Apa yang Terjadi jika Penumpang Mencoba Buka Pintu Darurat Pesawat?

CNN Indonesia
Jumat, 18 Jul 2025 19:15 WIB
Apa yang Terjadi jika Penumpang Mencoba Buka Pintu Darurat Pesawat?
Ilustrasi pintu darurat pesawat. (iStockphoto/Vajirawich Wongpuvarak)

Beberapa minggu lalu, penerbangan All Nippon Airways dari Tokyo, Jepang ke Houston, AS dialihkan ke Seattle setelah seorang penumpang yang membuat onar terus-menerus mencoba membuka pintu darurat. Awak kabin dan sesama penumpang berhasil menahannya menggunakan tali pengikat. Setelah mendarat di Seattle, penumpang tersebut diserahkan kepada polisi setempat dan FBI.

Dan ketika seorang penumpang American Airlines dalam penerbangan dari Albuquerque ke Chicago, AS mencoba membuka pintu darurat 20 menit setelah penerbangan tahun lalu, pesawat kembali ke Albuquerque di mana aparat penegak hukum sudah menunggu.

Jika pesawat tidak terlalu jauh dari tujuan akhirnya, biasanya akan mencoba mendarat di sana. Itulah yang terjadi pada penerbangan American Airlines lainnya pada tahun 2024 ketika seorang penumpang yang terbang dari Milwaukee ke Dallas mencoba membuka pintu darurat di tengah penerbangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seorang awak kabin terluka dalam insiden itu, dan pria tersebut didakwa dengan kejahatan federal. Jika terbukti bersalah, ia menghadapi hukuman hingga 20 tahun penjara. Paling tidak, mencoba membuka pintu darurat di tengah penerbangan adalah cara yang bagus untuk memasukkan nama Anda ke dalam daftar larangan terbang (no-fly list) yang ditakuti.

Meskipun sebagian besar penumpang yang mencoba membuka pintu darurat gagal, setidaknya satu orang tampaknya berhasil. Pada tahun 2023, seorang penumpang dalam penerbangan Asiana yang akan mendarat di Daegu, Korea Selatan, diduga membuka pintu darurat di sebelahnya. Pesawat berada lebih dari 700 kaki (213 meter) di atas tanah saat itu.

Walaupun pesawat berhasil mendarat dengan selamat, dan tidak ada yang terluka parah, 12 orang dilarikan ke rumah sakit dan dirawat karena hiperventilasi.

"Angin menyengat kaki saya dan menerpa wajah saya begitu keras sehingga saya bahkan tidak bisa bernapas dengan benar," kenang penumpang yang duduk di sebelahnya dalam sebuah wawancara dengan CNN.

Asiana segera meluncurkan penyelidikan untuk melihat bagaimana pintu itu bisa dibuka. Maskapai itu juga mengeluarkan pernyataan yang mengatakan akan berhenti menjual kursi di baris pintu keluar tertentu pada pesawat Airbus A321-200 miliknya.

Namun, ini tidak berarti bahwa duduk di sebelah pintu darurat itu berbahaya. Sebaliknya, beberapa ahli mengatakan baris pintu keluar memiliki kursi teraman di pesawat.

"Jika ada kursi yang lebih aman, berada di dekat pintu keluar darurat meningkatkan peluang untuk keluar lebih cepat," kata Cary Grant, asisten profesor di College of Aviation Embry-Riddle Aeronautical University, kepada T+L sebelumnya.

(wiw)


[Gambas:Video CNN]
Jakarta, CNN Indonesia --

Belakangan, dunia penerbangan beberapa kali dihebohkan dengan aksi penumpang yang mencoba membuka pintu pesawat di tengah penerbangan.

Menilik aksi-aksi tersebut, pilot pun mencoba menjelaskan tentang apa yang akan terjadi jika seseorang mencoba membuka pintu pesawat saat di tengah penerbangan.

Hal terpenting di baris kursi keluar pesawat bukanlah ruang kaki ekstra, melainkan pintu darurat. Pintu-pintu ini ditempatkan secara strategis di seluruh pesawat agar penumpang dapat dengan mudah melakukan evakuasi, baik mereka berada di kelas satu maupun di baris terakhir. Airbus A380, pesawat komersial terbesar di dunia, memiliki 16 pintu darurat, atau kira-kira satu pintu untuk setiap 50 penumpang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meskipun bagian dari pengumuman keselamatan awak kabin adalah menunjuk di mana pintu darurat terdekat berada, mereka tidak menyertakan jawaban untuk satu pertanyaan yang mengganjal: Apa yang terjadi jika Anda mencoba membuka pintu darurat di tengah penerbangan?

Mungkinkah Membuka Pintu Darurat Saat di Udara?

Jika Anda bertanya kepada First Officer American Airlines, Steve Scheibner, tidak ada yang akan terjadi jika Anda mencoba membuka pintu, karena Anda tidak bisa membuka pintu darurat di tengah penerbangan. Kecuali Anda mampu mengangkat beban seberat 25.000 pon, di mana itu mustahil secara fisik.

