Sering Lelah dan Kram Otot? Awas, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Ginjal
Kerusakan ginjal sering kali berkembang secara perlahan tanpa gejala yang jelas di tahap awal. Banyak orang baru menyadari adanya gangguan ginjal ketika kondisinya sudah cukup parah dan fungsi organ mulai menurun drastis.
Padahal, ginjal memiliki peran penting dalam tubuh, mulai dari menyaring limbah dan cairan berlebih, menjaga keseimbangan mineral, hingga membantu produksi sel darah merah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip dari National Kidney Foundation, sekitar jutaan penderita penyakit ginjal kronis tidak menyadari kondisi yang mereka alami karena gejalanya kerap dianggap masalah kesehatan biasa.
Ada beberapa kelompok yang lebih berisiko mengalami penyakit ginjal, seperti penderita hipertensi, diabetes, memiliki riwayat keluarga gagal ginjal, hingga lansia berusia di atas 60 tahun.
Berikut merupakan beberapa ciri-ciri ginjal rusak yang perlu diwaspadai.
1. Mudah lelah dan sulit fokus
Penurunan fungsi ginjal dapat menyebabkan penumpukan racun di dalam darah. Kondisi ini membuat tubuh terasa lemas, cepat lelah, dan sulit berkonsentrasi.
Penyakit ginjal juga dapat memicu anemia atau kekurangan sel darah merah yang membuat tubuh semakin mudah merasa lelah.
2. Susah tidur
Ginjal yang tidak bekerja optimal membuat racun menumpuk di tubuh karena tidak terbuang melalui urine dengan baik. Hal ini dapat memengaruhi kualitas tidur.
Gangguan tidur seperti sleep apnea juga lebih sering ditemukan pada penderita penyakit ginjal kronis.
3. Kulit kering dan gatal
Seperti dikutip dari Kidney Care UK, kulit yang terasa sangat kering dan gatal bisa menjadi tanda gangguan keseimbangan mineral dalam tubuh akibat fungsi ginjal menurun.
Ginjal sehat membantu menjaga kadar mineral dan nutrisi dalam darah tetap seimbang. Ketika fungsi ini terganggu, masalah pada kulit dapat muncul.
4. Lebih sering buang air kecil
Keinginan buang air kecil yang lebih sering, terutama pada malam hari, bisa menjadi salah satu tanda kerusakan ginjal.
Kondisi ini terjadi karena filter ginjal mengalami gangguan sehingga memicu peningkatan produksi urine.
5. Terdapat darah dalam urine
Ginjal normal akan menyaring limbah tanpa membiarkan sel darah ikut keluar melalui urine. Namun, saat filter ginjal rusak, darah bisa bocor ke dalam urine.
Selain penyakit ginjal, kondisi ini juga bisa berkaitan dengan infeksi, batu ginjal, atau tumor.
6. Urine berbusa
Urine yang tampak berbusa berlebihan dapat menjadi tanda adanya protein dalam urine. Busa ini biasanya muncul karena ginjal tidak mampu menahan protein tetap berada di dalam tubuh sehingga ikut terbuang bersama urine.
7. Mata bengkak
Bengkak di sekitar mata dapat menjadi tanda awal kebocoran protein akibat kerusakan filter ginjal. Kondisi ini terjadi karena tubuh kehilangan banyak protein melalui urine.
8. Kaki dan pergelangan membengkak
Penurunan fungsi ginjal dapat menyebabkan penumpukan sodium atau garam dalam tubuh sehingga memicu pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki.
Selain penyakit ginjal, pembengkakan di area bawah tubuh juga bisa berkaitan dengan gangguan jantung atau hati.
9. Nafsu makan menurun
Ilustrasi. Nafsu makan menurun, salah satu gejala awal kerusakan ginjal. (iStockphoto/TeoLazarev) |
Penumpukan racun akibat ginjal yang tidak bekerja optimal dapat membuat seseorang kehilangan nafsu makan.
Meski terlihat umum, kondisi ini perlu diperhatikan jika disertai gejala lain yang mengarah pada gangguan ginjal.
10. Kram otot
Gangguan fungsi ginjal dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit seperti rendahnya kadar kalsium. Kondisi ini dapat memicu kram otot, terutama pada kaki.
Meski sejumlah gejala di atas dapat menjadi tanda gangguan ginjal, diagnosis tetap perlu dipastikan melalui pemeriksaan medis.
Dokter biasanya akan melakukan tes darah untuk memeriksa estimasi laju filtrasi glomerulus (eGFR) serta tes urine untuk melihat kadar albumin dan kreatinin dalam tubuh.
Deteksi dini penting dilakukan agar kerusakan ginjal tidak berkembang menjadi gagal ginjal kronis yang lebih berbahaya.
(nga/asr) Add
as a preferred source on Google


Ilustrasi. Nafsu makan menurun, salah satu gejala awal kerusakan ginjal. (iStockphoto/TeoLazarev)