Berisiko, Ini 5 Kelompok Orang yang Tidak Boleh Makan Bayam
Bayam yang dicap sayuran hijau penuh gizi rupanya tidak bisa dikonsumsi semua orang. Berikut kelompok orang yang tidak boleh makan bayam.
Bayam (Spinacia oleracea) dikenal kaya nutrisi. Melansir dari Healthline, dalam 100 gram bayam mengandung 23 kalori, 2,9 gram protein, 3,6 karbohidrat, 2,2 gram serat, serta sejumlah vitamin dan mineral seperti, vitamin A, C, K1, asam folat, zat besi dan kalsium.
Berkat komponen nutrisi tersebut, bayam dapat mendukung kesehatan mata, menjaga tekanan darah, mencegah kanker, dan melawan stres oksidatif akibat radikal bebas.
Kelompok orang yang tidak boleh makan bayam
Meski jadi salah satu sayuran yang disarankan, bayam ternyata tidak untuk semua orang. Beberapa kelompok orang di bawah ini justru sebaiknya mengurangi konsumsi bayam atau tidak boleh makan bayam sama sekali sebab berisiko untuk kesehatan.
1. Penderita penyakit ginjal
Buat penderita penyakit ginjal, bayam termasuk salah satu sayuran yang perlu dihindari atau dikontrol porsinya. Kenapa? Di antara jenis sayuran hijau, bayam paling banyak mengandung oksalat.
Konsumsi terlalu banyak pangan mengandung oksalat dapat berisiko memicu batu ginjal.
2. Penderita asam urat
Pangan nabati termasuk bayam mengandung purin alami. Tubuh mengubah purin menjadi asam urat. Buat penderita asam urat, konsumsi bayam perlu mendapat perhatian lebih.
Melansir dari Everyday Health, risiko serangan asam urat sangat tinggi saat tubuh kesulitan mengeluarkan kelebihan asam urat lewat urine.
3. Alergi terhadap lateks atau jamur tertentu
Kelompok orang yang tidak boleh makan bayam salah satunya orang yang punya alergi terhadap lateks atau jamur tertentu. Biasanya mereka cenderung lebih mungkin mengalami reaksi alergi terhadap bayam.
Selain itu, mengutip WebMD, orang yang alergi terhadap sawi dan bit lebih mungkin mengalami reaksi alergi terhadap bayam.
4. Orang yang mengonsumsi obat pengencer darah
Karena tinggi vitamin K1, bayam dikenal punya fungsi mendukung pembekuan darah. Satu hal yang dinilai sebagai manfaat tapi buat konsumen obat pengencer darah justru bayam bisa mengganggu kinerja obat.
Orang yang mengonsumsi obat pengencer darah seperti wafarin perlu berkonsultasi dengan dokter jika ingin makan bayam.
5. Bayi di bawah 4 bulan
Bayi di bawah 4 bulan sebaiknya tidak diberi bayam. Kelompok ini termasuk kelompok orang yang tidak boleh makan bayam.
Bayam secara alami mengandung nitrat. Konsumsi nitrat pada orang dewasa tidak menimbulkan masalah. Sebaliknya, konsumsi nitrat pada bayi dapat membawa risiko kesehatan.
(els)