baru, inklusif, dan beragam dalam penampilannya.
Barbie diperkenalkan kembali dalam empat tipe tubuh dan tujuh warna kulit, dengan 22 warna mata, dan 24 gaya rambut.
Perkembangannya kemudian berlanjut dengan Barbie Fashionista, representasi kecantikan yang beragam yang mendorong anak-anak untuk melawan stigma seputar cacat fisik.
Namun sepanjang perjalanannya, Barbie dan beberapa versi dari dirinya menghadirkan beberapa momen yang mencengangkan. Ada beberapa versi boneka Barbie yang gagal di pasaran.
Film live action Barbie yang tayang baru-baru ini menampilkan beberapa di antaranya, melansir CNN.
1. Midge
Midge pertama kali muncul pada 1960-an. Dia adalah sahabat yang sehat dan baik hati bagi Barbie.
Pada 2002, Mattel memperkenalkan boneka Midge yang sedang hamil, yang menampilkan benjolan bayi yang bisa dilepas dengan mainan bayi di dalamnya.
Namun, boneka Midge menciptakan keriuhan. Toko retail Walmart akhirnya menarik boneka Midge dari rak-rak tokonya, mengutip keluhan pelanggan tentang "kelayakan boneka hamil".
Boneka tersebut dijual sebagai bagian dari set "Keluarga Bahagia" yang terdiri dari suami Allan dan boneka anak laki-laki, Ryan.
2. Allan
Seperti Midge, Allan muncul di dunia Barbie sebagai teman Ken pada 1964. Kemudian dia menjadi suami Midge.
"Allan tidak benar-benar melejit," kata James Zahn, pemimpin redaksi The Toy Book, sebuah publikasi industri mainan.
"Anak-anak lebih fokus pada Barbie tanpa karakter tambahan, jadi Allan datang dan pergi."
Mattel mengubah namanya menjadi "Alan" namun tetap saja tidak berhasil. Alan akhirnya dipensiunkan dari dunia Barbie.
3. Tanner
Ilustrasi. Boneka Barbie versi Tanner termasuk Barbie yang ditarik dari pasaran. (AFP/MARK RALSTON)
Mattel juga sempat merilis versi mainan anjing golden retriever yang buang air besar bernama Tanner. Mereka meluncurkan mainan Barbie-Tanner pada 2006.
Set ini termasuk aksesori 'scooper' dengan ujung magnet bagi anak-anak untuk mengambil kotoran Tanner. Saat Tanner diberi 'makan', ketika ekornya ditekan, ia akan mengeluarkan feses dari belakang.
Sayangnya bagi Mattel, Komisi Keamanan Produk Konsumen AS menarik kembali lebih dari 680 ribu mainan Barbie-Tanner pada 2007 karena masalah keamanan atas magnet yang longgar pada sendoknya.
Badan tersebut mengatakan bahwa magnet yang longgar, jika tertelan oleh anak kecil, dapat menarik satu sama lain, menyebabkan perforasi atau penyumbatan usus yang berpotensi fatal.
Boneka Barbie versi apa lagi yang ditarik dari pasaran? Simak di halaman selanjutnya...
4. Barbie OREO
Barbie OREO disebut sebagai kolaborasi yang berjalan serba salah. Pada tahun 1990-an, Mattel bermitra dengan pembuat OREO, Nabisco, untuk membuat Barbie bertema 'OREO'.
Namun, boneka tersebut dilaporkan ditarik kembali setelah adanya kritik bahwa kata "Oreo" juga dapat berkonotasi ofensif bagi orang kulit berwarna.
5. Skipper Doll
Skipper bergabung di dunia Barbie sebagai adik perempuannya pada 1964. Sekitar 10 tahun kemudian, pada 1975, perusahaan mainan ini memperkenalkan boneka "Skipper yang sedang beranjak dewasa".
Jika Anda memutar lengannya, boneka ini akan memanjang dan juga 'mengembangkan' payudaranya. Putar lengannya lagi dan dia akan kembali ke ukuran yang lebih pendek dan kehilangan payudaranya. Tentu hal ini menimbulkan kontroversi.
