Pemprov Kaltim Tuntaskan Janji Gratispol, Sediakan Perjalanan Religi

Advertorial | CNN Indonesia
Rabu, 27 Agu 2025 12:08 WIB
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) memberangkatkan 211 penerima manfaat Program Gratispol kloter pertama
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) memberangkatkan 211 penerima manfaat Program Gratispol kloter pertama yang dilepas langsung oleh Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Selasa (26/8) pukul 06.30 pagi.

Dalam sambutannya, Seno menyampaikan pesan agar para jamaah menjaga kesehatan dan mendoakan Kaltim beserta para pemimpinnya supaya selalu aman dan nyaman. Ia juga menitipkan doa untuk Gubernur Kaltim, H Rudy Mas'ud (Harum), yang tengah menghadiri MTQ Internasional di Maroko.

"Kami minta doa, agar Pak Gub dan saya pribadi, diberi kesehatan. Sehingga dapat memimpin Kaltim dengan baik," kata Seno.

Program umrah gratis ini merupakan perwujudan atas janji Gratispol yang diusung Pemprov Kaltim bersama program unggulan lain di bidang pendidikan, kesehatan, dan perumahan. Salah satunya, umrah gratis dan perjalan religi bagi penjaga rumah ibadah.

native-WISDOM KALTIM

Untuk tahun 2025, Pemprov Kaltim menetapkan 880 penerima penghargaan perjalanan religi. Dari jumlah tersebut, 796 orang akan direalisasikan di tahap pertama, yang terdiri dari 603 orang berangkat umrah dan 193 orang non-Muslim ke tujuan ibadah masing-masing.

Jadwal keberangkatan dibagi ke dalam empat kloter. Kloter pertama pada 26 Agustus 2025, diikuti 211 orang. Kloter kedua sebanyak 196 orang akan diberangkatkan pada 9 September 2025.

Lalu kloter ketiga, 96 orang akan berangkat pada 10 September 2025, dan kloter keempat sebanyak 100 orang akan diberangkatkan pada 12 September 2025.

native-WISDOM KALTIM

Plt Kabag Bina Mental Spiritual Biro Kesra, Lora Sari menjelaskan, dasar hukum program ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Kaltim Nomor 100.3.3.1/K.157/2025.

"Tujuan utama program ini adalah memberikan penghargaan kepada marbot dan penjaga rumah ibadah non-muslim yang telah setia mengabdikan diri tanpa mengenal waktu. Ini bentuk kepedulian Pemprov Kaltim untuk memperkuat pembinaan mental spiritual umat," kata Lora.

Salah seorang jamaah umrah gratis, Alif Maulana, marbot berusia 25 tahun dari Desa Kembang Janggut, Kutai Kartanegara mengaku bersyukur dengan adanya program ini.

"Kami tidak pernah bermimpi dan menyangka bisa mendapat umrah gratis ini. Kami merasa dihargai dan diapresiasi," ujar Alif.

Lebih dari sekadar perjalanan religi, program ini sekaligus menjadi simbol kebersamaan lintas iman di Bumi Etam.

(adv/adv)
TOPIK TERKAIT
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
TERPOPULER