7 Destinasi di Indonesia yang Punya Tradisi Khas Perayaan Imlek

CNN Indonesia
Jumat, 13 Feb 2026 09:45 WIB
Setiap tahunnya, sejumlah daerah di Indonesia memiliki cara khas dan tersendiri untuk merayakan Tahun Baru Imlek.
Ilustrasi semarak perayaan Imlek. (Foto: AFP/-)

Pawai Tatung, Singkawang

Sementara itu di Singkawang, Kalimantan Barat, masyarakat merayakan Tahun Baru Imlek dengan cara yang berbeda, unik, dan meriah. Tradisi yang paling ditunggu ketika perayaan Imlek adalah Pawai Tatung.

Ini adalah tradisi hasil perpaduan budaya Tionghoa dan Suku Dayak, Pawai Tatung diselenggarakan tepat ketika hari Cap Go Meh. "Tatung" adalah kata yang berasal dari bahasa Hakka, artinya orang yang dirasuki roh, leluhur, atau dewa, sering dikaitkan dengan kekuatan supranatural.

Para Tatung, alias orang yang dirasuki akan melakukan atraksi menantang. Mereka menusuk bagian tubuhnya dengan kawat sampai berjalan di atas pecahan kaca. Namun tubuhnya seakan kebal, para Tatung tak kesakitan sama sekali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sesuai tradisi, sebelumnya hari H pawai, mereka akan berpuasa selama tiga hari. Puasa ini sebagai bentuk menjaga kesucian jasmani dan rohani. Pawai Tatung menjadi salah satu pertunjukan budaya yang paling ikonik di Singkawang ketika Imlek tiba.

Pulau Kemaro, Palembang

Pusat perayaan Imlek di Palembang adalah Pulau Kemaro yang letaknya di tengah Sungai Musi. Kawasan ini ketika Imlek akan penuh dengan perayaan meriah, mulai dari pertunjukan seni, barongsai, wayang orang dengan corak Tionghoa, dan beragam kesenian tradisional khas Imlek lainnya.

Pengalaman sudah berkesan ketika wisatawan menuju Pulau Kemaro ini dengan menggunakan perahu ketek, naiknya dari Jembatan Ampera. Setelah itu perjalanan dilanjutkan dengan menyeberang Sungai Musi.

Setibanya di Pulau Kemaro, wisatawan akan disambut dengan suasana meriah khas Imlek. Lampion menggantung di langit-langit, dekorasi berwarna merah sampai kios-kios, membuat kawasan ini terlihat sempurna untuk merayakan Tahun Baru Imlek.

Grebeg Sudiro, Solo

Kalau kota Solo punya caranya tersendiri untuk merayakan Imlek, yaitu dengan tradisi Grebeg Sudiro. Perayaan Imlek ini menampilkan harmonisnya budaya dari masyarakat Tionghoa dengan warga lokal.

Grebeg Sudiro akan menampilkan kegiatan menarik, mulai dari arak-arakan, ritual, doa, pertunjukan seni, bahkan sampai pameran dan bazar. Tradisi ini membuat perayaan Imlek terasa lebih hangat, penuh dengan gabungan budaya yang saling menghormati, kebersamaan, dan suka cita.

Pasar Imlek Semawis, Semarang

Terakhir adalah meriahnya perayaan Imlek di Semarang, Jawa Tengah. Tepatnya di Pasar Imlek Semawis, wisatawan bisa puas mencoba ragam masakan dan jajanan yang khas karena pasar ini adalah surga kuliner ketika Imlek. Selain itu, pasar juga akan dipenuhi dengan kriya-kriya cantik khas Tionghoa.

Ketika malam tiba, banyak kesenian dari Negeri China yang ditampilkan di tengah Pasar Imlek Semawis. Sambil menikmati suasana, wisatawan bisa icap-icip kuliner khas di gerai makanan yang berjajar, seperti Lumpia Cap Go Meh, nasi Hainan, serta brokoli siram jamur.

(ana/wiw)


[Gambas:Video CNN]

HALAMAN:
1 2