Studi Ungkap Kursi Pesawat yang Paling Diincar Penumpang
Memilih kursi pesawat sering kali menjadi ritual penting bagi para pelancong sebelum melakukan penerbangan ke berbagai destinasi.
Sebuah studi dari Upgraded Points mengungkapkan bahwa mayoritas penumpang rela merogoh kocek lebih dalam demi mendapatkan posisi duduk idaman mereka, di mana pemandangan dari jendela tetap menjadi primadona utama.
Studi yang melibatkan 3.100 penumpang di Amerika Serikat (AS) ini menunjukkan bahwa 66,6 persen responden lebih memilih kursi jendela dibandingkan kursi lorong (aisle), apalagi kursi tengah yang sangat dihindari.
Berdasarkan peta kursi Boeing 737-800 yang digunakan dalam survei, kursi 1A terpilih sebagai posisi yang paling diinginkan. Alasan utamanya adalah kombinasi antara privasi jendela dan ruang kaki yang luas karena posisinya di baris paling depan alias bulkhead.
Selain kursi jendela, para pelancong menunjukkan preferensi kuat pada baris pintu darurat atau Exit Row untuk ruang kaki ekstra. Lalu, baris terdepan untuk kenyamanan maksimal dan akses keluar yang lebih cepat.
"Kursi ideal sangat bergantung pada tipe pelancong seperti apa Anda; apakah Anda sering ke toilet, bepergian dengan anak kecil, atau mengejar jadwal transit yang ketat," tulis studi tersebut, seperti dilansir Travel and Leisure.
Menariknya, kenyamanan kini memiliki harga yang pasti. Studi menemukan bahwa hampir 60 persen penumpang bersedia membayar biaya tambahan untuk memilih kursi jauh-jauh hari.
Penumpang rata-rata rela membayar US$33,59 atau sekitar Rp580 ribu untuk memilih kursi. Di negara bagian AS seperti Hawaii, angka ini melonjak hingga US$52,10 atau sekitar Rp910 ribu.
Keamanan juga menjadi pertimbangan serius bagi 41 persen responden saat memilih tempat duduk. Sekitar 66 persen pelancong percaya bahwa bagian tengah pesawat adalah area yang paling stabil terhadap turbulensi dan paling aman jika terjadi keadaan darurat.
(wiw)