Melibas Hujan Deras, Menjelajah Pantai-pantai di Cornwall Inggris
Windyannisa Cindrati | CNN Indonesia
Minggu, 03 Sep 2023 10:58 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Pemandangan di Lusty Glzaze Beach, Cornwall, Inggris. (Arsip Windyannisa Cindrati)
Di penginapan, kami menyantap hidangan yang telah matang dengan lahap, setelah lelah menjelajah sebagian pantai di kawasan Cornwall. Kami juga perlu rehat sebelum esok hari kembali menyambangi pantai-pantai lainnya yang tak kalah indah.
Pagi harinya, hujan mengguyur di sekitar tempat penginapan kami. Prediksi Google Weather menyebut hari itu akan sedikit menantang, karena kawasan Cornwall diterpa hujan lebat dan angin kencang, sehingga perjalanan kami dipastikan tak mudah.
Tapi hal itu tak membuat kami patah semangat. Destinasi kami selanjutnya adalah Marazion Beach, yang memiliki daya tariknya sendiri. Sebab, terdapat kastil Pulau St Michael's yang berada tepat di seberang Marazion Beach.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kastil di Pulau St. Michael's di Cornwall, Inggris. (iStockphoto/RolfSt)
Saat air sedang surut, kita dapat menyeberangi laut dengan berjalan di atas jalan berbatu yang dibuat untuk menyeberangi laut, tetapi jika air sedang pasang tentu harus dengan kapal.
Hanya sebagian teman saya yang nekat menyeberangi laut di tengah hujan lebat dan berjalan di depan kastil. Tapi, hujannya terlalu deras bagi saya.
Sedih sekali dengan cuaca Inggris yang tidak bisa diprediksi ini. Saya yakin, jika cuacanya bagus, Marazion Beach pasti dapat dengan mudah menjadi destinasi favoritku dalam perjalanan ini.
Bagaimana tidak? Kastilnya yang indah mengingatkan saya pada seri drama favoritku, Game of Thrones. Kastil yang terletak di atas gunung itu tampak dikelilingi lautan. Ah seandainya hujan lebat tidak datang hari ini, saya pasti sudah ikut menyeberangi laut dan mampir ke kastil itu.
Hujan yang semakin deras memaksa kami untuk pulang lebih cepat dari Marazion Beach dan bergegas menuju ke destinasi selanjutnya yakni Land's End. Dari Marazion Beach, perjalanan ke Land's End memakan waktu kurang lebih 25 menit dengan mobil.
Land's End ini berada di semenanjung Penwith, Cornwall Barat, dan merupakan titik paling barat daratan Inggris. Saat kami tiba di sana, angin semakin kencang dan hujan semakin lebat.
Yang menarik dari orang-orang di sini adalah, meski hujan lebat, mereka tidak peduli dan tetap berwisata. Para pengunjung lokal tetap dengan santai menikmati pemandangan, piknik, berenang, berselancar, dan menikmati minuman hangat walaupun hanya menggunakan kaus tipis saja.
Bahkan, sebagian besar turis lokal tidak menggunakan payung walaupun hujan lebat dan angin kencang menerpa kawasan itu. Kami sendiri saat cuaca itu melanda, memilih bersembunyi di kafe terdekat sambil menghangatkan badan.
Tak salah kiranya kami memilih road trip ke Cornwall, karena kami mendapatkan pengalaman seru yang tak terlupakan. Meski cuaca terkadang buruk, hal itu tak menghalangi semangat kami menjelajah pantai-pantai yang indah di Cornwall dan menikmati setiap momennya.
Kebersamaan dengan teman-teman terbaik juga membuat setiap momen menjadi lebih berarti. Ini adalah perjalanan yang kami akan kenang sepanjang hidup kami, dan kami tahu, kami akan selalu merindukan Cornwall dengan pesona magisnya.
Hari itu, 21 Agustus 2023, menjadi momen yang ditunggu-tunggu bagi saya dan sembilan teman saya. Jauh-jauh hari kami merencanakan dengan matang sebelum melakukan road trip ke Cornwall.
Ini tak lain untuk mengisi kegiatan akhir pekan musim panas kami. Sebelumnya, kami semua belum ada yang pernah mengunjungi bagian pantai daratan Inggris.
Tentu kami berpikir ini akan menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan menghabiskan akhir pekan di pantai, mumpung cuaca sedang hangat.
Hari Jumat tiba, kami semua bersiap dari Coventry, kota tempat saya sekolah dulu. Bekal sudah siap, dua mobil sewaan pun tinggal menunggu digas.
Perjalanan menuju Cornwall dari Coventry dapat menempuh waktu kurang lebih selama lima hingga enam jam, namun, tidak apalah menurut kami, toh jarang juga road trip seperti ini.
Setelah empat jam di jalan, kami akhirnya tiba di pantai pertama kami, yaitu Lusty Glaze. Sesampainya kami di sana, kami langsung beristirahat dan makan perbekalan kami.
Kami memilih mampir di toko kebab terdekat. Toko kebab di Inggris tidak hanya berjualan kebab. tapi juga chicken wings, chicken tenders, dan yang lainnya. Toko kebab di sini juga biasanya paling banyak cabangnya dan harganya lebih murah.
Dan yang terpenting, toko kebab di Inggris menjadi pilihan karena bisa dipesan pada jam-jam tertentu, karena mereka buka hingga lewat tengah malam. Semua toko dan restoran di Cornwall pada umumnya sudah tutup saat pukul 18.00.
