5 Tanda Orang Tua Alami Parenting Burnout Tapi Tak Menyadarinya

CNN Indonesia
Minggu, 05 Jul 2026 05:15 WIB
Tanda orang tua mengalami parenting burnout.
Ilustrasi. Ada beberapa tanda orang tua mengalami parenting burnout. (iStockphoto/AntonioGuillem)

3. Merasa sedih, kehilangan semangat, atau menjauh secara emosional

Burnout tidak hanya memengaruhi kondisi fisik, tetapi juga kesehatan emosional. Orang tua mungkin mulai merasa hampa, kehilangan motivasi, atau tidak lagi menikmati aktivitas bersama keluarga seperti sebelumnya.

Pada ibu yang baru melahirkan, kondisi ini juga perlu dibedakan dengan depresi pasca-persalinan karena keduanya memiliki gejala yang mirip. Jika perasaan sedih berlangsung lama dan mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga kesehatan profesional.

Selain itu, hindari membandingkan diri dengan kehidupan orang lain di media sosial. Apa yang terlihat sempurna di layar belum tentu mencerminkan kenyataan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

4. Selalu merasa menjadi korban dalam setiap situasi

Salah satu ciri burnout yang jarang disadari adalah munculnya perasaan bahwa semua beban hanya ditanggung sendiri. Orang tua mungkin merasa tidak pernah mendapatkan bantuan, selalu menjadi pihak yang dirugikan, atau menganggap orang lain tidak memahami perjuangannya.

Pola pikir seperti ini dapat memicu konflik dalam keluarga dan membuat komunikasi menjadi tidak sehat. Cobalah untuk mulai menyampaikan kebutuhan secara terbuka, meminta bantuan ketika diperlukan, serta membangun batasan yang sehat agar beban tidak terus menumpuk.

5. Mulai bergantung pada kebiasaan yang tidak sehat untuk mengurangi stres

Ketika stres terus berlangsung, sebagian orang mencari pelarian melalui kebiasaan yang memberikan kenyamanan sesaat, misalnya makan berlebihan, merokok lebih sering, mengonsumsi alkohol, atau perilaku lain yang sulit dikendalikan.

Jika Anda mulai menyadari perubahan tersebut, jangan abaikan. Alihkan stres dengan cara yang lebih sehat, seperti berolahraga, tidur yang cukup, melakukan hobi, meluangkan waktu untuk diri sendiri, atau berbicara dengan pasangan, keluarga, maupun psikolog.

Parenting bukanlah perlombaan untuk menjadi orang tua yang sempurna. Justru, menjaga kesehatan fisik dan mental merupakan bagian penting dari merawat keluarga. 

Dengan mengenali tanda orang tua mengalami parenting burnout sejak dini dapat membantu Anda mengambil langkah yang tepat sebelum kondisi semakin memburuk. Ingatlah bahwa meminta bantuan bukanlah tanda kelemahan, melainkan bentuk kepedulian terhadap diri sendiri dan orang-orang yang Anda sayangi.

(gas/asr) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]

HALAMAN:
1 2