"Setelah pintu ini mendapat tekanan di udara, tekanannya mencapai sembilan pon per inci persegi," kata Scheibner, yang dikenal sebagai Captain Steeeve di TikTok, seperti dilansir Travel+ Leisure.

Pilot lain yang juga menjadi sensasi media sosial, Pilot PascalKlr, menjelaskan lebih lanjut di YouTube: "Kami memberikan tekanan pada pesawat ke ketinggian yang lebih rendah agar kalian bisa bernapas," ujar dia. "Tekanan di dalam mendorong pintu ke bingkainya," sambungnya.

Para ilmuwan menyamakannya dengan cara kerja penutup saluran air. Mengingat ukuran kecil saluran wastafel dan bak mandi, dibutuhkan upaya yang cukup besar untuk mencabutnya. Selain itu, sebagian besar pintu keluar darurat di pesawat terbuka ke arah dalam.

Namun, fisika bukanlah satu-satunya hal yang menjaga pintu darurat tetap tertutup selama penerbangan. Pada sebagian besar pesawat komersial, semua pintu kabin secara otomatis terkunci setelah pesawat mencapai kecepatan tertentu.

Menurut Scheibner, kecepatan itu kira-kira 80 knot (148 km/jam). Pintu-pintu tersebut tidak dapat dibuka secara manual sampai pesawat melambat lagi.

Faktanya, karena pembajakan pesawat penumpang sering terjadi pada akhir tahun 60-an dan awal 70-an, Federal Aviation Administration (FAA) merevisi peraturan keselamatan mereka pada tahun 1972 dan mulai mewajibkan pintu keluar pesawat penumpang besar dirancang agar tidak dapat dibuka selama penerbangan.

Konsekuensi Nyata Mencoba Membuka Pintu Darurat

Kendati tidak mungkin membuka pintu darurat di tengah penerbangan, orang-orang tetap mencobanya. Faktanya, setiap tahun ada saja penumpang yang membuat berita karena mencoba melakukannya.

Satu Kejadian Saat Pintu Darurat Pesawat Bisa Dibuka di Tengah Penerbangan

Ilustrasi pintu darurat pesawat. (iStockphoto/bari paramarta)

Beberapa minggu lalu, penerbangan All Nippon Airways dari Tokyo, Jepang ke Houston, AS dialihkan ke Seattle setelah seorang penumpang yang membuat onar terus-menerus mencoba membuka pintu darurat. Awak kabin dan sesama penumpang berhasil menahannya menggunakan tali pengikat. Setelah mendarat di Seattle, penumpang tersebut diserahkan kepada polisi setempat dan FBI.

Dan ketika seorang penumpang American Airlines dalam penerbangan dari Albuquerque ke Chicago, AS mencoba membuka pintu darurat 20 menit setelah penerbangan tahun lalu, pesawat kembali ke Albuquerque di mana aparat penegak hukum sudah menunggu.

Jika pesawat tidak terlalu jauh dari tujuan akhirnya, biasanya akan mencoba mendarat di sana. Itulah yang terjadi pada penerbangan American Airlines lainnya pada tahun 2024 ketika seorang penumpang yang terbang dari Milwaukee ke Dallas mencoba membuka pintu darurat di tengah penerbangan.

Seorang awak kabin terluka dalam insiden itu, dan pria tersebut didakwa dengan kejahatan federal. Jika terbukti bersalah, ia menghadapi hukuman hingga 20 tahun penjara. Paling tidak, mencoba membuka pintu darurat di tengah penerbangan adalah cara yang bagus untuk memasukkan nama Anda ke dalam daftar larangan terbang (no-fly list) yang ditakuti.

Meskipun sebagian besar penumpang yang mencoba membuka pintu darurat gagal, setidaknya satu orang tampaknya berhasil. Pada tahun 2023, seorang penumpang dalam penerbangan Asiana yang akan mendarat di Daegu, Korea Selatan, diduga membuka pintu darurat di sebelahnya. Pesawat berada lebih dari 700 kaki (213 meter) di atas tanah saat itu.

Walaupun pesawat berhasil mendarat dengan selamat, dan tidak ada yang terluka parah, 12 orang dilarikan ke rumah sakit dan dirawat karena hiperventilasi.

"Angin menyengat kaki saya dan menerpa wajah saya begitu keras sehingga saya bahkan tidak bisa bernapas dengan benar," kenang penumpang yang duduk di sebelahnya dalam sebuah wawancara dengan CNN.

Asiana segera meluncurkan penyelidikan untuk melihat bagaimana pintu itu bisa dibuka. Maskapai itu juga mengeluarkan pernyataan yang mengatakan akan berhenti menjual kursi di baris pintu keluar tertentu pada pesawat Airbus A321-200 miliknya.

Namun, ini tidak berarti bahwa duduk di sebelah pintu darurat itu berbahaya. Sebaliknya, beberapa ahli mengatakan baris pintu keluar memiliki kursi teraman di pesawat.

"Jika ada kursi yang lebih aman, berada di dekat pintu keluar darurat meningkatkan peluang untuk keluar lebih cepat," kata Cary Grant, asisten profesor di College of Aviation Embry-Riddle Aeronautical University, kepada T+L sebelumnya.


HALAMAN:
1 2