Kenali Tanda Awal Gangguan Jiwa, Jangan Lupa Cari Pertolongan

CNN Indonesia
Jumat, 13 Feb 2026 03:00 WIB
Perubahan emosi, perilaku, hingga kebiasaan tidur yang terjadi terus-menerus bisa menjadi tanda awal gangguan jiwa. Simak selengkapnya dalam artikel ini.
Ilustrasi. Ada beberapa tanda awal gangguan mental yang perlu diketahui. (iStock/JosuOzkaritz)

5. Kesedihan mendalam dan berkepanjangan

Perasaan sedih yang terus-menerus, disertai rasa hampa, putus asa, dan kehilangan minat terhadap aktivitas yang sebelumnya disukai, merupakan ciri khas depresi. 

Pada kondisi berat, kesedihan mendalam ini dapat disertai pikiran untuk menyakiti diri sendiri atau bunuh diri. Pada anak, perasaan sering muncul bukan sebagai kesedihan, melainkan mudah marah, menarik diri, dan kehilangan minat bermain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

6. Gangguan konsentrasi dan pola pikir membingungkan

Gangguan jiwa juga dapat memengaruhi cara berpikir. Seseorang bisa mengalami kesulitan berkonsentrasi, mudah lupa, bingung, atau sulit membedakan kenyataan dengan imajinasi.

Tanda ini bisa muncul pada gangguan kecemasan, depresi berat, hingga gangguan mental serius seperti skizofrenia.

7. Penurunan kinerja di sekolah atau tempat kerja

Penurunan prestasi atau kinerja yang drastis juga menjadi tanda awal gangguan mental. Seseorang mungkin kehilangan motivasi, sulit fokus, dan tidak lagi tertarik menyelesaikan tugas.

Pada anak-anak dan remaja, kondisi ini sering terlihat dari penurunan nilai, enggan bersekolah, atau menarik diri dari kegiatan yang sebelumnya diminati.

8. Menarik diri dari lingkungan sosial

Ilustrasi paranoidIlustrasi. Menarik diri dari lingkungan sosial jadi salah satu tanda awal gangguan jiwa. (iStock/Koldunov)

Menjauh dari keluarga, teman, atau aktivitas sosial yang sebelumnya disukai merupakan indikasi adanya gangguan mental. Seseorang mungkin memilih mengisolasi diri, enggan berinteraksi, dan merasa tidak ingin berada di sekitar orang lain.

Penghindaran dan keterasingan dari interaksi sosial ini bisa berdampak negatif pada kesehatan mental dan emosional. Orang yang menarik diri dari interaksi sosial biasanya menunjukkan emosi yang datar dan kurang motivasi untuk menyelesaikan tugas sehari-hari.

9. Perilaku melukai diri 

Perilaku impulsif dan berisiko, seperti menyakiti diri sendiri merupakan tanda peringatan gangguan kesehatan mental. Kata-kata dan tindakan yang mengindikasi keinginan untuk menyakiti diri sendiri membawa konsekuensi yang besar. 

Seseorang yang tampak sangat tertekan biasanya menunjukkan seperti putus asa dan merasa tidak berharga. Dengan pikiran seperti itu, seseorang merasa dirinya terjebak dalam penderitaan emosional, seperti tidak mampu melihat jalan keluar.

Segera mencari bantuan tenaga kesehatan jika mengalami atau melihat orang terdekat atau diri sendiri mengalami perubahan perilaku yang drastis dan tanda awal gangguan jiwa di atas.

Deteksi dini dan penanganan tepat dapat mencegah gangguan berkembang menjadi kondisi yang lebih berat dan berdampak luas pada kualitas hidup seseorang.

(nga/asr)

HALAMAN:
1 2