Turis China Ketiban Rejeki, Temukan Emas 10 Gram dalam Perut Bebek
Seekor bebek di wilayah tengah China mendadak jadi perbincangan hangat di media sosial. Pasalnya, seorang turis mengaku menemukan butiran emas seberat 10 gram di dalam perut bebek tersebut saat usai menyembelihnya.
Temuan ini menghebohkan publik di tengah melambungnya harga emas dunia. Kejadian bermula di Kabupaten Longhui, Provinsi Hunan, pada Februari lalu.
Setelah dilakukan uji bakar sederhana, butiran tersebut diyakini sebagai emas murni. Melansir VN Express, berdasarkan laporan media lokal Xinwenfang, emas seberat 10 gram itu ditaksir memiliki nilai hampir 12.000 yuan atau setara US$1.800 (sekitar Rp28,3 juta).
Bagaimana emas bisa ada di dalam perut unggas? Berdasarkan sejumlah fakta, bebek-bebek tersebut dipelihara secara liar (free-range) di dekat Sungai Chenshui, kawasan yang dulunya merupakan pusat tambang emas.
Diduga kuat bebek tersebut tidak sengaja menelan lumpur yang mengandung serpihan emas saat sedang mencari makan.
Antara tahun 1970 hingga 1990, Sungai Chenshui sempat memicu fenomena "demam emas" sebelum akhirnya pemerintah melarang aktivitas tambang pribadi.
Meski sang turis menyebut temuan serupa pernah terjadi sebelumnya, jumlah 10 gram dianggap sangat luar biasa. Topik ini pun meledak di media sosial China dengan lebih dari 10 juta penayangan.
Respons netizen pun beragam saat mengetahui ada turis yang menemukan 10 gram emas di perut bebek. "Tolong beri tahu lokasi persis sungai ini dalam sehari. Saya mau pelihara 1.000 bebek di sana," tulis seorang netizen.
"Dia sangat beruntung, apalagi harga emas sedang terus meroket," timpal netizen yang lain.
Kendati viral, Biro Sumber Daya Alam Kabupaten Longhui menyatakan bahwa butiran tersebut perlu diuji lebih lanjut oleh lembaga profesional untuk memastikan keasliannya.
Namun, pihak berwenang tidak menampik kemungkinan tersebut. Tahun lalu, warga desa setempat juga dilaporkan berhasil mengumpulkan lebih dari 10 gram emas saat mencuci pasir di sungai yang sama.
Saat ini, harga emas di China berkisar antara 1.140 hingga 1.190 yuan per gram. Banyak keluarga di Negeri Tirai Bambu tersebut kini berbondong-bondong mengoleksi emas sebagai instrumen keamanan finansial di tengah ketidakpastian ekonomi.
(wiw)