Tak Hanya Wanita, Ini 4 Jenis Kista yang Bisa Dialami Pria

CNN Indonesia
Kamis, 12 Mar 2026 12:45 WIB
Anggapannya, kista hanya dialami wanita. Padahal, pria juga bisa mengalami.
Ilustrasi. Ternyata pria juga bisa terkena kista. Berikut beberapa jenisnya. (Raihannisa Fitriah)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Banyak orang mengira kista hanya dialami wanita. Kista juga bisa terjadi pada pria dan muncul di berbagai bagian tubuh. Berikut empat jenis kista yang bisa dialami kaum pria.

Bicara soal kista, orang langsung terpikir wanita dan organ reproduksi. Anggapan ini tidak salah sebab kasus kista kerap ditemukan pada organ reproduksi wanita. Namun bukan berarti pria tidak akan terkena kista. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir dari Cleveland Clinic, kista adalah kantong berisi cairan, udara, atau bahan lain yang dapat terbentuk di jaringan tubuh. Kondisi ini bisa muncul di kulit, organ reproduksi, hingga organ dalam.

Kista rupanya juga bisa dialami pria. Berikut beberapa jenis kista yang bisa dialami pria.

1. Kista penis

Kista juga bisa muncul di penis meski kasusnya tidak terlalu sering. Kista pada penis biasanya berupa benjolan kecil berisi cairan yang memiliki warna dan tekstur mirip dengan kulit di sekitarnya. Sebagian besar tidak menimbulkan rasa sakit dan tidak menular.

Beberapa jenis kista yang dapat muncul di area ini antara lain:

  • Kista Epidermoid, yaitu kista berisi keratin yang terbentuk ketika sel kulit masuk lebih dalam ke jaringan kulit.
  • Kista Sebasea, yang muncul ketika kelenjar minyak di kulit tersumbat atau rusak.
  • Kista Median Raphe, kista langka yang biasanya sudah ada sejak lahir akibat jaringan yang terperangkap di sepanjang garis tengah penis.

2. Kista skrotum (epididymal cyst)

Kista juga dapat muncul di skrotum, yaitu kantong kulit yang melindungi testis. Mengutip Medical News Today, kista skrotum yaitu pembengkakan berisi cairan yang terbentuk di epididimis, saluran kecil di belakang testis yang berfungsi menyimpan sperma.

Kista ini biasanya,

  • berbentuk kantong kecil berisi cairan,
  • tidak menimbulkan rasa sakit, dan
  • dapat bervariasi ukurannya.

Dalam beberapa kasus, kondisi ini juga disebut spermatocele, yaitu kista yang tak hanya berisi cairan juga mengandung sel sperma.

3. Kista pilonidal

Jenis kista lain yang lebih sering terjadi pada pria adalah kista pilonidal. Dilansir dari laman resmi Kementerian Kesehatan RI, kista ini biasanya muncul di dekat tulang ekor, tepatnya di bagian atas celah bokong.

Kista pilonidal umumnya berisi rambut dan sisa jaringan kulit. Kondisi ini lebih sering terjadi pada pria muda, terutama mereka yang

  • sering duduk dalam waktu lama,
  • memiliki rambut tubuh yang tebal, dan
  • mengalami keringat berlebih.

Saat terinfeksi, kista pilonidal dapat menimbulkan nyeri, pembengkakan, dan bahkan abses.

4. Kista ginjal

Ilustrasi ginjalIlustrasi. Pria juga bisa terkena kista salah satunya kista ginjal. (Getty Images/sasirin pamai)

Kista juga bisa muncul di organ dalam, salah satunya ginjal. Kista ginjal adalah kantong berisi cairan yang terbentuk di dalam atau pada permukaan ginjal. Jenis yang paling umum adalah kista ginjal sederhana yang biasanya tidak berbahaya.

Sebagian besar kista ginjal tidak menimbulkan gejala. Namun jika ukurannya membesar atau terinfeksi, kondisi ini bisa menyebabkan:

  • nyeri di punggung atau sisi tubuh
  • demam
  • nyeri di perut bagian atas

Risiko kista ginjal juga cenderung meningkat seiring bertambahnya usia dan lebih sering ditemukan pada pria.

Kapan perlu ke dokter?

Meski sebagian besar kista bersifat jinak, benjolan pada tubuh tetap perlu diperiksa jika:

  • ukurannya semakin besar,
  • terasa nyeri,
  • berubah bentuk atau warna, dan
  • disertai gejala lain.

Pemeriksaan medis penting untuk memastikan bahwa benjolan tersebut benar-benar kista dan bukan kondisi lain yang lebih serius. Dengan penanganan yang tepat, sebagian besar kista pada pria dapat ditangani dengan baik dan jarang menimbulkan komplikasi serius.

(anm/els)


[Gambas:Video CNN]