Jangan Tunggu Keriput, Ini Tanda Kolagen Kamu Mulai Amblas
Musuh utama kolagen, dari sinar UV hingga gorengan
Usia memang tidak bisa dilawan, namun gaya hidup adalah pilihan. Menurut Catherine, faktor lingkungan dan kebiasaan sehari-hari justru memegang kendali besar terhadap seberapa cepat elastisitas kulit Anda luntur.
"Sinar ultraviolet (UV) matahari, misalnya, masih menempati kasta tertinggi sebagai perusak kulit. Paparan UV tinggi adalah faktor penyebab aging nomor satu," ungkap Catherine.
Selain matahari, penuaan dini dipicu oleh proses inflamasi (peradangan) kronis di dalam tubuh yang sering kali bersumber dari piring makan kita. Konsumsi makanan tinggi gula, gorengan, dan tepung berlebih dapat memicu inflamasi yang mempercepat kerusakan kolagen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan cuma itu, berat badan berlebih juga memikul beban tersendiri bagi estetika wajah. Tumpukan lemak berlebih memaksa kulit menopang beban yang lebih berat, sehingga wajah menjadi lebih cepat terlihat turun dan menggelambir.
"Faktor psikologis seperti stres berkepanjangan dan paparan suhu panas berlebih pun turut andil dalam mempercepat proses aging," katanya.
Oleh karena itu, ketika tanda-tanda penurunan kolagen mulai kasatmata, perawatan klinis kerap menjadi opsi berburu solusi. Salah satu tren medis yang tengah berkembang saat ini adalah teknologi biostimulator kolagen seperti PLLA-SCA (Poly-L-Lactic Acid Skin Collagen Activator).
"Berbeda dengan prosedur instan seperti filler, teknologi ini bekerja secara alami dengan cara merangsang tubuh untuk memproduksi kolagennya sendiri secara bertahap, khususnya kolagen tipe I dan III yang krusial untuk memperbaiki struktur kulit," kata dia.
Kendati demikian, Catherine mengingatkan bahwa perawatan di klinik kecantikan tidak akan magis tanpa adanya kerja sama dari pasien. Proteksi harian seperti menggunakan sunscreen, menjaga berat badan ideal, membatasi junk food, serta mengelola stres dengan baik tetap menjadi fondasi utama agar kulit tetap kenyal dan awet muda.
(tis/tis) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]

