Atasi Gejala Menopause dengan Jalani 3 Kebiasaan Sehat Ini
Gejala menopause merupakan fase alami dalam kehidupan setiap perempuan. Tapi, dampaknya bisa berbeda-beda pada tiap individu.
Sebagian perempuan hanya mengalami keluhan ringan, sementara yang lain merasakan gejala yang cukup mengganggu aktivitas sehari-hari, mulai dari hot flashes, keringat malam, hingga perubahan suasana hati.
Mengutip dari Your Tango, National Institute on Aging menjelaskan bahwa gejala menopause bahkan bisa berlangsung antara dua hingga delapan tahun, tergantung kondisi masing-masing.
Meski kerap dikaitkan dengan terapi hormon, sejumlah penelitian menunjukkan perubahan gaya hidup sehari-hari juga dapat membantu meredakan gejala menopause secara alami.
Berikut beberapa kebiasaan yang dapat membantu mengelola gejala menopause.
1. Rutin berolahraga
Mengutip dari laman Forks Knives, olahraga menjadi salah satu cara paling konsisten yang direkomendasikan untuk menjaga kesehatan selama masa menopause.
Olahraga secara rutin dapat meningkatkan energi, menjaga metabolisme, memperkuat tulang dan sendi, serta membantu kualitas tidur.
Sebuah studi juga menunjukkan bahwa aktivitas fisik sekitar tiga jam per minggu dalam jangka panjang dapat meningkatkan kualitas hidup perempuan menopause, baik secara fisik maupun mental.
Selain itu, olahraga berperan penting dalam menurunkan risiko berbagai penyakit seperti penyakit jantung, stroke, diabetes tipe 2, hingga osteoporosis, yang cenderung meningkat setelah menopause.
2. Mengelola stres
Perubahan hormon selama menopause seringkali berdampak pada kondisi emosional, seperti mudah cemas, stres, atau merasa kewalahan. Dalam beberapa kasus, kondisi ini bahkan memerlukan penanganan medis.
Namun, stres juga dapat memperburuk gejala menopause itu sendiri. Ketidakseimbangan hormon dan neurotransmitter akibat stres berlebih dapat memicu hot flashes, gangguan tidur, hingga penurunan libido.
Oleh karena itu, mengelola stres menjadi kunci penting. Salah satu cara sederhana yang bisa dilakukan adalah latihan pernapasan dalam, yang terbukti membantu menenangkan sistem saraf.
Selain itu, menjaga waktu istirahat, aktivitas relaksasi, hingga membatasi tekanan sehari-hari juga berperan dalam menjaga stabilitas emosi.
3. Mengatur pola makan yang lebih sehat
Pola makan juga berperan besar dalam membantu tubuh beradaptasi dengan perubahan hormon selama menopause. Mengurangi konsumsi kafein, minuman bersoda, makanan tinggi gula, dan makanan olahan dapat membantu mengurangi gejala yang muncul.
Sebaliknya, beberapa jenis makanan diketahui dapat mendukung keseimbangan tubuh. Misalnya, kedelai yang mengandung fitoestrogen, senyawa alami yang memiliki efek mirip estrogen, dapat membantu mengatasi penurunan hormon tersebut.
Selain itu, makanan seperti almond, ikan salmon liar, bayam, dan asparagus kaya akan nutrisi penting seperti omega-3, vitamin, dan antioksidan yang mendukung kesehatan jantung, metabolisme, serta menjaga energi tubuh.
Beberapa bahan alami seperti black cohosh juga kerap digunakan untuk membantu meredakan gejala menopause. Namun, penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing.
Menopause bukan kondisi yang harus dihadapi dengan ketidaknyamanan berlebihan. Dengan penyesuaian gaya hidup yang tepat, banyak perempuan tetap dapat menjalani fase ini dengan lebih nyaman dan sehat.
Perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten mulai dari olahraga, manajemen stres, hingga pola makan dapat memberikan dampak besar dalam menjaga kualitas hidup selama masa menopause.
(nga/asr)