Phone Phobia, Saat Dering Telepon Bikin Cemas dan Tegang

anm | CNN Indonesia
Jumat, 12 Jun 2026 20:15 WIB
Ilustrasi perempuan kebingungan
Ilustrasi. Cemas saat menerima telepon. (iStock/yongyuan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bagi sebagian orang, suara ponsel berdering ternyata bisa memicu rasa tidak nyaman. Ada yang mendadak merasa tegang, membiarkan panggilan tak terjawab, hingga berharap lawan bicara mengirim pesan saja.

Kondisi ini bukan sekadar malas menerima telepon. Rasa takut atau cemas saat harus menerima maupun melakukan panggilan telepon dikenal sebagai phone phobia atau telephobia.

Mengutip studi The Phone Ring Phobia Syndrome or Telephobia, telephobia didefinisikan sebagai ketakutan atau kecemasan yang muncul ketika seseorang harus menerima atau melakukan panggilan telepon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam penelitian terhadap mahasiswa kedokteran, sekitar 9 persen responden mengalami telephobia tingkat sedang hingga berat.

Temuan ini menunjukkan bahwa kecemasan saat mendengar dering telepon memang dapat dirasakan secara nyata, meski kerap dianggap sepele.

Kenapa telepon bisa terasa menakutkan?

Menurut studi Predicting Telephone Anxiety: Use of Digital Communication Technologies, kecemasan saat menelepon berkaitan dengan communication apprehension atau kecemasan dalam berkomunikasi.

Saat menelepon, seseorang tidak dapat melihat ekspresi wajah, bahasa tubuh, maupun reaksi langsung dari lawan bicara. Percakapan juga berlangsung spontan sehingga tidak ada banyak waktu untuk menyusun jawaban seperti saat berkirim pesan.

Kondisi ini membuat sebagian orang takut salah bicara, terdengar canggung, atau dinilai negatif oleh lawan bicaranya.

Tanda-tanda orang dengan phone phobia

1. Cemas saat ponsel berdering

Dering telepon dapat terasa mengagetkan dan membuat tubuh langsung tegang. Bahkan, rasa cemas bisa muncul sebelum seseorang mengetahui siapa yang menelepon.

2. Sering menunda mengangkat telepon

Orang dengan phone phobia biasanya memilih membiarkan panggilan masuk terlewat. Setelah itu, mereka lebih nyaman membalas melalui pesan teks.

3. Lebih nyaman chat daripada menelepon

Banyak orang memang lebih menyukai komunikasi lewat pesan. Namun, pada kasus telephobia, pilihan ini umumnya muncul karena rasa takut atau cemas menghadapi percakapan langsung melalui telepon.

4. Takut salah bicara

Salah satu pemicu utama phone phobia adalah ketakutan akan penilaian orang lain. Seseorang bisa khawatir tidak tahu harus menjawab apa, salah mengucapkan sesuatu, atau terdengar canggung.

5. Tubuh ikut bereaksi

Kecemasan terhadap telepon juga dapat menimbulkan gejala fisik, seperti jantung berdebar, napas terasa pendek, tangan berkeringat, atau tubuh menegang saat harus menerima panggilan.

Melansir sumber akademik Understanding Social Anxiety and Telephone Aversion, telephobia juga sering berkaitan dengan kecemasan sosial, terutama rasa takut dipermalukan, dikritik, atau tidak mampu merespons dengan baik.

Baca selanjutanya di sini..

Add as a preferred
source on Google
Phone Phobia, Saat Dering Telepon Bikin Cemas dan Tegang BACA HALAMAN BERIKUTNYA

HALAMAN:
1 2