Jakarta, CNN Indonesia -- Tidak sedikit yang berpikir bahwa titik nol di Indonesia hanya terdapat di Sabang dan Merauke. Nyatanya, terdapat banyak Titik Nol Kilometer di berbagai wilayah di Indonesia.
Daya tariknya pun berbeda-beda. Nyaris di semua wilayah yang terdapat Tugu Titik Nol menyimpan daya tariknya tersendiri.
Titik nol kilometer selalu ditandai dengan monumen atau pal kecil. Keberadaan titik nol kilometer di beberapa daerah Indonesia biasanya sebagai patokan pengukuran jarak yang ada di kota hingga negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, titik nol kilometer juga berfungsi sebagai referensi pembangunan dalam suatu wilayah.Di sekitar titik nol kilometer biasa juga terdapat objek wisata menarik yang sayang untuk dilewatkan.
Untuk memperingati HUT ke-78 RI, barangkali kamu tertarik ingin merasakan sensasi liburan berbeda, dengan mengunjung destinasi wisata titik nol kilometer di Indonesia.
Berikut Daftar Destinasi Titik No Kilometer di Indonesia, seperti dirangkum dari berbagai sumber.
1. Titik Nol Kilometer Sabang
Titik nol kilometer Sabang sering disebut penanda geografis ujung terjauh Barat Indonesia. Lokasinya ada di Desa Iboih Ujong Ba'u, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang. Terdapat tugu titik nol yang berdiri di atas tebing dan menghadap langsung ke Samudra Hindia.
Mengunjungi titik nol Sabang kurang lengkap tanpa menyelami keindahan bawah laut di Sabang. Terumbu karang yang sangat cantik bisa kita lihat langsung di beberapa spot menyelam di Sabang. Ada sekitar 20 titik selam di Sabang, antara lain West Seulako, Arus Balee, Rubiah Jetty, hingga Sophie RIckmers.
2. Titik Nol Kilometer Merauke
 Patung Hati Kudus Yesus di Merauke, Papua. (Akbar Nugroho Gumay/Antara Foto) |
Berada di ujung timur Indonesia, titik nol kilometer Merauke berdekatan dengan perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini. Di titik nol kilometer ini pengunjung dapat menemukan monumen bertulisan "0 Km Merauke-Sabang" yang cukup besar.
Jika liburan ke Merauke, kamu harus menyempatkan berkunjung ke Monumen Kapsul Waktu yang baru diresmikan Presiden Joko Widodo. Monumen ini berada di Alun-alun, Klp. Lima, Merauke. Monumen ini berisikan impian anak-anak Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Impian ini ditulis pada 2015 dan akan dibuka pada 2085.
Menariknya, pengunjung juga bisa melihat kanguru di Merauke, tepatnya di Taman Nasional Wasur yang berada di Kecamatan Sota, Merauke. Di area Taman Nasional ini juga dihuni empat suku asli, yakni Suku Kanume, Suku Yeinan, Suku Marori Menge, dan Suku Marind.
Destinasi Titik Nol Kilometer di Indonesia Bisa Jadi Pilihan Rayakan HUT RI
Kawasan Nol Kilometer Yogyakarta, (Antara Foto/Hendra Nurdiyansyah)
3. Titik Nol Kilometer Yogyakarta
Sering dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara, titik nol kilometer Yogyakarta tepat berada di tengah Kota Yogyakarta. Lokasi tugu titik nol kilometer Yogyakarta dikelilingi bangunan bersejarah yang bisa kita kunjungi saat liburan. Mulai dari Kantor Pos Indonesia, Gedung Agung, Monumen Serangan 1 Maret, Benteng Vredeburg, hingga Jalan Malioboro.
Bagi kamu yang ingin mencari cenderamata khas Yogyakarta, bisa mengunjungi Teras Malioboro yang tak jauh dari titik nol. Ada banyak produk ekraf yang bisa dijadikan oleh-oleh. Mulai dari gelang, kerajinan perak, cincin, bakpia, hingga jamu tradisional.
4. Titik Nol Kilometer Nusantara
 Titik Nol Kilometer Nusantara di IKN, Kaltim. (CNN Indonesia/Safyra Primadhyta) |
Pada 2022, pemerintah meresmikan monumen setinggi 50 cm sebagai penanda titik nol kilometer di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Titik nol ini berada di Kecamatan Samboja dan Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Titik nol kilometer ini menjadi patokan infrastruktur pembangunan Ibu Kota baru Indonesia, tugu nol kilometer di Nusantara mulai ramai dikunjungi wisatawan yang penasaran dengan pembangunan IKN. Selain melihat tugu nol kilometer di Nusantara, pengunjung juga bisa menikmati udara segar dan memacu adrenalin di Bukit Bengkirai, Kutai Kartanegara.
Jika ingin melihat langsung budaya khas Dayak yang masih terjaga dengan baik, bisa datang ke Desa Wisata Pampang di Kota Samarinda, atau dekat Bandara APT Pranoto. Di sini terdapat Rumah Adat Betang yang menjadi tempat tinggal Suku Dayak Apokayan.