Pantai Luzty Glaze ini terletak di ujung utara Newquay Bay, pantai ini berada di bawah puncak tebing dan perlu melewati 368 anak tangga sebelum sampai ke area pantai. Meskipun demikian, ketika sampai di puncak tebing, pemandangan pantainya sangat sepadan dengan perjuangan melewati ratusan anak tangga.
Di Luzty Glaze ombaknya tidak terlalu kencang, sehingga bisa kami lihat banyak anak-anak berlatih papan seluncur di sana.
Setelah puas berfoto di Lusty Glaze, kami segera bergegas ke pantai selanjutnya untuk mencari pemandangan matahari terbenam. Dari sekian banyaknya pantai, akhirnya kami memilih, Perranporth Beach.
Lokasinya kurang lebih 25 menit dari Lusty Glaze menggunakan mobil. Pantai ini menawarkan pemandangan alam yang luar biasa dengan pasir emas lembut yang membentang luas sepanjang garis pantai.
Pantai ini juga menyajikan panorama tebing yang menjulang tinggi, memberikan pemandangan laut yang spektakuler dan langit yang cerah. Dibandingkan dengan Lusty Glaze, Perranporth Beach ini jauh lebih besar dan jauh lebih ramai.
Di pinggir pantainya, kami dapat melihat banyak sekali pub dan restoran berjejer mengelilingi pantai. Pemandangan matahari terbenam yang kami saksikan di Perranporth Beach benar-benar mengagumkan.
Setelah puas berfoto dengan latar matahari terbenam, kami pun memutuskan pergi ke supermarket terdekat untuk membeli bahan makanan, yang nantinya akan dimasak di penginapan.
Memasak makanan sendiri adalah siasat kamu untuk berhemat dalam road trip ini. Kami juga memilih menginap di AirBnb, karena harganya lebih ramah kantong.
Road Trip Jadi Kian Menantang karena Cuaca yang Sulit Diprediksi dan Hujan Deras
Sebuah papan petunjuk arah di Land's End Beach, Cornwall, Inggris. (Arsip Windyannisa Cindrati)
Di penginapan, kami menyantap hidangan yang telah matang dengan lahap, setelah lelah menjelajah sebagian pantai di kawasan Cornwall. Kami juga perlu rehat sebelum esok hari kembali menyambangi pantai-pantai lainnya yang tak kalah indah.
Pagi harinya, hujan mengguyur di sekitar tempat penginapan kami. Prediksi Google Weather menyebut hari itu akan sedikit menantang, karena kawasan Cornwall diterpa hujan lebat dan angin kencang, sehingga perjalanan kami dipastikan tak mudah.
Tapi hal itu tak membuat kami patah semangat. Destinasi kami selanjutnya adalah Marazion Beach, yang memiliki daya tariknya sendiri. Sebab, terdapat kastil Pulau St Michael's yang berada tepat di seberang Marazion Beach.
Kastil di Pulau St. Michael's di Cornwall, Inggris. (iStockphoto/RolfSt)
Saat air sedang surut, kita dapat menyeberangi laut dengan berjalan di atas jalan berbatu yang dibuat untuk menyeberangi laut, tetapi jika air sedang pasang tentu harus dengan kapal.
Hanya sebagian teman saya yang nekat menyeberangi laut di tengah hujan lebat dan berjalan di depan kastil. Tapi, hujannya terlalu deras bagi saya.
Sedih sekali dengan cuaca Inggris yang tidak bisa diprediksi ini. Saya yakin, jika cuacanya bagus, Marazion Beach pasti dapat dengan mudah menjadi destinasi favoritku dalam perjalanan ini.
Bagaimana tidak? Kastilnya yang indah mengingatkan saya pada seri drama favoritku, Game of Thrones. Kastil yang terletak di atas gunung itu tampak dikelilingi lautan. Ah seandainya hujan lebat tidak datang hari ini, saya pasti sudah ikut menyeberangi laut dan mampir ke kastil itu.
Hujan yang semakin deras memaksa kami untuk pulang lebih cepat dari Marazion Beach dan bergegas menuju ke destinasi selanjutnya yakni Land's End. Dari Marazion Beach, perjalanan ke Land's End memakan waktu kurang lebih 25 menit dengan mobil.
Land's End ini berada di semenanjung Penwith, Cornwall Barat, dan merupakan titik paling barat daratan Inggris. Saat kami tiba di sana, angin semakin kencang dan hujan semakin lebat.
Yang menarik dari orang-orang di sini adalah, meski hujan lebat, mereka tidak peduli dan tetap berwisata. Para pengunjung lokal tetap dengan santai menikmati pemandangan, piknik, berenang, berselancar, dan menikmati minuman hangat walaupun hanya menggunakan kaus tipis saja.
Bahkan, sebagian besar turis lokal tidak menggunakan payung walaupun hujan lebat dan angin kencang menerpa kawasan itu. Kami sendiri saat cuaca itu melanda, memilih bersembunyi di kafe terdekat sambil menghangatkan badan.
Tak salah kiranya kami memilih road trip ke Cornwall, karena kami mendapatkan pengalaman seru yang tak terlupakan. Meski cuaca terkadang buruk, hal itu tak menghalangi semangat kami menjelajah pantai-pantai yang indah di Cornwall dan menikmati setiap momennya.
Kebersamaan dengan teman-teman terbaik juga membuat setiap momen menjadi lebih berarti. Ini adalah perjalanan yang kami akan kenang sepanjang hidup kami, dan kami tahu, kami akan selalu merindukan Cornwall dengan pesona magisnya.