2 Pria Ini Nekat 518 Hari Jalan Kaki untuk Sampai di China
Langkahnya tak selalu berayun ringan. Ketika musim dingin datang, dingin menusuk sampai ke tulang, membuat langkahnya semakin berat. Ini adalah tantangan yang tak bisa mereka hindarkan.
"Ada musim dingin yang sangat sulit, kami harus menyeberangi padang pasir di Uzbekistan. Intinya harus memiliki kemauan untuk terus berjalan," cerita Voisot dengan bangga.
Sementara Humblot, mengatakan bahwa mereka berdua makan dengan sangat baik selama perjalanan. Tak heran, dengan banyaknya negara yang mereka singgahi, kuliner lezat juga sudah banyak dicicipi. Namun ada satu makanan yang membuat mereka rindu kampung halaman, yaitu keju Prancis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Singkat cerita, hari yang dinantikan itu akhirnya tiba, hari ketika mereka tiba di Shanghai. Lelahnya terbayarkan, dengan terharu Voisot dan Humblot saling berpelukan ketika akhirnya tiba di Shanghai, China.
Ini adalah tempat yang selalu mereka rindukan selama hampir satu setengah tahun terakhir. Mata itu berbinar ketika memandang cakrawala China membentang tepat di hadapannya.
"Kami sulit percaya untuk percaya bahwa ini nyata, bahwa kami telah melakukan semua itu dengan berjalan kaki, bahwa kami akhirnya sampai di sini setelah memikirkan Shanghai begitu lama," ujar Voisot.
Selama musim gugur, Voisot dan Humblot sudah memasuki China. Kedatangan dua petualang ini disambut oleh penduduk setempat dengan beberapa penggemar yang mengagumi mereka dari media sosial. Setidaknya ada 50 orang yang menunggu mereka di 10 kilometer terakhir menuju garis finis.
Sorak-sorai kegembiraan mencuat ketika keduanya berhasil menyelesaikan perjalanan panjang ini. Banyak yang mengikuti kisah mereka di media sosial, ikut memantau perkembangan setiap harinya.
Setelah berhasil menamatkan petualangan kali ini, ada kemungkinan mereka akan melanjutkan kisahnya itu ke lembaran berikutnya. Terbesit rencana untuk berjalan ke Amerika Utara, menyeberangi lautan ke Prancis dengan perahu, dan kembali pulang ke Annecy.
Namun sebelum itu, ada rencana lain yang lebih mendesak menurut keduanya. Hal yang ingin mereka lakukan terlebih dulu saat ini adalah lebih banyak istirahat alias tidur dengan cukup. "Tidurlah lebih banyak!" seru Voisot.
(ana/wiw)[Gambas:Video CNN]