10 Tips Menjadi Orang Tua yang Sabar di Tengah Tekanan

gas | CNN Indonesia
Minggu, 28 Jun 2026 21:30 WIB
Ilustrasi keluarga
Ilustrasi. Menjadi orang tua yang sabar dalam menghadapi anak tentu jadi keinginan semua orang. (iStock/AsiaVision)

5. Jangan ragu meminta bantuan

Banyak orang tua merasa harus mengerjakan semuanya sendiri. Padahal, berbagi tanggung jawab bukanlah tanda kelemahan.

Jika memungkinkan, libatkan pasangan, anggota keluarga, atau pengasuh untuk membantu beberapa pekerjaan. Dukungan dari orang lain dapat mengurangi beban mental sekaligus memberi kesempatan bagi Anda untuk beristirahat.

6. Tetapkan batasan yang sehat

Menjadi orang tua yang baik bukan berarti harus selalu tersedia untuk semua orang setiap saat. Menetapkan batasan yang sehat penting untuk menjaga energi fisik dan mental.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Belajarlah mengatakan tidak pada aktivitas atau permintaan yang berpotensi mengganggu waktu keluarga maupun waktu istirahat. Dengan keseimbangan yang lebih baik, kesabaran pun akan lebih mudah terjaga.

7. Luangkan waktu untuk menenangkan pikiran

Ketika emosi mulai meningkat, ambillah jeda sejenak untuk menenangkan diri. Teknik pernapasan dalam, meditasi ringan, atau sekadar duduk tenang selama beberapa menit dapat membantu meredakan ketegangan.

Kebiasaan sederhana ini efektif untuk mengembalikan fokus dan membantu orang tua merespons situasi dengan lebih tenang.

8. Prioritaskan perawatan diri

Salah satu tips menjadi orang tua yang sabar yang sering diabaikan adalah menjaga kesehatan diri sendiri. Kurang tidur, pola makan yang tidak seimbang, dan minim aktivitas fisik dapat membuat seseorang lebih mudah tersinggung.

Karena itu, usahakan untuk tidur cukup, mengonsumsi makanan bergizi, dan rutin berolahraga. Kondisi fisik yang baik akan mendukung kesehatan emosional.

9. Sisihkan waktu khusus untuk diri sendiri

Setiap orang tua membutuhkan waktu untuk mengisi kembali energi mental. Tidak perlu berjam-jam, bahkan 15-30 menit sehari sudah dapat memberikan manfaat.

Gunakan waktu tersebut untuk melakukan hal yang disukai, seperti membaca buku, menikmati secangkir teh, berjalan santai, atau menjalankan hobi. Ketika kebutuhan pribadi terpenuhi, Anda akan lebih siap menghadapi tantangan pengasuhan dengan sabar.

10. Maafkan diri saat melakukan kesalahan

Tidak ada orang tua yang selalu tenang dalam setiap situasi. Kehilangan kesabaran sesekali merupakan hal yang manusiawi.

Daripada terus menyalahkan diri sendiri, jadikan pengalaman tersebut sebagai bahan pembelajaran. Akui kesalahan, perbaiki hubungan dengan anak, lalu lanjutkan proses pengasuhan dengan sikap yang lebih baik. Kemampuan memaafkan diri sendiri juga dapat menjadi contoh positif bagi anak dalam menghadapi kesalahan mereka.

Menerapkan berbagai tips menjadi orang tua yang sabar dapat membantu Anda mengelola stres dengan lebih baik, menjaga hubungan yang sehat dengan anak, serta menciptakan suasana keluarga yang lebih harmonis. Sebab, menjadi orang tua bukan tentang menjadi sempurna, melainkan tentang terus belajar dan bertumbuh bersama anak setiap hari.

(tis) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]

HALAMAN:
1 2