Kenali Tanda Awal Gangguan Jiwa, Jangan Lupa Cari Pertolongan

CNN Indonesia
Jumat, 13 Feb 2026 03:00 WIB
Perubahan emosi, perilaku, hingga kebiasaan tidur yang terjadi terus-menerus bisa menjadi tanda awal gangguan jiwa. Simak selengkapnya dalam artikel ini.
Ilustrasi. Ada beberapa tanda awal gangguan mental yang perlu diketahui. (iStock/JosuOzkaritz)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perubahan emosi, perilaku, hingga kebiasaan tidur yang terjadi terus-menerus bisa menjadi tanda awal gangguan jiwa.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyebut, persoalan kesehatan mental di Indonesia jumlahnya jauh lebih besar dari yang tercatat saat ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Data Organisasi Kesehatan Dunia menunjukkan, prevalensi gangguan jiwa mencapai satu dari delapan hingga satu dari sepuluh orang.

Jika dihitung berdasarkan jumlah penduduk Indonesia sekitar 280 juta jiwa, sedikitnya 28 juta orang berpotensi mengalami gangguan kesehatan mental.

"Dari hasil skrining yang kita lakukan, angkanya masih kecil sekali. Untuk orang dewasa bahkan masih di bawah 1 persen, sementara pada anak-anak sekitar 5 persen," kata Budi, Senin (19/1) seperti dilansir detikhealth.

Menurut Menkes, kondisi ini bukan karena masyarakat bebas dari masalah kejiwaan, melainkan karena banyak kasus belum teridentifikasi atau belum berani mencari pertolongan.

Tanda awal gangguan jiwa

Gangguan kesehatan mental umumnya menunjukkan tanda-tanda awal yang bisa dikenali sejak dini. Mengutip dari berbagai sumber, berikut merupakan tanda-tanda awal gangguan mental.

1. Perubahan pola tidur dan nafsu makan

Gangguan tidur seperti sulit tidur, sering terbangun, atau justru tidur berlebihan sering berkaitan dengan gangguan kesehatan mental. Begitu pula perubahan nafsu makan, baik kehilangan selera makan maupun makan berlebihan secara kompulsif.

Mengutip dari Mental Health, nutrisi yang buruk dapat menyebabkan pikiran menjadi kabur, mengganggu fungsi otak, dan meningkatkan tekanan emosional.

2. Ledakan emosi dan sulit mengendalikan amarah

Luapan emosi berlebihan seperti marah berlebihan, berteriak, menangis tanpa sebab jelas, hingga perilaku agresif juga patut diwaspadai.

Kondisi ini dapat terjadi pada berbagai gangguan mental, termasuk gangguan kecemasan, depresi, dan gangguan kontrol impuls. Pada anak-anak, tanda ini bisa berupa tantrum berlebihan, memukul, menggigit.

3. Kecemasan atau kemarahan berlebihan

Rasa cemas yang berlebihan dan terus-menerus hingga mengganggu aktivitas sehari-hari juga bisa menjadi tanda gangguan jiwa.

Kecemasan sering disertai perasaan gelisah, tegang, mudah marah, dan sulit berkonsentrasi. Pada anak-anak, kecemasan sering muncul dalam bentuk menarik diri, mudah takut, atau menghindari interaksi sosial.

4. Perubahan emosi yang ekstrem

Salah satu tanda awal gangguan jiwa adalah perubahan suasana hati yang drastis dan tidak wajar. Seseorang bisa tiba-tiba merasa sangat senang, lalu berubah menjadi marah, sedih, atau mudah tersinggung dalam waktu singkat.

Mengutip dari Very Well Health, perubahan emosi yang ekstrem ini kerap muncul pada 40 hingga 60 persen kasus seperti depresi, gangguan kecemasan, hingga bipolar. Pada anak-anak, kondisi ini bisa terlihat dari perubahan energi, bicara sangat cepat, atau perilaku impulsif.

Simak tanda-tanda awal gangguan jiwa lainnya di halaman berikutnya..

Tanda-tanda Awal Gangguan Mental BACA HALAMAN BERIKUTNYA

HALAMAN:
1 2