Apakah Diet Kopi Campur Lemon Aman? Cek Faktanya!

CNN Indonesia
Senin, 06 Apr 2026 07:30 WIB
Anggapannya, menggabungkan kopi dan lemon seperti menggabungkan dua bahan dengan kekuatan 'super' guna menurunkan berat badan.
Ilustrasi. Apakah diet kopi campur lemon aman? Ternyata, kopi campur lemon belum terbukti secara sains dapat menurunkan berat badan. (Getty Images/iStockphoto/)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Minuman kopi sering jadi rujukan buat mereka yang ingin menurunkan berat badan. Tren ini pun berkembang dengan menambahkan lemon. Lantas, apakah diet kopi campur lemon aman?

Tren diet kopi campur lemon sempat ramai di media sosial. Sejumlah pemilik akun media sosial seperti TikTok dan YouTube membagikan resep sederhana dengan mencampur kopi dengan perasan lemon atau menambahkan irisan lemon ke dalam kopi yang dididihkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anggapannya, menggabungkan kopi dan lemon seperti menggabungkan dua bahan dengan kekuatan 'super'. Kopi dinilai mampu menekan nafsu makan, sedangkan lemon dapat meningkatkan metabolisme. Hasilnya, berat badan turun dengan cepat bahkan ada yang menyebut berat badan bisa turun dalam seminggu.

Raj Dasgupta, dokter spesialis penyakit dalam, mengakui kopi campur lemon memang populer di internet. Namun hal ini belum mendapat dukungan sains.

"Kopi dan lemon masing-masing memiliki manfaat kesehatannya sendiri, tetapi menggabungkannya tidak menciptakan minuman pembakar lemak yang istimewa," ujar Dasgupta seperti mengutip dari Woman's World.

Apakah diet kopi campur lemon aman?

Samantha Cassetty, ahli diet di New York City, berkata menambahkan lemon ke air dapat membuat air terasa lebih enak. Minum air sebelum makan dapat meningkatkan rasa kenyang sehingga kamu tidak makan berlebihan.

"Jika kamu makan lebih sedikit, itu dapat menghasilkan defisit kalori yang dibutuhkan untuk menurunkan berat badan," kata Cassetty melansir dari Today.

Kendati demikian, menambahkan segelas air ke dalam rutinitas sebelum makan tidak akan berdampak dramatis terhadap berat badan. Pun Cassetty berkata tidak ada yang ajaib soal menambahkan sepotong lemon ke dalam air.

Tindakan ini, kata dia, tidak akan meningkatkan pembakaran kalori atau metabolisme. Selain itu, tidak ada penelitian yang menunjukkan bahwa menambahkan lemon ke kopi akan membantu tubuh tetap terhidrasi.

Kemudian menambahkan sepotong lemon tidak akan banyak menambah nilai gizi. Sepotong lemon mengandung kurang dari 5 persen vitamin C yang dibutuhkan setiap hari.

"Sebenarnya tidak ada manfaat tambahan yang Anda dapatkan dengan menambahkan lemon ke air Anda selain membantu Anda minum lebih banyak air," katanya.

Hati-hati risikonya

Apakah diet kopi campur lemon aman? Kedua bahan ini punya manfaat besar meski dikonsumsi terpisah. Namun ketika disatukan, sebenarnya ada potensi risiko yang perlu diperhatikan.

1. Gangguan pencernaan

Kombinasi kopi dan lemon yang diminum dalam kondisi perut kosong dapat memicu gangguan pencernaan.

"Baik kopi maupun lemon bersifat asam, dan itu dapat menyebabkan mulas, refluks asam, atau sekadar sakit perut-terutama jika Anda rentan terhadap masalah semacam itu," kata Dasgupta.

2. Kerusakan gigi

Perpaduan kopi dan lemon ternyata tidak ramah buat gigi. Keduanya mengandung asam sehingga menimbulkan kekhawatiran serius tentang erosi enamel gigi, peningkatan sensitivitas gigi, dan kelebihan asam di mulut.

3. Masalah tidur

Kafein dapat menyebabkan kecemasan, kegelisahan, dan masalah tidur pada beberapa orang. Kalau kamu bukan peminum kopi setiap hari, maka perhatikan reaksi tubuh saat ada peningkatan asupan kafein.

(els) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]