Simak Ya Orang Tua, Ini Trik Pramugari agar Bayi Tak Nangis di Pesawat
CNN Indonesia
Senin, 04 Sep 2023 17:30 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Ilustrasi bayi. (hepatocyte/Pixabay)
Namun, ada beberapa tindakan yang dapat para orang tua lakukan untuk menenangkan bayi Anda semaksimal mungkin. Kevin menyarankan para orang tua tiba di bandara dengan waktu ekstra yang panjang sebelum keberangkatan.
"Saya sarankan untuk pergi ke bandara dengan waktu ekstra yang tidak masuk akal, sehingga jika TSA (Transportation Security Administration) harus memeriksa kereta dorong bayi, semua tas Anda, dan lainnya, Anda tidak akan stres karena terlambat," sarannya.
Dia mengungkapkan, biasanya maskapai penerbangan memperbolehkan para orang tua yang membawa bayi untuk naik pesawat terlebih dahulu agar bisa menetap di dalam kabin pesawat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anda juga dapat mencoba membuat anak Anda tetap terjaga sampai Anda duduk di pesawat, dengan cara itu mereka mungkin akan tertidur selama beberapa jam saat penerbangan," ujarnya.
Jika penumpang memiliki anak yang sedikit lebih tua, maka Kevin menganjurkan sebaiknya membawa aktivitas yang biasa mereka lakukan di rumah untuk dimainkan di pesawat seperti mewarnai buku dan yang lainnya.
"Saya akan membawa makanan ringan dan mungkin air minum, karena di pesawat mungkin akan ada turbulensi dan jika itu terjadi pramugari tidak akan bisa melakukan pelayanan," katanya.
Terakhir, dia juga memberi saran terbaik untuk bayi yang telinganya merasa kesakitan saat dalam penerbangan. Ada beberapa cara untuk mengurangi keluhan ini, termasuk memberi makan sang anak.
"Menelan akan membuat telinga mereka menonjol dan menurut saya banyak anak-anak berteriak dan menangis di pesawat karena telinga mereka sakit," ujarnya.
"Anda dapat mencegahnya dengan menyusui, memberi susu botol, atau bahkan memberi bayi dot atau jari Anda untuk dihisap. Tindakan ini membantu mencegah telinga bagian dalam sakit," tambahnya.
Menjaga bagi tetap bahagia dan tenang di pesawat bisa jadi sulit. Para orang tua seringkali merasa stres karena akan mengganggu sesama penumpang dalam penerbangan.
Membawa anak kecil atau bayi dapat membuat Anda tegang karena khawatir mereka akan menangis di dalam pesawat.
Meskipun anak kecil menangis adalah hal yang wajar, namun tidak semua penumpang akan bersabar ketika hal itu terjadi. Bahkan ada saja penumpang yang marah sampai berteriak-teriak meminta tangisan itu dihentikan.
Setelah melewati pemeriksaan keamanan, mengantri untuk naik pesawat dan kemudian menjaga bayi Anda tetap tenang. Tak menutup kemungkinan liburan jadi berantakan karena bayi menangis dan munculnya penumpang kasar yang marah karena momen tersebut.
Kalian yang pernah mengalami hal ini atau khawatir momen ini akan terjadi, barangkali bisa menyimak tips dan trik dari seorang pramugari. Dia menjelaskan bagaimana hidup Anda lebih mudah sebagai orang tua saat bepergian.
Seorang Tiktoker bernama Kevin dengan akun @ichbinvin, merekomendasikan untuk mengambil sejumlah tindakan penting agar bayi tetap tenang dan bahagia.
Dia membuat video tersebut sebagai respons terhadap seorang ibu yang merasa gugup saat membawa anaknya ke pesawat untuk pertama kalinya. Awalnya, Kevin mengatakan bahwa Anda harus menerima bahwa mereka mungkin tidak akan diam sepanjang perjalanan.
"Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah menerima kenyataan bahwa bayi Anda mungkin menangis di pesawat dan memang begitulah adanya," kata Kevin dalam videonya yang diunggah di platform TikTok, seperti dilansir Daily Star.
"Saya sudah mengatakannya sebelumnya, satu-satunya hal yang lebih menyebalkan daripada anak yang berteriak dan menangis di pesawat adalah, seseorang yang tidak akan berhenti mengeluh tentang anak yang berteriak dan menangis di pesawat," sambungnya.
Sang pramugari sendiri mengaku sudah "tuli nada" terhadap tangisan bayi di pesawat karena sudah terbiasa dengan hal itu. "Saya merasa orang-orang yang sering naik pesawat mungkin merasakan hal yang sama, sudah terbiasa," tuturnya.
Bayi yang Menangis di Pesawat Biasanya karena Telinga yang Sakit
Ilustrasi kabin pesawat. (Dok. Freeuse)
Namun, ada beberapa tindakan yang dapat para orang tua lakukan untuk menenangkan bayi Anda semaksimal mungkin. Kevin menyarankan para orang tua tiba di bandara dengan waktu ekstra yang panjang sebelum keberangkatan.
"Saya sarankan untuk pergi ke bandara dengan waktu ekstra yang tidak masuk akal, sehingga jika TSA (Transportation Security Administration) harus memeriksa kereta dorong bayi, semua tas Anda, dan lainnya, Anda tidak akan stres karena terlambat," sarannya.
Dia mengungkapkan, biasanya maskapai penerbangan memperbolehkan para orang tua yang membawa bayi untuk naik pesawat terlebih dahulu agar bisa menetap di dalam kabin pesawat.
"Anda juga dapat mencoba membuat anak Anda tetap terjaga sampai Anda duduk di pesawat, dengan cara itu mereka mungkin akan tertidur selama beberapa jam saat penerbangan," ujarnya.
Jika penumpang memiliki anak yang sedikit lebih tua, maka Kevin menganjurkan sebaiknya membawa aktivitas yang biasa mereka lakukan di rumah untuk dimainkan di pesawat seperti mewarnai buku dan yang lainnya.
"Saya akan membawa makanan ringan dan mungkin air minum, karena di pesawat mungkin akan ada turbulensi dan jika itu terjadi pramugari tidak akan bisa melakukan pelayanan," katanya.
Terakhir, dia juga memberi saran terbaik untuk bayi yang telinganya merasa kesakitan saat dalam penerbangan. Ada beberapa cara untuk mengurangi keluhan ini, termasuk memberi makan sang anak.
"Menelan akan membuat telinga mereka menonjol dan menurut saya banyak anak-anak berteriak dan menangis di pesawat karena telinga mereka sakit," ujarnya.
"Anda dapat mencegahnya dengan menyusui, memberi susu botol, atau bahkan memberi bayi dot atau jari Anda untuk dihisap. Tindakan ini membantu mencegah telinga bagian dalam sakit," tambahnya.