Bos Kamu Suka Bersikap Kayak Begini? Bisa Jadi Dia NPD
Sering merasa diabaikan oleh atasan? Atau, merasa atasan jarang menjawab pesan-pesanmu? Hati-hati, bisa jadi atasanmu adalah seorang narsistik.
Kepribadian narsistik sendiri kerap dikaitkan dengan gangguan kepribadian narsistik (NPD). Meski tak semua orang yang narsis berarti NPD, tapi ciri-ciri bos NPD berikut bisa kamu perhatikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip Psychology Today, orang yang narsistik biasanya menunjukkan beberapa perilaku yang serupa. Mereka umumnya memiliki rasa percaya diri berlebih dan selalu merasa berhak atas segala hal.
Tak jarang juga dari mereka yang kerap memanipulasi dan berbohong. Mereka selalu merasa benar dan anti-kritik. Sebagian besar orang narsis juga biasanya kurang empati dan tak memiliki kecerdasan emosional.
Perilaku-perilaku mereka biasanya fokus untuk mendapatkan pujian dari banyak orang. Keinginan ini muncul lantaran rasa takut dan tidak aman yang teramat besar tersembunyi dalam diri mereka. Semua perilaku menyebalkan itu biasanya keluar untuk menutupi ego mereka yang sebenarnya rapuh.
Ciri-ciri bos NPD
Narsistik sering dikaitkan dengan pola kepemimpinan. Sikap percaya diri yang tinggi hingga senang memerintah membuat mereka terlihat kompetitif dan tangguh layaknya seorang pemimpin. Tak heran jika banyak orang mengaitkan sosok bos dengan kepribadian narsistik.
Nah, agar tak salah mengira, kenali dulu beberapa ciri-ciri bos NPD berikut ini, merangkum berbagai sumber.
1. Abai saat kamu bertanya
Sering merasa diabaikan saat kamu bertanya pada atasan? Jika iya, maka bisa jadi atasanmu adalah seorang narsistik.
Mengabaikan jadi cara untuk menunjukkan bahwa kamu tidak penting bagi mereka.
Bagi orang narsistik, hanya mereka lah yang penting, berpengaruh, dan memiliki kekuasaan. Sebagai bawahan, kamu harus menyadarinya.
2. Sering menyebut nama-nama orang terkenal
Sering mendengar atasanmu menyebut nama-nama orang terkenal di sekelilingnya? Itu jadi strategi mereka untuk meningkatkan status sosialnya.
Orang narsistik percaya bahwa diri mereka akan jadi lebih menarik dengan mengaku mengenal orang-orang populer. Mereka selalu memberi tahu betapa menarik dan pentingnya orang-orang populer itu buatnya.
3. Jarang memuji bawahan langsung
Pujian sebenarnya jadi salah satu cara untuk mengapresiasi kerja tim. Tapi sayangnya, orang narsistik gengsi untuk memberikan pujian.
Pujian ibarat kekalahan bagi seorang narsistik. Memuji bawahan menyiratkan bahwa mereka kalah hebat.
Pujian juga umumnya bisa meningkatkan kepercayaan diri dan membuat bawahan lebih kuat. Sayangnya, mereka tak ingin hal itu terjadi. Kamu cuma 'boneka yang dikendalikan' oleh bos narsistik.
4. Instruksi tidak jelas
Orang narsistik tidak menyukai instruksi jelas yang memudahkan. Alih-alih begitu, mereka lebih memilih untuk memberikan instruksi yang kurang jelas dan bisa membuat kamu gagal. Hal ini dilakukan bahwa kamu tidak sama hebatnya dengan mereka.
Saat kamu gagal, mereka akan tampil sebagai 'penyelamat'. Hal ini tak jarang membuat bawahan merasa buruk di depan atasan.
5. Gampang berubah-ubah
Mereka percaya akan konsep ketidakpastian dari seorang atasan akan menciptakan kekuasaan. Mereka bisa saja tiba-tiba mengubah target yang sebelumnya sudah ditentukan. Hal ini tentu membuat bawahan bingung akan arah yang sebenarnya diinginkan perusahaan.
6. Mengambil pujian atas kerjaan bawahan
Satu hal yang perlu diingat, bos yang baik akan mengakui kontribusi bawahan. Namun sayang, hal itu tidak berlaku bagi bos NPD.
Alih-alih mengakui kontribusi bawahan, mereka akan mengklaimnya sebagai keberhasilannya. Mereka tak tertarik pada bawahan, karena kamu hanyalah 'alat' dalam proses tersebut.
7. Sering iri
Ilustrasi. Sering iri, salah satu ciri-ciri bos NPD. (iStockphoto/Khosrork) |
Jangan heran kalau bos narsistik kamu sering merasa iri pada orang lain. Menukil laman Chosing Therapy, mereka punya kebutuhan untuk selalu lebih unggul dari orang lain.
Orang yang memiliki hal-hal yang tidak mereka punya akan dianggap sebagai ancaman.
8. Ambisius tanpa batas
Punya tujuan atau ambisi dalam hidup sebenarnya positif. Tapi, orang narsistik umumnya ingin menjadi 'pusat dunia'. Artinya, ambisi mereka tidak terbatas.
Karena merasa lebih unggul dari orang lain dan percaya bahwa orang lain menganggapnya istimewa, mereka sering menetapkan ambisi yang tak terbatas.
Bos yang narsistik umumnya akan mengalami kekecewaan berat saat gagal.
9. Selalu sibuk
Coba perhatikan akun Instagram bos kamu. Apakah mereka terlihat sibuk dengan banyak kegiatan? Jika iya, maka itu bisa jadi salah satu ciri-ciri bos NPD.
Berdiam diri membuat mereka merasakan ketegangan batin. Pasalnya, dalam keheningan, mereka akan sadar bahwa mereka tidak sehebat yang diyakini.
(asr) Add
as a preferred source on Google


Ilustrasi. Sering iri, salah satu ciri-ciri bos NPD. (iStockphoto/Khosrork)