Awas, 5 Kelompok Orang Ini Tidak Boleh Minum Air Rebusan Jahe

CNN Indonesia
Minggu, 31 Agu 2025 10:05 WIB
Air rebusan jahe memang menawarkan banyak manfaat kesehatan. Namun ternyata minuman ini tidak untuk semua orang.
Ilustrasi. Meski banyak manfaat, ternyata ada kelompok orang yang tidak boleh minum air rebusan jahe. (Rizanatul Fitri)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Air rebusan jahe memang menawarkan banyak manfaat kesehatan. Namun ternyata minuman ini tidak untuk semua orang. Sebaiknya kelompok orang berikut tidak minum air rebusan jahe sebab bisa memicu masalah kesehatan.

Tak hanya dikenal sebagai pelengkap bumbu masakan, jahe juga dikenal sebagai bahan obat herbal. Cukup direbus, Anda bisa mendapatkan banyak manfaat. Pun minuman ini bisa jadi kawan di kala cuaca tak menentu.

Jahe mengandung senyawa gingerol dan shogaol yang memiliki sifat antioksidan. Senyawa ini membuat jahe mampu melawan kerusakan akibat radikal bebas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Orang yang tidak boleh minum air rebusan jahe

Air rebusan jahe dinilai efektif untuk mengurangi nyeri selama haid. Kemudian air rebusan jahe dapat mengurangi kembung, sakit perut, dan mual.

Sejumlah penelitian menemukan jahe punya potensi untuk mencegah kanker. Ragam manfaat ini tentu saja mendorong orang untuk mengonsumsi air rebusan jahe.

Hanya saja, kelompok orang berikut bukan mendapat manfaat ketika minum air rebusan jahe, melainkan masalah kesehatan. Siapa saja?

1. Sedang dalam pengobatan diabetes

Jahe dilaporkan dapat menurunkan kadar gula darah puasa dan meningkatkan sensitivitas insulin. Hal ini tentu positif buat penderita diabetes.

Akan tetapi, jika Anda sudah mengonsumsi obat penurun gula darah seperti, metformin dan insulin, menambahkan air rebusan jahe justru semakin menurunkan kadar gula darah.

Melansir dari Eating Well, senyawa pada jahe dapat mengganggu enzim yang berperan memecah karbohidrat sehingga memperburuk dampak obat diabetes.

Kalau dikonsumsi berlebihan maka jahe bisa menyebabkan hipoglikemia atau kadar gula darah rendah.

2. Pascaoperasi

Jika Anda menjalani prosedur operasi atau pembedahan, sebaiknya tunda minum air rebusan jahe. Kenapa?

Melansir WebMD, jahe dapat memperlambat pembekuan darah sehingga mengakibatkan pendarahan ekstra selama dan setelah prosedur bedah.

Sebaiknya hentikan konsumsi air rebusan jahe atau produk jahe dalam bentuk apa pun setidaknya dua minggu sebelum operasi.

3. Ibu hamil

Ibu hamil dan temanIlustrasi. Ibu hamil termasuk kelompok orang yang tidak boleh minum air rebusan jahe berlebihan. (Getty Images/Arina Dovlatova)

Jahe sebenarnya bisa membantu meredakan mual terutama di usia kehamilan awal. Ibu biasanya mengalami morning sickness dan jahe dapat membantu memberikan rasa nyaman.

Akan tetapi, konsumsi jahe perlu dibatasi. Jahe memiliki efek antikoagulan yang bisa meningkatkan risiko keguguran.

4. Penderita GERD

Penderita GERD sebenarnya bukan kelompok orang yang tidak boleh sama sekali minum air rebusan jahe.

Sebaiknya konsumsi air rebusan jahe lebih diperhatikan sebab bisa memicu heartburn. Kemudian minuman ini dapat memperburuk gejala asam lambung.

Konsumsi air rebusan jahe tidak boleh dalam keadaan perut kosong.

5. Pengidap hipertensi

Pengidap hipertensi dan sedang mengonsumsi obat penurun tekanan darah sebaiknya menghindari air rebusan jahe.

Mempertemukan obat penurun tekanan darah dan jahe merupakan ide buruk sebab penurunan tekanan darah bisa sangat berlebihan.

(els/bac)


[Gambas:Video CNN]
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
TERPOPULER