6. Barbie dengan kamera tersembunyi
Ilustrasi. Versi Video Girl Barbie termasuk boneka Barbie yang ditarik dari pasaran. (AFP/STAN HONDA)
Video Girl Barbie dari Mattel pada 2010 dirancang untuk berfungsi ganda sebagai kamera video untuk anak-anak berusia 6 tahun ke atas.
Perusahaan tersebut mengatakan bahwa boneka ini memiliki kamera video sungguhan di dalamnya dengan lensa kamera di kalung yang dikenakan boneka tersebut dan layar video di bagian belakang agar anak-anak dapat merekam segala sesuatu dari "sudut pandang boneka."
Pada saat yang sama, Biro Investigasi Federal AS (FBI) memperingatkan bahwa boneka tersebut dapat digunakan sebagai alat oleh para pedofil.
"Peringatan kejahatan dunia maya" oleh FBI pada saat itu tidak menyebutkan adanya penyalahgunaan boneka tersebut, tetapi menandai kemungkinan tersebut.
7. Hello Barbie
Pada 2015, Mattel meluncurkan Hello Barbie. Dia bisa berbicara dan mendengarkan serta merespons apa yang didengarnya melalui mikrofon, elektronik canggih, dan koneksi Wi-Fi.
Fungsi boneka ini kemudian menimbulkan kekhawatiran pelanggaran privasi.
"Hello Barbie tidak hanya mendengarkan Anda, ia juga mengingat apa yang Anda katakan, dan mengulanginya lagi, beberapa hari kemudian," kata Richard Gottlieb, CEO konsultan Global Toy Experts.
Kata dia, hal ini membuat para orang tua ketakutan. Keamanannya kemudian dipertanyakan hingga menjadi cover di majalah The New York Times kala itu.
Mattel kemudian menghentikan produksi boneka itu dua tahun kemudian.
Jakarta, CNN Indonesia --
Boneka Barbietelah berkiprah di dunia mainan selama 64 tahun dan terus memperbarui versi dari dirinya.
Jika Anda sudah menonton film live action Barbie terbaru, tentu Anda sudah mengetahui bahwa ada beberapa versi produk Barbie yang dihentikan karena tak laku di pasaran.
Selama bertahun-tahun, boneka Barbie diketahui memiliki kulit terang, putih, bertubuh ramping, berambut pirang, memiliki dada yang besar, dan selalu berjinjit dengan sepatu hak yang tinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian pada 2016, menghadapi penurunan penjualan boneka tersebut, Mattel membuat penggambaran yang lebih realistis tentang boneka perempuan. Perusahaan itu akhirnya membuat Barbie yang lebih baru, inklusif, dan beragam dalam penampilannya.
Barbie diperkenalkan kembali dalam empat tipe tubuh dan tujuh warna kulit, dengan 22 warna mata, dan 24 gaya rambut.
Perkembangannya kemudian berlanjut dengan Barbie Fashionista, representasi kecantikan yang beragam yang mendorong anak-anak untuk melawan stigma seputar cacat fisik.
Namun sepanjang perjalanannya, Barbie dan beberapa versi dari dirinya menghadirkan beberapa momen yang mencengangkan. Ada beberapa versi boneka Barbie yang gagal di pasaran.
Film live action Barbie yang tayang baru-baru ini menampilkan beberapa di antaranya, melansir CNN.
1. Midge
Midge pertama kali muncul pada 1960-an. Dia adalah sahabat yang sehat dan baik hati bagi Barbie.
Pada 2002, Mattel memperkenalkan boneka Midge yang sedang hamil, yang menampilkan benjolan bayi yang bisa dilepas dengan mainan bayi di dalamnya.
Namun, boneka Midge menciptakan keriuhan. Toko retail Walmart akhirnya menarik boneka Midge dari rak-rak tokonya, mengutip keluhan pelanggan tentang "kelayakan boneka hamil".
Boneka tersebut dijual sebagai bagian dari set "Keluarga Bahagia" yang terdiri dari suami Allan dan boneka anak laki-laki, Ryan.
2. Allan
Seperti Midge, Allan muncul di dunia Barbie sebagai teman Ken pada 1964. Kemudian dia menjadi suami Midge.
"Allan tidak benar-benar melejit," kata James Zahn, pemimpin redaksi The Toy Book, sebuah publikasi industri mainan.
"Anak-anak lebih fokus pada Barbie tanpa karakter tambahan, jadi Allan datang dan pergi."
