Jam Tidur Tak Tentu? Ini 4 Bahayanya Termasuk Rusak Jantung
Jam berapa kamu tidur? Rupanya jam tidur yang tidak konsisten bisa merusak jantung. Ahli pun menjabarkan bahayanya jam tidur tidak konsisten terhadap kesehatan.
Tidur pukul 12 malam lalu bangun pukul 5 keesokan harinya mungkin terdengar biasa. Padahal kebiasaan ini lama-kelamaan bisa merusak jantung.
Douglas Zuckermann, ahli jantung, mengatakan saat tubuh tidak mendapatkan tidur yang cukup, tubuh kehilangan waktu yang diperlukan untuk pemulihan. Hormon stres dan tekanan darah meningkat diikuti peradangan yang semakin massif.
"Jika ini terus terjadi, jantung Anda akan bekerja lebih keras dan meningkatkan risiko Anda terkena masalah seperti tekanan darah tinggi dan penyakit jantung," kata Zuckermann mengutip dari Eating Well.
Berikut dampak jam tidur yang tidak konsisten terhadap kesehatan.
1. Ritme sirkadian terganggu
Organ tubuh bekerja mengikuti ritme sirkadian atau jam internal tubuh yang mengatur fungsi sehari-hari. Jam internal tubuh harus selaras dengan siklus siang-malam alami.
Ritme pun bisa terganggu akibat beberapa faktor termasuk paparan cahaya larut malam, kerja shift malam, atau bepergian melintasi zona waktu.
"Jadwal tidur yang tidak konsisten mengganggu jam utama tubuh Anda, atau ritme sirkadian, yang mengatur fungsi vital seperti detak jantung dan tekanan darah," jelas ahli jantung Cynthia A. Kos.
2. Penurunan tekanan darah terganggu
Tekanan darah mengikuti ritme sirkadian. Tekanan darah mencapai angka tertinggi di pagi hari dan terendah di malam hari.
"Ketika jadwal tidur Anda tidak teratur, hal itu dapat mencegah tekanan darah Anda turun di malam hari seperti seharusnya, yang menyebabkan tingkat tekanan darah rata-rata yang lebih tinggi. Tekanan konstan ini dapat membebani arteri Anda dan meningkatkan risiko penyakit jantung," kata Kos.
3. Metabolisme terganggu
Orang yang tidak cukup tidur cenderung mengonsumsi makanan atau minuman manis berkalori tinggi guna menyegarkan diri.
Selain itu, kurang tidur bisa mengganggu metabolisme, memengaruhi bagaimana tubuh memproses gula dan mengatur nafsu makan.
4. Peradangan meningkat
Segera atur waktu tidur agar lebih konsisten. Jika tidak, maka peradangan tubuh perlahan meningkat. Studi menemukan tidur tidak teratur dapat meningkatkan peradangan kronis yang memicu aterosklerosis (penumpukan plak pada arteri).
Coba tidur lebih konsisten
Sebagian orang kesulitan menetapkan jam tidur. Melansir dari Healthline, berikut beberapa cara untuk membangun kebiasaan tidur yang sehat dan konsisten.
1. Pasang alarm pengingat jam tidur
Tubuh sebenarnya menyukai rutinitas. Pemasangan alarm akan membantumu tidur di jam yang kurang lebih sama setiap hari. Alarm ini mengingatkan bahwa sudah waktunya rileks jelang tidur.
2. Rencanakan agenda relaksasi
Setelah alarm menyala, lakukan sesuatu untuk membuat tubuh rileks. Kamu dapat berhenti mengakses gadget, membaca buku, menulis jurnal, peregangan, atau yoga.
3. Siapkan ruang
Pastikan kamar beserta isinya siap untuk digunakan tidur. Rapikan kasur, sisihkan barang yang tidak diperlukan, mematikan atau mengganti lampu, dan menyesuaikan suhu ruang.
4. Kurangi distraksi suara
Lihat Juga : |
Ruang yang berisik membuat tubuh susah rileks. Kamu mungkin tidak bisa mengontrol suara-suara sekitar. Jika kamu tinggal di lingkungan yang cukup berisik, maka coba pakai ear plug guna mengeliminasi suara dari luar.
5. Pasang alarm untuk bangun tidur
Selain tidur di jam yang sama, atur supaya kamu juga bangun di jam yang sama setiap hari. Hal ini berarti kamu bangun di jam yang sama selama hari kerja dan akhir pekan. Agar jam bangun tidur konsisten, pasang alarm.
(els)