9 Penyebab Kamu Terbangun dalam Keadaan Lapar
Rasa lapar merupakan dorongan alami tubuh. Namun kalau rasa lapar ini terjadi di malam hari dan bikin kamu terbangun, tentu rasanya menjengkelkan. Berikut penyebab kamu terbangun dalam keadaan lapar.
Tubuh sebenarnya tahu kapan waktunya makan dan kapan waktunya berhenti makan. Kalau kamu merasa lapar di jam tidur, berarti ada yang perlu dievaluasi.
Rasa lapar di malam hari bisa akibat pola makan atau kondisi kesehatan tertentu sehingga perlu perawatan.
Penyebab terbangun dalam keadaan lapar
Tubuh masih membakar kalori selama tidur kecuali memang kamu punya kondisi kesehatan tertentu. Namun umumnya, berikut penyebab kamu terbangun tengah malam dan kelaparan.
1. Makan berlebihan sebelum tidur
Menu makan tinggi pati atau gula jelang tidur bisa membuat gula darah melonjak. Pankreas pun melepas insulin sebagai sinyal agar sel menyerap gula darah.
Kadar gula darah menurun dan kondisi ini yang memicu rasa lapar.
Kamu sebaiknya menghindari menu makanan olahan atau makan berat sebelum tidur. Pilih menu tinggi protein atau serat.
2. Kurang tidur
Kurang tidur berdampak buruk terhadap pengelolaan gula darah. Diabetes tipe 2 dan masalah tidur sering terjadi bersamaan dan hubungannya berjalan dua arah.
Kurang tidur bikin kamu merasa lebih lapar. Melansir dari Healthline, kurang tidur berkaitan dengan peningkatan kadar ghrelin atau hormon rasa lapar.
3. Sindrom pramenstruasi
Premenstrual syndrome (PMS) dapat memengaruhi kesehatan fisik dan perlaku. Sebagian wanita yang sedang PMS mengalami peningkatan nafsu makan.
Selain peningkatan nafsu makan, biasanya juga diikuti perut kembung, kelelahan, dan perubahan pola tidur.
4. Konsumsi obat-obatan tertentu
Obat-obatan tertentu dapat memberikan efek peningkatan nafsu makan seperti steroid, beberapa antidepresan, beberapa antihistamin, beberapa obat diabetes, antipsikotik, dan obat antikejang.
Sebaiknya konsultasikan ke dokter jika kamu terus-terusan terbangun karena lapar.
5. Haus
Rasa haus kerap disalahartikan sebagai rasa lapar. Jika terbangun dan kelaparan, coba minum segelas air lalu tunggu sebentar. Saat rasa lapar hilang, berarti kamu cuma kehausan atau dehidrasi.
6. Stres
Stres bisa memicu keinginan makan. Ketika stres meningkat, tubuh melepas hormon kortisol. Kemudian ini diikuti dengan pelepasan gula ke aliran darah.
7. Kelelahan fisik
Banyak aktivitas fisik atau olahraga di malam hari akan menurunkan kadar gula darah terlalu rendah. Kamu pun bisa kelaparan sampai terbangun dari tidur.
Sebaiknya, pastikan cukup makan saat makan malam atau konsumsi camilan tinggi protein setelah olahraga berat.
Kamu pun bisa menggeser jam olahraga agar tidak terlalu dekat dengan jam tidur.
8. Sindrom makan malam
Night eating syndrome (NES) merupakan salah satu tipe gangguan makan. Peneliti menduga NES disebabkan oleh keterlambatan asupan makanan sirkadian.
Gangguan makan ini membuat orang makan seperempat porsi tambahan setelah makan malam atau bangun di malam hari untuk makan.
Diagnosis NES harus memenuhi tiga dari lima kriteria ayakni, dorongan kuat untuk makan antara makan malam dan tidur atau selama malam hari, kurang keinginan untuk sarapan, susah tidur, insomnia setidaknya empat malam per minggu, mood yang tertekan, mood memburuk di malam hari, dan keyakinan bahwa tidak dapat tidur tanpa makan.
9. Kehamilan
Wanita kadang mendapati nafsu makan meningkat selama kehamilan. Bangun tidur karena lapar bukan hal yang mengkhawatirkan.
Akan tetapi, ibu harus memastikan bahwa makan larut malam tidak mengakibatkan terlalu banyak peningkatan berat badan.
Kemudian jangan lupa tes gula darah sebab rasa lapar di malam hari bisa jadi mengarah pada diabetes gestasional. Diabetes selama kehamilan ini biasanya hilang setelah bayi lahir.
(els)