Kenapa Orang Baik Justru Sering Dikhianati? Ini Penjelasannya

CNN Indonesia
Rabu, 25 Mar 2026 20:00 WIB
Tidak sedikit orang yang dikenal baik justru merasa memiliki sedikit teman dekat atau bahkan pernah mengalami pengkhianatan dalam hubungan pertemanan.
Ilustrasi. Ada beberapa alasan orang baik sering dikhianati. (iStock/Prostock-Studio)

4. Kebaikan sering disalahartikan sebagai kelemahan

Dalam beberapa situasi, sikap baik dan ramah juga dapat disalahartikan oleh sebagian orang. Ada yang menganggap kebaikan sebagai tanda bahwa seseorang mudah dipengaruhi, pasif, atau tidak akan melawan ketika diperlakukan tidak adil.

Persepsi ini dapat membuat orang yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan situasi tersebut. Ketika kebaikan tidak disertai batasan yang jelas, risiko dimanfaatkan atau bahkan dikhianati bisa meningkat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

5. Terlalu cepat memberi kepercayaan

Alasan lain yang sering disebut adalah kecenderungan untuk terlalu cepat mempercayai orang lain. Orang yang memiliki sifat baik biasanya berusaha melihat sisi positif dari orang di sekitarnya. 

Namun, jika kepercayaan diberikan terlalu cepat tanpa mengenal seseorang secara mendalam, hal itu bisa membuat mereka rentan mengalami kekecewaan.

6. Memiliki luka di masa lalu

Beberapa orang yang menjalin hubungan persahabatan kerap kali berakhir dengan pengkhianatan, pengabaian, atau luka emosional. Setelah mengalami hal tersebut, mereka cenderung akan selalu waspada.

Hubungan persahabatan yang dalam membutuhkan keterbukaan dan keterlibatan emosional. Orang baik cenderung bergerak dengan hati-hati dan bahkan terlalu hati-hati. Hal tersebut membuat mereka sulit untuk menjalin hubungan pertemanan karena rasa sakit di masa lalu.

7. Meremehkan diri sendiri

Beberapa orang baik cenderung meremehkan dirinya sendiri. Mereka berasumsi bahwa mereka tidak cukup menarik, lucu, bahkan karismatik. Hal ini membuat mereka merasa puas dan cukup dengan persahabatan di mana mereka hanya ditoleransi, bukan dihargai. 

Setelah cukup banyak pengalaman mengecewakan, orang baik mulai percaya bahwa persahabatan yang erat bukan untuk mereka. Mereka biasanya akan menarik diri, berhenti memulai, dan fokus pada diri mereka sendiri. 

Namun, berbaik sangka tetap merupakan sikap yang penting dalam kehidupan sosial. Membangun kepercayaan secara bertahap dapat membantu menjaga hubungan agar tetap sehat dan seimbang.

Dengan keseimbangan tersebut, seseorang tetap dapat bersikap baik tanpa harus mengorbankan kesehatan emosional maupun kualitas hubungan pertemanan yang dimilikinya.

(nga/asr) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]

HALAMAN:
1 2