7 Cara Pakai Parfum yang Benar agar Wanginya Tahan Lama

CNN Indonesia
Selasa, 20 Jan 2026 07:30 WIB
Panduan cara pakai parfum yang benar agar wanginya awet seharian, mulai dari waktu pemakaian hingga titik semprot yang tepat.
Ilustrasi, Tips menyemprot parfum agar wanginya awet tahan lama di tubuh. (iStockphoto/Angelika-Angelika)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Cara pakai parfum yang benar menjadi hal penting bagi banyak orang yang menjadikan wewangian sebagai bagian dari kebutuhan sehari-hari. Parfum bukan sekadar penutup bau badan, tetapi juga penunjang rasa percaya diri dan suasana hati.

Oleh karena itu, mengetahui teknik pemakaian yang tepat dapat membuat aroma parfum bertahan lebih lama dan bekerja optimal di kulit.

Beragam aroma parfum, mulai dari bunga hingga buah-buahan, dikenal ampuh menutupi bau tubuh yang dianggap mengganggu. Tak hanya itu, parfum juga dipercaya mampu meningkatkan mood.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aroma tertentu dapat memberi efek tenang, rileks, hingga membangkitkan semangat. Bahkan, bagi sebagian orang, parfum menjadi identitas atau ciri khas yang melekat.

Namun, daya tahan parfum tidak hanya ditentukan oleh jenis aromanya. Cara penyimpanan juga berpengaruh besar. Parfum sebaiknya tidak disimpan di kamar mandi karena suhu lembap dapat mempercepat proses oksidasi dan membuat kualitasnya cepat menurun.

Cara agar aroma parfum tahan lama di badan

Parfum yang awet tidak selalu harus disemprot di belakang telinga. Ada sejumlah cara dan titik tubuh lain yang bisa membantu mempertahankan wanginya lebih lama. Berikut beberapa tips menyemprot parfum agar tahan lama, merangkum berbagai sumber:

1. Semprot setelah mandi

Para perfumer menyarankan parfum disemprotkan setelah mandi. Saat itu, kulit dalam kondisi bersih, lembap alami, dan bebas keringat serta minyak.

Kondisi tersebut membantu aroma parfum menempel lebih baik. Pastikan tubuh sudah dikeringkan dengan handuk sebelum menyemprotkan parfum.

2. Oleskan losion terlebih dahulu

Kulit yang lembap mampu 'mengunci' aroma parfum lebih lama. Mengoleskan losion sebelum memakai parfum dapat membantu mempertahankan wanginya. Setelah itu, semprot parfum ke area leher, belakang telinga, pundak, pergelangan tangan, lengan, atau lipatan betis.

3. Gunakan body butter

Body butter juga bisa menjadi lapisan awal sebelum parfum. Kini banyak produk body butter yang satu rangkaian dengan parfum sehingga aromanya saling menguatkan. Oleskan body butter terlebih dahulu, lalu semprot parfum di beberapa titik tubuh.

4. Semprot di titik nadi

Titik nadi memiliki suhu lebih hangat karena dekat dengan pembuluh darah. Panas ini membantu aroma parfum menyebar ke udara. Titik nadi antara lain berada di leher bagian bawah, belakang telinga, belahan dada, pergelangan tangan bagian dalam, lipatan siku, dan lutut bagian dalam.

ilustrasi  parfumilustrasi. Cara menyemprot parfum yang benar. (stockphoto/pocketlight)

5. Layer parfum

Melapisi parfum dengan oil parfum atau aroma lain yang senada dapat membuat wanginya lebih tahan lama. Base notes seperti vanilla, sandalwood, cedarwood, atau wood dikenal lebih awet. Misalnya, gunakan oil parfum vanilla sebelum menyemprotkan parfum vanilla yang lebih ringan.

6. Pilih eau de parfum (EDP)

EDP memiliki konsentrasi minyak wangi lebih tinggi, sekitar 25 persen, sehingga aromanya lebih kuat dan tahan lama. Dibandingkan eau de toilette (EDT) atau body mist yang umumnya bertahan 2-3 jam, EDP bisa awet seharian.

7. Semprot di baju

Selain kulit, parfum juga bisa disemprotkan ke pakaian. Aroma cenderung lebih awet di kain karena tidak bercampur dengan keringat dan minyak tubuh. Semprotkan parfum dari jarak sekitar 30 cm untuk mencegah noda pada pakaian.

Demikian panduan cara pakai parfum yang benar agar aromanya tahan lama. Hindari menggosok kulit setelah menyemprot parfum dan jangan menggunakan parfum yang sudah kedaluwarsa agar kualitas wanginya tetap terjaga.

(tis/tis)


[Gambas:Video CNN]