Sederet Manfaat Rainwater Harvesting dalam Kehidupan Sehari-hari
Rainwater harvesting atau sistem penampungan air hujan adalah proses mengumpulkan dan menyaring air hujan dari atap rumah lalu menyimpannya untuk digunakan bagi keperluan sehari-hari.
Manfaat rainwater harvesting sangat banyak, khususnya ketika musim kemarau tiba. Beberapa di antaranya adalah menjaga ketersediaan air, menjaga kelestarian lingkungan, hingga bisa menghemat biaya tagihan air.
Di samping itu, ada pula manfaat lainnya lantaran air dari proses pengumpulan dan penyaringan tersebut dapat dipakai guna menyiram tanaman, membersihkan teras di sekitar rumah, dan lain sebagainya.
Manfaat rainwater harvesting
Dirangkum dari laman water cache dan graf, berikut manfaat menampung air hujan.
1. Menyiram tanaman
Salah satu manfaat rainwater harvesting yang dapat dirasakan adalah sebagai air cadangan yang bisa digunakan untuk keperluan sehari-hari, contohnya untuk menyiram tanaman.
Terlebih, air hujan yang telah ditampung dan disaring diyakini bagus untuk tanaman karena tidak mengandung bahan kimia seperti fluorida atau pun klorin.
2. Kebutuhan irigasi
Pemanfaatan rainwater harvesting bisa pula untuk membantu memperbaiki sistem irigasi yang selama ini menjadi salah satu penyebab utama berkurangnya cadangan air tanah.
Sebagaimana umumnya, atap rumah relatif telah dirancang untuk mengalirkan air dengan baik. Dengan begitu, sistem irigasi tersebut gampang diintegrasikan dengan sistem penampungan
3. Meningkatkan ketersediaan air
Ketersediaan air akan tercukupi apabila menerapkan rainwater harvesting tanpa mengurangi kebutuhan air dari sumbernya. Alhasil, keperluan air untuk sehari-hari tidak akan kurang.
Sebaliknya, dengan menerapkan sistem penampungan ini, kebutuhan terhadap air harian justru terasa lebih efisien.
4. Menekan biaya tagihan air
Dari sisi ekonomi, manfaat menampung air hujan adalah menghemat biaya tagihan air bulanan. Pasalnya, pemakaian air dari sumber utama dapat berkurang, bahkan disebut bisa menekan hingga 50 persen dari kebutuhan harian.
5. Menjaga kelestarian lingkungan
Ketika musim hujan, lingkungan yang telah menerapkan sistem rainwater harvesting dapat mencegah genangan air di sekitar permukiman. Dampaknya, potensi bencana seperti banjir dapat diminimalkan.
Selain itu, sistem ini juga dapat membantu menyediakan stok air selama musim kemarau. Efeknya air olahan bisa dialokasikan untuk kebutuhan yang penting.
6. Mencegah dampak buruk kekeringan
Penerapan sistem rainwater harvesting dapat mencegah dampak buruk kekeringan, terutama di wilayah yang minim sumber air bersih.
Masyarakat bisa memanfaatkan air yang telah ditampung untuk kebutuhan-kebutuhan rumah tangga sehari-hari seperti mencuci, bebersih, hingga menyiram tanaman.
7. Mengurangi erosi tanah
Sistem rainwater harvesting dapat membantu mencegah erosi karena air hujan tidak langsung jatuh deras ke tanah. Penampungan bisa mengurangi limpasan air hujan yang menjadi penyebab erosi atau terkikisnya lapisan tanah.
Dengan begitu, struktur tanah tetap stabil, terutama di tanah yang miring atau area rentan erosi sehingga risiko longsor maupun pengikisan tanah bisa diminimalkan.
Dengan beragam manfaat rainwater harvesting atau sistem penampungan air hujan ini kita dapat memastikan cadangan air sehingga tidak terlalu terdampak ketika musim kemarau tiba.
(hdr/fef)