2 Pria Ini Nekat 518 Hari Jalan Kaki untuk Sampai di China

CNN Indonesia
Selasa, 10 Feb 2026 12:00 WIB
Meskipun ingin menghabiskan seluruh perjalanan ke China dengan jalan kaki, tetapi mereka masih mendengar nalar dan akal sehatnya.
Kota Shanghai, China, jadi tujuan terakhir dua pria asal Prancis yang berjalan kaki. (AFP/HECTOR RETAMAL)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jalan kaki 10 ribu langkah sehari sudah biasa. Bayangkan, jika jalan kaki penuh selama satu setengah tahun lintas benua, sudah berapa banyak langkahnya?

Ini bukan bualan semata, tapi sebuah kisah nyata yang datang dari petualang asal Negeri Mode, Prancis. Dua orang sahabat berhasil jalan kaki dari Prancis menuju China, tanpa banyak mengandalkan moda transportasi kecuali kalau benar-benar tak ada opsi lagi.

Dua pria nekat ini bernama Loic Voisot (26 tahun) dan Benjamin Humblot (27 tahun). Mereka memulai langkahnya pada September 2024. Petualangannya berakhir ketika menapakkan kaki di tepi sungai Bund Promenade, Shanghai, China pada 7 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari mana awal mula ide gila ini? Berawal dari obrolan iseng dua orang sahabat di suatu malam. Voisot dan Humblot sudah berteman sejak berusia 10 tahun, sekolah dan berkuliah di tempat yang sama.

Saat dewasa, mereka masih sering nongkrong bareng sepulang kerja. Suatu malam di Paris saat keduanya lagi deep talk, muncul pertanyaan apa yang ingin mereka lakukan meskipun itu terdengar mustahil.

"Ketika kami berbicara tentang petualangan, China muncul dengan cepat. Kemudian kami memiliki ide yang sedikit gila untuk berjalan kaki," cerita Humblot, seperti dilansir AFP.

Melanjutkan obrolan malam itu, dua sahabat ini benar-benar mewujudkannya. Perjalanan itu selalu diiringi dengan hati yang penuh tekad, ingin mengunjungi China tanpa menggunakan pesawat.

"Kami berdua sadar akan perubahan iklim dan tanggung jawab manusia untuk itu, ada beberapa tindakan yang dapat kami ambil secara individu. Kami telah melakukan pekerjaan yang cukup baik," ungkap Voisot.

Kemudian langkah mereka terus dihitung, hari berganti hari, bulan berganti bulan, tahun juga mulai berlalu. Setiap lima atau tujuh hari sekali, mereka akan memberi tubuhnya hak untuk beristirahat.

[Gambas:Instagram]

Hanya mengandalkan sepasang kaki yang kuat, Voisot dan Humblot berjalan sekitar 45 kilometer setiap harinya. Kecuali pada saat menyeberang sebentar ke Rusia, mereka memutuskan untuk menggunakan bus.

Meskipun ingin menghabiskan seluruh perjalanan dengan jalan kaki, tetapi mereka masih mendengar nalar dan akal sehatnya. Dengan alasan keamanan dan logistik, menurut mereka mustahil untuk menyeberang ke Rusia dengan berjalan kaki.

Tak terasa 518 hari sudah dilewati, dengan langkah yang tak berhenti, dan keringat yang terus menetes di dahi. Jarak sejauh 12.850 kilometer sudah ditaklukkan. Sudah 16 negara berhasil dilintasi, hampir seluruhnya dengan berjalan kaki.

Usai Jalan Kaki dari Prancis, 2 Pria Ini Disambut di China BACA HALAMAN BERIKUTNYA

HALAMAN:
1 2