Mattel mengubah namanya menjadi "Alan" namun tetap saja tidak berhasil. Alan akhirnya dipensiunkan dari dunia Barbie.
3. Tanner
Ilustrasi. Boneka Barbie versi Tanner termasuk Barbie yang ditarik dari pasaran. (AFP/MARK RALSTON)
Mattel juga sempat merilis versi mainan anjing golden retriever yang buang air besar bernama Tanner. Mereka meluncurkan mainan Barbie-Tanner pada 2006.
Set ini termasuk aksesori 'scooper' dengan ujung magnet bagi anak-anak untuk mengambil kotoran Tanner. Saat Tanner diberi 'makan', ketika ekornya ditekan, ia akan mengeluarkan feses dari belakang.
Sayangnya bagi Mattel, Komisi Keamanan Produk Konsumen AS menarik kembali lebih dari 680 ribu mainan Barbie-Tanner pada 2007 karena masalah keamanan atas magnet yang longgar pada sendoknya.
Badan tersebut mengatakan bahwa magnet yang longgar, jika tertelan oleh anak kecil, dapat menarik satu sama lain, menyebabkan perforasi atau penyumbatan usus yang berpotensi fatal.
Boneka Barbie versi apa lagi yang ditarik dari pasaran? Simak di halaman selanjutnya...
Barbie Oreo hingga Hello Barbie
Hello Barbie termasuk boneka Barbie yang ditarik dari pasaran. (REUTERS/REUTERS TV)
4. Barbie OREO
Barbie OREO disebut sebagai kolaborasi yang berjalan serba salah. Pada tahun 1990-an, Mattel bermitra dengan pembuat OREO, Nabisco, untuk membuat Barbie bertema 'OREO'.
Namun, boneka tersebut dilaporkan ditarik kembali setelah adanya kritik bahwa kata "Oreo" juga dapat berkonotasi ofensif bagi orang kulit berwarna.
5. Skipper Doll
Skipper bergabung di dunia Barbie sebagai adik perempuannya pada 1964. Sekitar 10 tahun kemudian, pada 1975, perusahaan mainan ini memperkenalkan boneka "Skipper yang sedang beranjak dewasa".
Jika Anda memutar lengannya, boneka ini akan memanjang dan juga 'mengembangkan' payudaranya. Putar lengannya lagi dan dia akan kembali ke ukuran yang lebih pendek dan kehilangan payudaranya. Tentu hal ini menimbulkan kontroversi.
6. Barbie dengan kamera tersembunyi
Ilustrasi. Versi Video Girl Barbie termasuk boneka Barbie yang ditarik dari pasaran. (AFP/STAN HONDA)
Video Girl Barbie dari Mattel pada 2010 dirancang untuk berfungsi ganda sebagai kamera video untuk anak-anak berusia 6 tahun ke atas.
Perusahaan tersebut mengatakan bahwa boneka ini memiliki kamera video sungguhan di dalamnya dengan lensa kamera di kalung yang dikenakan boneka tersebut dan layar video di bagian belakang agar anak-anak dapat merekam segala sesuatu dari "sudut pandang boneka."
Pada saat yang sama, Biro Investigasi Federal AS (FBI) memperingatkan bahwa boneka tersebut dapat digunakan sebagai alat oleh para pedofil.
"Peringatan kejahatan dunia maya" oleh FBI pada saat itu tidak menyebutkan adanya penyalahgunaan boneka tersebut, tetapi menandai kemungkinan tersebut.
7. Hello Barbie
Pada 2015, Mattel meluncurkan Hello Barbie. Dia bisa berbicara dan mendengarkan serta merespons apa yang didengarnya melalui mikrofon, elektronik canggih, dan koneksi Wi-Fi.
Fungsi boneka ini kemudian menimbulkan kekhawatiran pelanggaran privasi.
"Hello Barbie tidak hanya mendengarkan Anda, ia juga mengingat apa yang Anda katakan, dan mengulanginya lagi, beberapa hari kemudian," kata Richard Gottlieb, CEO konsultan Global Toy Experts.
Kata dia, hal ini membuat para orang tua ketakutan. Keamanannya kemudian dipertanyakan hingga menjadi cover di majalah The New York Times kala itu.
Mattel kemudian menghentikan produksi boneka itu dua tahun kemudian.