Arsitekturnya Luar Biasa, Ini 5 Bandara Tercantik di Dunia

CNN Indonesia
Rabu, 24 Jun 2026 09:45 WIB
Bandara Internasional Techo di Kamboja punya arsitektur yang luar biasa. (iStockphoto/Heang Hong)
Jakarta, CNN Indonesia --

Di zaman kiwari, bandara tak lagi sebatas tempat transit orang-orang yang bepergian. Lebih dari itu, bandara bahkan bisa menjadi destinasi wisata tersendiri.

Kini, banyak bandara beramai-ramai menonjolkan ciri khasnya. Sejumlah bandara hadir dengan arsitektur memukau atau yang layak dijadikan spot foto untuk diunggah ke media sosial.

Baru-baru ini, Prix Versailles, sebuah penghargaan arsitektur dunia, baru saja merilis daftar bandara terindah tahun 2026. Daftar ini baru diumumkan pada Senin (15/6) pekan lalu.

Penghargaan arsitektur ini mengakui deretan desain kontemporer di seluruh dunia. Dalam kasus bandara, desain kontemporer memperlihatkan bahwa tempat tersebut bisa berkembang menjadi destinasi itu sendiri.

Melansir CN Traveller, bandara-bandara yang terpilih memperlihatkan bagaimana terminal modern menawarkan identitas tempat yang bermakna, bukan hanya berfungsi sebagai infrastruktur transit semata.

Sekretaris Jenderal Prix Versailles Jerome Gouadain mengatakan, bandara kontemporer telah menjadi ciri khas yang inovatif dan tak terhindarkan.

"Bandara-bandara ini inovatif, tidak lagi hanya dapat digambarkan sebagai ruang transit," ujar dia.

Perpaduan arsitektur yang ada di dalamnya, lanjut Gouadain, membuat bandara menjadi latar yang menarik untuk dinikmati.Lantas, apa saja bandara terindah di dunia? Berikut daftarnya.

1. Bandara Internasional Guangzhou Baiyun, Terminal 3 (China)

Guangzhou dikenal sebagai 'kota bunga'. Terminal 3 Bandara Internasional Guangzhou Baiyun menggabungkan unsur awan, air, dan bunga yang dirangkai memenuhi area.

Terminal ini dirancang oleh Artelia bekerja sama dengan Institut Desain dan Penelitian Arsitektur Guangdong. Rancangannya terpengaruh oleh budaya Lingnan, sebuah tradisi China yang dibentuk oleh iklim subtropis Guangzhou.

2. Bandara Frankfurt, Terminal 3 (Jerman)

Bandara Frankfurt di Jerman. (FRA) (Foto: iStockphoto/typhoonski)

Arsitek Christoph Mackler merancang terminal 3 Bandara Frankfurt. Ia meramaikan terminal dengan sebuah karya seni instalasi yang seolah menggantung dari atap.

Sebagian besar terminal juga dirancang secara modular, memungkinkan ruang-ruang untuk berkembang.

3. Bandara Internasional Lokapriya Gopinath Bardoloi, Terminal 2 (India)

Arsitektur Terminal 2 di Bandara Internasional Lokapriya Gopinath Bardoloi terinspirasi dari anggrek bambu, bunga merah muda yang ditemukan di beberapa wilayah India.

Tapi, di luar anggrek bambu, ada hal lain yang lebih mengesankan di sini. Ialah lanskap dalam ruangnya yang begitu cantik.

Langit-langit yang luas menjulang di atas 'hutan langit' yang konon terinspirasi dari bambu. Bentuknya berkelok-kelok, menelusuri pergerakan Sungai Brahmaputra dan anak sungainya.

Arsitek Nuru Karim menggabungkan seni asli, cerita suku, dan tradisi kerajinan lokal di seluruh interior.

4. Bandara Internasional Navi Mumbai, Terminal 1 (India)

Kanopi terminal dirancang menyerupai bunga teratai yang mekar saat pagi. Kelopaknya tampak melayang di atas bangunan sebelum menjuntai ke bawah membentuk atap yang lebar dan kolom-kolom yang artistik.

Kanopi itu dirancang oleh Zaha Hadid Architects. Terminal 1 Bandara Internasional Navi Mumbai baru dibuka pada 2025 lalu.

Tak cuma di luar, motif teratai juga hadir di bagian dalam terminal. Karya seni interaktif yang ada di dalam juga memperkuat keindahan bandara ini.

Navi Mumbai International Airport di India. (Adani Airport Holdings Limited) Foto: (Adani Airport Holdings Limited)

5. Bandara Internasional Techo (Kamboja)

Dirancang oleh Foster + Partners, kanopi bergelombang di Bandara Internasional Techo menjulang bak garis atap istana atau kuil Kamboja. Langit-langit area dalam terinspirasi oleh anyaman tradisional, menciptakan ilusi bambu dan rotan yang membentang di seluruh bangunan.

Pilar-pilar struktural raksasa memenuhi ruangan. Sementara pohon rumduol asli, bunga nasional Kamboja, tumbuh di ruang tengah yang menjulang tinggi.

Pepohonan hijau juga menemani pelancong dari area check-in menuju gerbang keberangkatan.

(asr)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK