Bacaan Surat Pendek yang Dianjurkan Dibaca saat Salat Dhuha
CNN Indonesia
Jumat, 07 Mar 2025 09:30 WIB
Bagikan:
url telah tercopy
Ilustrasi. Ada beberapa bacaan surat pendek yang dianjurkan dibaca saat salat Dhuha. (istockphoto/Ilham Saputra)
Jakarta, CNN Indonesia --
Ada beberapa surat yang dianjurkan dibaca saat salat Dhuha. Apa saja?
Salat Dhuha merupakan salah satu salat sunah yang dikerjakan pada waktu matahari sedang naik.
Kata 'dhuha' sendiri berasal dari bahasa Arab yang merujuk pada penamaan awal waktu siang hari, yakni saat matahari terbit seukuran satu tombak hingga tergelincir ke arah barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salat Dhuha ini memiliki ketetapan hukum sunah muakkad atau sunah yang dianjurkan. Artinya, umat Muslim dianjurkan melakukan salat Dhuha, tapi tak jadi berdosa jika meninggalkannya.
Melansir NU Online, salat Dhua sendiri memiliki salah satu keutamaan untuk menjadikan diri lebih bersih dari dosa dan memungkinkan terkabulnya doa. Hal ini disampaikan dalam hadis Abu Hurairah.
"Barang siapa menjaga salat Dhuha, maka Allah akan mengampuni segala dosanya walaupun sebanyak buih di lautan."
Saat melakukan salat Dhuha, seorang Muslim dianjurkan untuk membaca beberapa surat pendek. Berikut surat pendek yang dianjurkan dibaca saat salat Dhuha.
1. Asy-Syams
Umat Muslim bisa membaca surat Asy-Syams pada rakaat pertama. Berikut bacaannya ayat 1-15.
وَالشَّمْسِ وَضُحٰىهَاۖ
wasy-syamsi wa dluḫâhâ
"Demi matahari dan sinarnya pada waktu duha."
وَالْقَمَرِ اِذَا تَلٰىهَاۖ
wal-qamari idzâ talâhâ
"Demi bulan saat mengiringinya."
Ilustrasi. Ada beberapa bacaan surat pendek yang dianjurkan dibaca saat salat Dhuha. (istockphoto/shironosov)
وَالنَّهَارِ اِذَا جَلّٰىهَاۖ
wan-nahâri idzâ jallâhâ
"Demi siang saat menampakkannya."
وَالَّيْلِ اِذَا يَغْشٰىهَاۖ
wal-laili idzâ yaghsyâhâ
"Demi malam saat menutupinya (gelap gulita)."
وَالسَّمَاۤءِ وَمَا بَنٰىهَاۖ
was-samâ'i wa mâ banâhâ
"Demi langit serta pembuatannya."
وَالْاَرْضِ وَمَا طَحٰىهَاۖ
wal-ardli wa mâ thaḫâhâ
"Demi bumi serta penghamparannya."
وَنَفْسٍ وَّمَا سَوّٰىهَاۖ
wa nafsiw wa mâ sawwâhâ
"Dan demi jiwa serta penyempurnaan [ciptaan]-Nya."
fa kadzdzabûhu fa 'aqarûhâ fa damdama 'alaihim rabbuhum bidzambihim fa sawwâhâ
"Namun, mereka kemudian mendustakannya [Saleh] dan menyembelih [unta betina Allah]. Maka, Tuhan membinasakan mereka karena dosa-dosanya, lalu meratakan mereka [dengan tanah]."
وَلَا يَخَافُ عُقْبٰهَاࣖ
wa lâ yakhâfu 'uqbâhâ
"Dia tidak takut terhadap akibatnya."
Simak bacaan surat pendek yang dianjurkan dibaca saat salat Dhuha lainnya di halaman berikutnya..
2. Surat Ad-Dhuha
Bacaan surat pendek yang dianjurkan dibaca saat salat Dhuha adalah Ad-Dhuha.
Surat ad-Dhuha dianjurkan dibaca pada rakaat kedua. Berikut bacaannya ayat 1-11.
"Ya Allah sesungguhnya waktu Dhuja adalah Dhuha-Mu, dan keindahan adalah keindahan-Mu, dan kebagusan adalah kebagusan-Mu, dan kemampuan adalah kemampuan-Mu, dan kekuatan adalah kekuatan-Mu, serta perlindungan adalah perlindungan-Mu.
Ya Allah apabila rezekiku berada di langit maka mohon turunkan lah, bila di bumi mohon keluarkan lah, bila sulit mudahkan lah, bila jauh dekatkan lah, dan bila haram bersihkan lah, dengan haq Dhuha-Mu, keindahan-Mu, kebagusan-Mu, kemampuan-Mu, kekuatan-Mu, dan perlindungan-Mu, berikan lah kepadaku apa saja yang engkau berikan kepada hamba-hambamu yang saleh."
Demikian penjelasan mengenai surat pendek yang bisa dibaca saat salat Dhuha beserta tata caranya.