Deretan Manfaat Nanas untuk Kesehatan, Optimalkan Sistem Pencernaan
Daftar Isi
- 1. Memperkuat Benteng Imunitas
- 2. Menjaga Kesehatan Jantung dan Risiko Stroke
- 3. Meminimalisir Risiko Kanker
- 4. Menangkal Dampak Buruk Stres Oksidatif
- 5. Meredakan Gejala Radang Sendi
- 6. Mempercepat Relaksasi Otot Pasca Olahraga
- 7. Mendukung Program Penurunan Berat Badan
- 8. Mempercepat Pemulihan Jaringan Kulit
- 9. Mengoptimalkan Sistem Pencernaan
- Kandungan Nutrisi dalam 165 Gram Nanas
- Efek Samping dan Risiko Mengonsumsi Nanas
Bagi pecinta buah, nanas salah satu yang punya ciri khas menarik, bukan hanya karena bentuknya, tapi juga rasanya.
Perpaduan rasa manis, segar, dengan sedikit sentuhan asam menjadikan buah nanas sebagai salah satu buah tropis yang paling digemari.
Di balik rasanya yang menggugah selera, buah yang mudah dijumpai di Indonesia ini ternyata menyimpan segudang khasiat medis berkat kandungan vitamin, mineral, dan nutrisi esensial yang melimpah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak heran jika nanas sering kali dikaitkan dengan berbagai manfaat penyembuhan. Berikut adalah sembilan manfaat nanas yang dipercaya baik bagi kesehatan.
1. Memperkuat Benteng Imunitas
Telah dipakai dalam pengobatan tradisional selama berabad-abad, nanas terbukti mengandung kombinasi vitamin, mineral, dan enzim yang secara sinergis meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kombinasi nutrisi ini efektif dalam meredakan peradangan yang sering menjadi pintu masuk berbagai penyakit.
2. Menjaga Kesehatan Jantung dan Risiko Stroke
Ahli gizi Anjali Mukerjee melalui NDTV menjelaskan bahwa bromelain dalam nanas membantu melancarkan aliran darah menuju jantung dengan cara melemaskan otot-otot di sekitar pembuluh darah utama. Buah ini juga memiliki sifat anti-pembekuan darah yang krusial dalam mencegah risiko serangan jantung dan stroke.
3. Meminimalisir Risiko Kanker
Kanker sering kali dipicu oleh peradangan kronis dan stres oksidatif yang menyebabkan pertumbuhan sel tidak terkendali.
Beberapa studi menunjukkan bahwa senyawa dalam nanas, khususnya bromelain, dapat menekan risiko kanker dengan cara mengurangi peradangan dalam tubuh. Meski menjanjikan, para ahli menekankan bahwa riset lebih lanjut pada manusia masih terus dikembangkan.
4. Menangkal Dampak Buruk Stres Oksidatif
Nanas merupakan sumber antioksidan yang sangat baik. Senyawa ini berperan krusial dalam membantu tubuh memerangi stres oksidatif. Melansir dari Healthline, stres oksidatif terjadi akibat penumpukan radikal bebas, yaitu molekul tidak stabil yang berpotensi merusak sel-sel tubuh dan memicu berbagai penyakit kronis.
5. Meredakan Gejala Radang Sendi
Sifat anti-inflamasi dari bromelain memberikan angin segar bagi penderita nyeri sendi. Sebuah studi pada tahun 2020 mengungkapkan bahwa suplemen yang mengandung enzim dari nanas memiliki efektivitas yang setara dengan obat pereda nyeri konvensional dalam mengatasi osteoartritis, terutama pada area punggung bagian bawah.
6. Mempercepat Relaksasi Otot Pasca Olahraga
Setelah sesi latihan fisik yang intens, otot sering mengalami peradangan dan nyeri. Menambahkan nanas ke dalam minuman smoothie setelah berolahraga dapat membantu otot pulih lebih cepat. Efek anti-inflamasinya bekerja menenangkan jaringan otot yang tegang sehingga Anda bisa kembali beraktivitas dengan nyaman.
7. Mendukung Program Penurunan Berat Badan
Dalam pola diet sehat, nanas sering direkomendasikan karena enzimnya diyakini dapat membantu proses pembakaran lemak. Meski penelitian mengenai hal ini baru terbukti secara signifikan pada hewan, Zumpano menyatakan bahwa memasukkan nanas ke dalam menu harian tetaplah langkah yang sehat bagi mereka yang sedang menjaga berat badan.
8. Mempercepat Pemulihan Jaringan Kulit
Ahli gizi Julia Zumpano, RD, LD, dari Cleveland Clinic menyebutkan bahwa nanas adalah satu-satunya sumber alami bromelain yang diketahui dapat membantu pemulihan jaringan dan kulit. Enzim ini memproduksi zat yang mampu melawan rasa sakit sekaligus meredakan pembengkakan pada area yang cedera.
9. Mengoptimalkan Sistem Pencernaan
Kandungan unik dalam nanas adalah kelompok enzim pencernaan yang disebut bromelain. Enzim ini memiliki kemampuan khusus untuk memecah molekul protein, sehingga usus halus dapat menyerap nutrisi dengan lebih mudah-terutama saat mengonsumsi daging. Selain itu, kandungan seratnya yang tinggi turut menjaga kelancaran saluran cerna.
Kandungan Nutrisi dalam 165 Gram Nanas
Berdasarkan data dari Medicine Nett, dalam satu cangkir potongan nanas (sekitar 165 gram), terkandung nutrisi sebagai berikut:
Nutrisi Jumlah
Energi (Kalori) 82,5 kkal
Air 142 gram
Serat 2,3 gram
Karbohidrat 21,6 gram
Protein 0,891 gram
Vitamin C 79 gram
Selain daftar di atas, nanas juga diperkaya dengan mineral penting seperti kalsium, zat besi, magnesium, mangan, fosfor, kalium, zinc, serta vitamin A, E, K, dan B9 (folat).
Efek Samping dan Risiko Mengonsumsi Nanas
Meski aman dikonsumsi setiap hari dalam jumlah wajar, nanas tetap memiliki risiko bagi individu tertentu. Penderita diabetes perlu sangat berhati-hati mengingat kandungan gula dan karbohidratnya yang cukup tinggi.
Selain itu, bagi mereka yang memiliki riwayat alergi atau sensitivitas terhadap buah-buahan tertentu, enzim bromelain terkadang dapat memicu reaksi alergi atau gangguan pencernaan seperti diare dan sakit perut.
"Jika dikonsumsi secara berlebihan, Anda mungkin merasakan gejala tidak nyaman seperti mual atau nyeri ulu hati," ujar ahli gizi Breanna Woods, RD. Ia juga menambahkan bahwa kandungan asam dan enzim pada nanas segar sering kali menimbulkan sensasi iritasi atau "gatal" pada lidah.
(wiw)[Gambas:Video CNN]