Ini Cara Unik Pramugari Menandai Penumpang Pesawat, Pakai Kode Rahasia

CNN Indonesia
Kamis, 29 Jan 2026 19:15 WIB
Ilustrasi pramugari atau awak kabin. (Istockphoto/andresr)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pramugari merupakan awak kabin pesawat yang memiliki tugas utama untuk memastikan keselamatan penumpang selama penerbangan.

Pramugari selalu terlihat rapi dan profesional dari luar, tapi sebenarnya mereka memiliki kode rahasia untuk 'bergosip' ketika melihat penumpang tertentu.

Selama penerbangan, pramugari akan sibuk membantu penumpang. Jangankan mengobrol dengan rekan pramugari yang lain, ketika ada waktu luang pun mereka selalu siaga memastikan seluruh penumpang merasa nyaman dan aman di pesawat.

Namun, tak bisa disangkal bahwa seringkali ketika penerbangan, mereka melihat atau menemukan penumpang yang menarik perhatian atau perlu ditandai. Saat itu, pramugari akan menggunakan kode rahasia untuk berkomunikasi dengan koleganya di kabin pesawat.

Perilaku penumpang di atas pesawat itu berbeda-beda. Ada yang menjengkelkan, ada yang menarik, ada yang ramah, ada yang menyenangkan, ada juga yang justru mengganggu.

Mereka ini sering ditandai secara khusus oleh pramugari menggunakan istilah rahasia. Namun, kode rahasia ini bisa saja berbeda-beda di setiap maskapai penerbangan. Berikut adalah beberapa kode rahasia pramugari, seperti dilansir Glasgow Live.

"Precious", Panggilan untuk Penumpang Menyebalkan

Ketika pramugari menghadapi penumpang yang menyebalkan, mereka justru akan menggunakan kode rahasia "Precious" atau "Berharga" untuk menyebutnya. Ini ibarat sebuah sindiran sarkas, karena bertentangan dengan perilaku penumpang tersebut.

"Ada banyak hal menyebalkan dari penumpang yang dapat kita abaikan, tetapi jika kita mengatakan kata 'precious (berharga)' itu, berarti mereka bertindak benar-benar menyebalkan," ungkap seorang pramugari asal Inggris kepada Express.

Nah, kalau salah satu pramugari sudah mengatakan kode rahasia ini, biasanya penumpang itu langsung ditandai oleh seluruh kru. Ini juga akan mempengaruhi layanan yang diberikan kepada penumpang tersebut.

"Philip", Penumpang yang Rasanya Ingin Dipukul

Dalam sebuah wawancara dengan The Sun, seorang pramugari juga mengungkapkan kode rahasia yang lain. Mereka akan menyebut penumpang dengan "Philip", apabila penumpang tersebut berbuat kesalahan yang lebih fatal.

Saking kesalnya, para pramugari ini rasanya sampai ingin memukul mereka. Kata "Philip" ini juga sebenarnya berasal dari istilah PILP (Passenger I'd Like to Punch), tetapi lebih diperhalus menjadi Philip.

"Jika Anda diberi label 'Philip' maka Anda telah melakukan sesuatu yang salah dan mungkin perlu mendapatkan layanan yang buruk untuk sisa penerbangan," katanya.

"Cheerio", Sapaan untuk Penumpang Rupawan

Tak jarang pula ketika penerbangan, banyak penumpang yang menarik hati para pramugari ini. Ketika melihat penumpang yang tampan atau seksi, mereka akan menyebut kode "Cheerio" kepada sesama awak kabin kala membicarakan penumpang itu.

"Ini adalah yang telah lama saya dengar, jika menurut kami Anda menarik, kami akan mengatakan 'cheerio' ketika Anda pergi alih-alih mengucapkan 'selamat tinggal'," ungkap pramugari tersebut.

Ia melanjutkan, sapaan ini dilontarkan karena pramugari tidak mungkin secara gamblang mengatakan "hei, kamu seksi" kepada penumpang. Sapaan "Cheerio" ini menurutnya adalah cara yang menyenangkan untuk menggoda penumpang secara diam-diam.

Panggilan Berdasarkan Nomor Kursi

Terakhir, ketika penerbangan berlangsung setiap harinya, tak mungkin pramugari menghafal satu persatu nama penumpang. Untuk efisiensi pekerjaannya, biasanya para pramugari akan menyebut penumpang dengan nomor kursi masing-masing, alih-alih menyebut nama penumpang.

"Jika kami ingin membedakan penumpang, kami tidak menggunakan nama, tapi kami menggunakan nomor kursi Anda," jelasnya.

Jadi, misalnya seorang penumpang bernama Mary duduk di baris 50, kemudian dia ingin minum kopi. Pramugari akan mengatakan "50 Delta (50D)" atau "50 Charlie (50C)", bukan mengatakan "Ibu Mary di baris 50 D ingin minum kopi,".

"Kami menggunakan nomor tempat duduk dan alfabet fonetik itu agar lebih mudah," pungkasnya.

(ana/wiw)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK