Nike Bikin Sepatu yang Bisa Ubah Pola Pikir, Ludes Terjual saat Rilis

CNN Indonesia
Minggu, 28 Jun 2026 01:00 WIB
Nike membuat janji paling ambisius dalam produk teranyarnya di tahun ini, yakni sepatu yang bisa mengubah pola pikir. (Foto: Arsip Nike)
Jakarta, CNN Indonesia --

Selama beberapa dekade, Nike telah menjual sepatu yang membantu berlari lebih cepat dan nyaman. Tapi di tahun 2026, raksasa sportwear ini membuat janji paling ambisius: sepatu untuk mengubah pola pikir.

Seri sepatu Mind yang dirilis Nike telah mencuri perhatian sejak dirilis Januari lalu. Dengan cepat sepatu ini terjual habis di berbagai perilisan global lantaran rasa penasaran konsumen untuk memiliki alas kaki yang dibuat berdasarkan ilmu saraf.

Dirancang dalam bentuk sandal dan sneaker, sepatu Mind dari Nike diklaim dapat membantu mengatasi gangguan mental dan meningkatkan fokus.

Sepatu ini sebenarnya tidak dirancang untuk berolahraga. Dalam iklannya, Nike bahkan mengajak konsumen untuk menggunakan sepatu ini sebelum dan setelah berkompetisi atau berolahraga. Namun, sepatu ini terus menarik perhatian pembeli.

Sepatu ini dijual dengan rentang harga US$95 (sekitar Rp1,7 juta) hingga US$145 (sekitar Rp2,6 juta). Lebih dari 2 juta orang telah mendaftar untuk mendapatkan notifikasi restock.

Kini, sepatu Mind dari Nike telah muncul di situs e-commerce dengan harga yang jauh lebih tinggi.

Klaim Nike untuk sepatu yang 'mengubah pikiran' ini muncul dari 22 simpul busa yang tersebar di bagian bawah sepatu. Saat pemakainya menginjak tanah, simpul-simpul itu bergerak untuk menekan mekanoreseptor kaki. Istilah terakhir merupakan neuron sensorik yang bertanggung jawab untuk mengidentifikasi sensasi seperti tekanan.

Selama 10 tahun pengembangan, para ahli saraf mengukur gelombang otak atlet sebelum, selama, dan setelah berjalan di atas treadmill sambil mengenakan sepatu Mind.

Hasilnya menunjukkan peningkatan aktivitas listrik di area otak yang terkait dengan jaringan sesorimotor (SMN), sebuah sistem yang menjadi penggerak utama gerakan, sentuhan, dan sensasi.Aktivasi SMN secara langsung menurunkan jaringan mode default (DMN). Jaringan ini bertanggung jawab atas pemikiran mengembara yang kerap muncul di kepala.

Akibatnya, secara teori, pemakainya dapat mengalihkan pikiran negatif ke kondisi 'kewaspadaan yang rileks'. Nike belum menerbitkan penelitian tersebut.

"Nike Mind membuka pintu bagi kategori baru alas kaki yang dioptimalkan untuk indra," ujar peneliti utama di Nike Sport Research Lab, Graeme Moffat, melansir CNN.

"Kami mencoba membantu Anda benar-benar terlibat dengan pengalaman sensorik baru, fokus pada niat, dan keluar dari pikiran," tambahnya.

Konsep lama, tapi tren baru

[Gambas:Video CNN]

Ahli tekstil pintar dari Loughborough University, Inggris, Profesor Ishara Dharmasena mengatakan, konsep yang digunakan dalam sepatu Nike seri Mind sebenarnya telah cukup lama dikenal. Konsep ini telah dikenal dalam pengobatan Ayurvedha.

Konsep ini mengenal pijatan (pada abhyanga) yang mendorong relaksasi dan mengurangi stres melalui penargetan area kaki tertentu.

"Teori tentang simpul busa yang mengaktifkan mekanoreseptor dan kemudian merangsang bagian-bagian otak tidak jauh berbeda dengan proses meditasi lainnya," ujar Dharmasena.

Sepatu ini, lanjut Dharmasena, mencegah pemakainya untuk melamun dan memberikan sensasi rileks.

"Jadi, secara ilmiah, sepatu ini memang memiliki beberapa poin yang valid," ujarnya.

(asr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK