7 Tanda Diabetes pada Pria, Jangan Dibiarkan Begitu Saja
Pada banyak kasus, gejala diabetes pada pria berbeda dibandingkan wanita. Kenali tanda diabetes pada pria berikut ini.
Diabetes merupakan penyakit kronis yang dapat menyerang siapa saja baik pria maupun wanita di usia berapa pun. Namun ternyata sejumlah kasus menunjukkan gejala pada pria berbeda dengan wanita.
Pasalnya, kadar gula darah yang terus meningkat dapat memengaruhi berbagai organ dan fungsi tubuh. Oleh karena itu, mengenali tanda diabetes pada pria sejak awal menjadi langkah penting untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.
Tanda diabetes pada pria
Dikutip dari berbagai sumber, berikut tanda diabetes pada pria yang sering tidak disadari.
1. Sering buang air kecil
Salah satu tanda diabetes pada pria yang paling umum adalah frekuensi buang air kecil yang meningkat, terutama pada malam hari. Melansir Healthline, kondisi ini terjadi karena tubuh berusaha membuang kelebihan gula melalui urine.
Jika keluhan ini muncul secara terus-menerus tanpa penyebab yang jelas, pemeriksaan kadar gula darah perlu dipertimbangkan.
2. Mudah lelah dan kehilangan energi
Kelelahan yang tidak kunjung membaik meskipun sudah beristirahat cukup dapat menjadi gejala awal diabetes. Hal ini karena sel tubuh tidak memperoleh energi secara optimal ketika insulin tidak bekerja dengan baik.
Akibatnya, tubuh terasa lemas, lesu, dan sulit berkonsentrasi saat beraktivitas.
3. Berat badan turun tanpa alasan yang jelas
Penurunan berat badan tanpa program diet atau olahraga intensif juga termasuk tanda diabetes pada pria yang perlu diwaspadai. Pasalnya, ketika tubuh tidak dapat menggunakan glukosa sebagai sumber energi, tubuh akan memecah lemak dan otot untuk memenuhi kebutuhan energi.
Kondisi ini dapat menyebabkan berat badan turun secara signifikan dalam waktu relatif singkat.
4. Disfungsi ereksi
Tanpa disadari, diabetes dapat merusak pembuluh darah dan saraf yang berperan dalam proses ereksi. Akibatnya, pria dengan diabetes memiliki resiko lebih tinggi mengalami disfungsi ereksi atau kesulitan mempertahankan ereksi.
Bahkan, lebih dari separuh pria dengan diabetes dilaporkan mengalami masalah ini. Karena itu, gangguan ereksi yang terjadi berulang sebaiknya tidak dianggap sebagai masalah seksual semata, tetapi juga dapat menjadi salah satu gejala diabetes pada pria.
5. Infeksi jamur pada area genital
Melansir Medical News Today, kadar gula darah yang tinggi dapat meningkatkan risiko infeksi jamur pada area genital pria. Kondisi ini biasanya ditandai dengan kemerahan, gatal, pembengkakan di kepala penis, bau tidak sedap, serta rasa nyeri saat berhubungan intim.
Gejala ini terjadi karena jamur lebih mudah berkembang pada lingkungan yang kaya gula.
6. Kesemutan atau mati rasa pada tangan dan kaki
Kerusakan saraf akibat kadar gula darah yang tinggi dapat menimbulkan sensasi kesemutan, mati rasa, atau nyeri seperti tertusuk pada tangan dan kaki. Selain itu, kondisi ini merupakan salah satu komplikasi diabetes yang cukup sering terjadi.
Jika tidak ditangani, gangguan saraf dapat semakin memburuk dan memengaruhi kualitas hidup penderitanya.
7. Massa otot berkurang
Terakhir, penyakit diabetes berisiko mengalami penurunan massa otot pada pria. Kadar gula darah yang terus tinggi dapat membuat tubuh memecah jaringan otot sebagai sumber energi.
Akibatnya, kekuatan otot menurun dan tubuh terasa lebih lemah dibandingkan biasanya.
Mengenali tanda diabetes pada pria sejak dini sangat penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat. Jika beberapa gejala tersebut muncul secara bersamaan atau berlangsung dalam waktu lama, segera lakukan pemeriksaan medis untuk memastikan kondisi kesehatan dan mendapatkan penanganan yang tepat.
(gas/els)