Ini 6 Kepribadian Orang yang Sering Menunda-nunda Pekerjaan
Merasa sering menunda-nunda pekerjaan? Bisa jadi kamu punya beberapa kepribadian di bawah ini.
Kebiasaan menunda pekerjaan boleh jadi dimiliki banyak orang. Menukil laman The University of Melbourne, sebuah studi pernah menemukan bahwa kebiasaan menunda pekerjaan terjadi pada 20 persen orang dewasa dan 50 persen mahasiswa.
Kebiasaan ini dapat digambarkan sebagai tindakan menunda pekerjaan karena berbagai alasan. Hal ini menggambarkan reaksi maladaptif yang kompleks terhadap beberapa stressor yang dirasakan.
"Ini [menunda pekerjaan] adalah solusi jangka pendek untuk masalah yang ada," tulis University of Melbourne.
Ironisnya, menunda pekerjaan memang membuat kamu merasa lebih baik, namun bisa bikin stres saat sadar bahwa kamu cuma punya sedikit waktu untuk menyelesaikannya.
Nah, lucunya banyak orang percaya ada kepribadian tertentu yang menonjol di balik kebiasaan menunda pekerjaan ini. Merangkum berbagai sumber, berikut beberapa kepribadian orang yang suka menunda pekerjaan.
1. Mudah cemas
Orang yang suka menunda pekerjaan umumnya lebih mudah cemas dibandingkan yang lainnya. Mereka takut untuk memulai karena percaya bahwa mereka tak mampu menyelesaikannya.
Studi yang dipublikasikan dalam International Journal of Interdisciplinary Research and Innovations menyebut, para penunda adalah orang yang secara alami memiliki banyak kekhawatiran. Hal ini membuat energi mereka cenderung rendah.
Sering kali, perilaku kecemasan mencegah mereka dalam membuat keputusan. Sebagai gantinya, mereka memilih menunda.
2. Teliti
Masih dari studi yang sama, orang yang senang menunda juga dikaitkan dengan ketelitian.
Sebenarnya, mereka mungkin bukan sedang menunda, melainkan mencari bahan selengkap mungkin untuk menyelesaikan pekerjaannya dengan teliti dan maksimal.
2. Perfeksionis
Orang perfeksionis cenderung takut akan kegagalan. Tak heran jika mereka kerap menunda pekerjaan lantaran takut tak bisa menyelesaikannya dengan sempurna.
3. Pengkhayal
Para pengkhayal umumnya menyukai ide-ide besar, tapi membenci pekerjaan rutin dan berulang yang diperlukan untuk mengeksekusinya.
Dengan kata lain, mereka percaya bahwa tak dibutuhkan kerja keras untuk mencapai tujuan mereka. Menukil laman Mind Mind Mind, hal ini membuat mereka kesulitan untuk mengimplementasikan ide yang hadir. Akibatnya adalah penundaan.
Meski sangat imajinatif, namun mereka lebih banyak berkhayal alih-alih mengambil langkah praktis.
4. Kurang terorganisir
Penundaan juga bisa disebabkan oleh terlalu banyaknya pekerjaan yang diambil. Akibatnya, mereka kesulitan untuk menentukan prioritas.
Hal tersebut sering kali membuat seseorang menjadi overwhelmed. Mereka menyerah saat dihadapkan dengan proyek yang kompleks, panjang, dan tidak terorganisir.
5. Pencari adrenalin
Orang dengan kepribadian ini biasanya percaya bahwa mereka akan bekerja dengan baik saat berada di bawah tekanan. Mereka mendambakan kegembiraan, fokus, dan adrenalin yang datang dengan persiapan mendadak.
Jadi, alih-alih menyelesaikannya dari jauh-jauh hari, mereka lebih suka mengerjakannya secara mendadak. Hal ini dianggap dapat meningkatkan adrenalin.
6. Pemberontak
Pemberontak biasanya menolak akan kendali. Jika suatu tugas terasa dipaksakan atau tak ada gunanya lagi, maka mereka akan menundanya sebagai cara untuk mempertahankan otonomi pribadi.
Kendati demikian, kepribadian orang yang suka menunda pekerjaan di atas tak bisa dijadikan patokan pasti. Kepribadian adalah hal yang kompleks, yang tak bisa dilihat dari satu kebiasaan tertentu.
(asr)