Tata Cara Tawaf yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah
Doa tawaf putaran kelima
Allahumma azillanii tahta zhilli 'arsyika yauma laa zilla illaa zhilluka wa laa baaqiya illaa wajhuka wasqinii min haudhi nabiyyika Muhammadin shallallahu 'alaihi wassalam syurbatan haniiatan mariiatan laanazhma'u ba'dahaa abadaa. Allahumma inni as aluka min khairi maa sa alaka minhu Nabiyyuka Muhammadin Sallallaahu 'alaihi wasallam. Wa a'uudzubika minsyarri masta'aadzaka minhu Nabiyyuka Muhammadin Sallallaahu 'alaihi wasallam. Allahumma inni as aluka jannata wana'iimahaa wamaa yuqarribunii ilaiha min qaulin au fi'lin au 'amalin, wa a'uudzubika minannari wamaa yuqorribunii ilaihaa min qaulin au fi'lin au 'amailn.
Artinya:
"Ya Allah lindungilah aku di bawah lindungan-Mu pada hari yang tidak ada naungan selain dari naungan-Mu dan tidak ada yang tinggal kekal selain wajah-Mu. Dan berilah aku minuman dari telaga Nabi Muhammad SAW. dengan suatu minuman yang lezat nyaman, sesudah itu aku tidak akan haus untuk selamanya. Ya Allah, aku mohon pada-Mu kebaikan yang diminta oleh Nabi Muhammad SAW, dan aku berlindung pada-Mu dari kejahatan dan minta perlindungan-Mu daripada yang diminta Nabi Muhammad saw. Ya Allah, aku mohon pada-Mu surga serta nikmat-Nya dan apapun yang dapat mendekatkan aku pada-Nya dari perkataan atau perbuatan ataupun amal. Dan aku berlindung pada-Mu dari neraka serta apapun yang mendekatkan aku kepada-Nya, baik ucapan, perbuatan ataupun amal."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Doa tawaf putaran keenam
Allhamumma inna laka alayya huquuqon katsirotan fiima bainii wabainaka wahuquuqon katsirotan fiima bainii wabaina kholqika. Allaahumma maa kaana laka minhaa fagfirhuu lii wa maa kaana likholqika fatahammalhu annii waagninii bihalaalika waharoomika wabito'oatika an ma'siyatika wabifadlika amman siwaaka yaa waasi'al magfiroh. Allhumma inna baitaka adiim wawajhaka kariim anta ya Allah haliimun kariimun adiimun tuhibbul afwa fa'fu anni.
Artinya:
"Ya Allah, sesungguhnya Engkau mempunyai hak yang banyak sekali atas diriku dalam hubungan antara aku dengan-Mu. Dan Engkau juga mempunyai hak yang banyak sekali dalam hubungan antara aku dengan makhluk-Mu. Ya Allah, apa yang menjadi hak-Mu atas diriku, maka ampunilah aku. Dan apa saja yang menjadi hak makhluk-Mu atas diriku, maka tanggungkanlah dariku. Cukupkanlah diriku dengan rizki-Mu yang halal, terhindar dari yang haram. Dan dengan taat kepada-Mu, terhindar dari kemaksiatan. Dan dengan anugerah-Mu terhindar daripada mengharap dari selain daripada-Mu, wahai Tuhan Yang Maha Luas pengampunan-Nya. Ya Allah, sesungguhnya rumah-Mu ini agung, Zat-Mu pun sungguh mulia, dan Engkau ya Allah, Maha Penyabar, Maha Pemurah dan Maha Agung, Engkau suka memberi ampun, maka ampunilah aku."
Doa tawaf putaran ketujuh
Allahumma innii as aluka iimanan kaamilan wa yaqiinan shaadiqan wa rizqan halaalan waasian wa qalban khaashi'an wa lisaanan dzaakiran wa taubatan qoblal maut warohmatan ingdal maut wamagfirotan ba'dal maut walafwa indgdal hisaab walfauja biljannah wannajaata minannaar yaa aziiz ya goffar. Robbi zidnii ilman wa'alhiqnii bissholihiin.
Artinya:
"Ya Allah, aku mohon kepada-Mu iman yang sempurna, keyakinan yang benar, rizki yang luas, hati yang khusyuk, lidah yang selalu berzikir, rizki yang halal dan baik, taubat yang diterima, taobat sebelum mati, ampunan dan rahmat sesudah mati, ampunan ketika dihisab, keberuntungan memperoleh surga dan selamat dari neraka, dengan kasih sayang-Mu, wahai Tuhan Yang Maha Perkasa, Yang Maha Pengampun. Tuhanku, berilah aku tambahan ilmu pengetahuan dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh"
Jika tidak hafal, bacaan utama yang sering dibaca sepanjang putaran adalah doa sapu jagat yang berbunyi:
Rabbanaa aatinaa fiddunya hasanataw wa fil aakhirati hasanataw waqinaa 'adzaaban naar.
Artinya:
"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka".
Sunah saat tawaf
Ada juga beberapa sunah yang bisa kamu penuhi ketika melakukan tawaf. Karena sifatnya sunah, maka jika tak dilakukan pun tidak jadi dosa atau menurunkan pahala.
1. Memegang, mencium, dan meletakkan jidat di Hajar Aswad. Namun jika tidak memungkinkan, cukup mengangkat tangan kanan ke arah Hajar Aswad.
2. Membaca doa mat'sur saat memulai tawaf yang berbunyi:
Bismillāhi wallāhu akbar. Allāhumma īmānan bika, wa tashdīqan bi kitābika, wa wafā'an bi 'ahdika, wattibā'an li sunnati nabiyyika Muhammadin shallallāhu 'alayhi wa sallama.
Artinya:
"Dengan nama Allah, Allah maha besar. Ya Allah, (aku bertawaf) karena keimanan kepada-Mu, kepercayaan terhadap kitab suci-Mu, pemenuhan terhadap janji-Mu, dan kepatuhan terhadap sunnah nabi-Mu Muhammad SAW."
3. Bagi kaum lelaki, berjalan cepat pada putaran 1-3, kemudian berjalan biasa sampai putaran 7.
4. Melakukan idtiba untuk kaum lelaki, atau meletakkan selendang di bagian bawah bahu kanan dengan kedua ujungnya di atas bahu kiri agar bahu kanan terbuka, sedangkan bahu kiri tertutup.
5. Mendekati Ka'bah untuk kaum lelaki. Namun, jika tidak memungkinkan maka bisa bertawaf di area yang lebih aman.
6. Berjalan kaki untuk yang mampu. Jika tidak bisa, maka dapat menggunakan kursi roda, skuter matik, atau mobil golf.
Demikian adalah penjelasan tentang tata cara tawaf yang baik dan benar dalam Islam. Semoga bermanfaat.
(sac/asr) Add
as a preferred source on Google

