Viral Bapmericano Alias Nasi Campur Americano, Apa Aman Dikonsumsi?
Nasi putih umumnya dikonsumsi bersama lauk pauk atau sayur. Namun kini ada tren mengonsumsi nasi putih dicampur Americano. Apa kombinasi keduanya aman dikonsumsi?
Makanan unik bapmericano belakangan sedang ramai dibicarakan. Perpaduan tak biasa antara nasi putih dan es kopi Americano ini mulanya populer di Korea Selatan. 'Bap' dalam bahasa Korea berarti nasi.
Lihat Juga : |
Tren ini pun mulai menjamur di Indonesia terbukti sejumlah kreator konten membuat konten makan bapmericano di media sosial. Meski viral, tren ini sebenarnya menuai beragam pertanyaan mulai dari nilai gizinya hingga dampaknya terhadap gula darah dan kesehatan lambung.
Dokter spesialis gizi Inge Permadi menjelaskan secara gizi, nasi dan Americano sebenarnya memiliki peran yang sangat berbeda.
Nasi merupakan sumber utama karbohidrat dan masih mengandung sedikit protein, sementara Americano pada dasarnya hanyalah kopi hitam tanpa tambahan apa pun.
"Kalau Americano sendiri tidak ada apa-apanya, tidak akan meningkatkan gula darah jika tidak ditambah gula atau bahan lain," ujar Inge saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (8/1).
Menurutnya, ada potensi lonjakan gula darah dari konsumsi nasi terutama nasi putih. Nasi putih memang dikenal dapat meningkatkan kadar gula darah lebih cepat.
Sementara itu, kafein dalam kopi Americano tidak berhubungan langsung dengan penyerapan karbohidrat.
Inge menyebut kafein memang bisa meningkatkan metabolisme tubuh, tetapi efek tersebut tidak berkaitan dengan bagaimana tubuh mengolah karbohidrat dari nasi.
"Secara metabolisme, kafein mungkin meningkatkan metabolisme, tapi bukan karena hubungannya dengan karbohidrat," jelasnya.
Ia menambahkan, kombinasi nasi dan kopi sejatinya bukan hal baru. Banyak orang di Indonesia yang terbiasa minum kopi setelah makan nasi, seperti kopi tubruk, tanpa mengalami masalah berarti.
Hati-hati asam lambung
Perhatian khusus perlu diberikan bagi orang yang memiliki asam lambung sensitif. Dalam kondisi ini, Inge biasanya menyarankan untuk makan nasi terlebih dahulu sebelum minum kopi.
"Dengan adanya karbohidrat, asam lambung bisa sedikit lebih tertransit," katanya.
Selain itu, jenis kopi juga berpengaruh besar. Kopi robusta dan arabika memiliki tingkat keasaman yang berbeda, begitu pula metode pengolahannya.
Faktor-faktor tersebut dapat memengaruhi respons lambung seseorang terhadap kopi, termasuk Americano.
"Sebenarnya kalau dipandang dari zat gizi tidak ada masalah apa-apa. Tapi kalau mereka yang punya sakit lambung ya berhati-hatilah. Karena kita nggak tau jenis kopi yang digunakan itu apa walaupun dia sudah ditambahkan dengan nasi," tambahnya.
Menurutnya, semua tergantung tingkat sensitif dari lambung setiap orang. Ada orang yang sensitif sampai merasa begah, namun ada juga yang aman minum Americano saja atau justru ada yang bermasalah kalau ditambah susu.
Tren bapmericano boleh saja dicoba sebagai pengalaman kuliner, tetapi tidak bisa dianggap memiliki manfaat gizi khusus.
(nga/els)