Suka Minum Kopi di Pesawat? Hati-hati, Airnya Tak Sebersih Dugaan Kamu

CNN Indonesia
Kamis, 08 Jan 2026 10:30 WIB
Para pramugari sering kali memperingatkan bahwa air yang digunakan untuk menyeduh minuman di pesawat mungkin tidak sebersih yang dibayangkan.
Awak kabin saat menyajikan minuman kepada penumpang pesawat. (Kristoferb/Wikipedia)

Peringkat maskapai berdasarkan skor keamanan air

Berikut adalah rincian peringkat maskapai berdasarkan skor keamanan air:

1. Peringkat Terbaik (Predikat A & B):

  • Delta Air Lines dan Frontier Airlines: Meraih nilai sempurna (A) dengan skor 5/5.
  • Alaska Airlines dan Allegiant Air: Mendapat predikat B dengan skor 4,8/5.
  • GoJet Airlines: Meraih skor 3,85 dengan predikat B.


2. Peringkat Buruk (Predikat C & D):

  • United Airlines, Hawaiian Airlines, dan Southwest Airlines: Semuanya menerima nilai C.
  • Spirit Airlines: Mendapat predikat D dengan skor 2,05/5.
  • JetBlue: Mendapat predikat D dengan skor 1,8/5.
  • American Airlines: Berada di posisi terbawah maskapai besar dengan predikat D dan skor 1,75/5.

3. Peringkat Terburuk (Predikat F):

  • Sejumlah maskapai regional mendapatkan nilai F dengan skor rata-rata hanya 1,35/5. Maskapai tersebut meliputi SkyWest Airlines, Envoy Air, PSA Airlines, Air Wisconsin, Republic Airways, CommuteAir, dan Mesa Airlines.

"Hampir semua maskapai penerbangan regional perlu meningkatkan keamanan air mereka di dalam pesawat, dengan pengecualian GoJet Airlines," ujar Direktur Center for Food as Medicine and Longevity, Charles Platkin.

Air yang digunakan di dapur dan wastafel kamar mandi berasal dari tangki penyimpanan air di dalam pesawat. Sesuai aturan, maskapai penerbangan diwajibkan untuk mendesinfeksi dan menguras tangki tersebut setidaknya empat kali dalam setahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, penelitian mencatat bahwa sistem air pesawat sering mengalami periode stagnasi (air diam dalam tangki) di antara jadwal penerbangan.

Selain itu, variasi suhu ekstrem selama proses lepas landas dan mendarat dapat memicu pertumbuhan bakteri. Kontaminasi juga berisiko terjadi melalui selang pengisian dan tangki air yang berada di bandara.

Melihat temuan ini, Charles Platkin merekomendasikan agar penumpang menghindari konsumsi air keran di pesawat, termasuk menggunakannya untuk mencuci tangan di kamar mandi.

"Jangan pernah meminum air apa pun di dalam pesawat yang tidak berasal dari botol tertutup, dan hindari memesan kopi atau teh. Selain itu, jangan mencuci tangan Anda di wastafel kamar mandi; gunakanlah pembersih tangan (hand sanitizer) berbasis alkohol dengan kandungan minimal 60 persen sebagai gantinya," pungkas Platkin.

(ana/wiw)


[Gambas:Video CNN]

HALAMAN:
1 2