7 Penyebab Kelelahan, Ternyata Enggak Bisa Kamu Sepelekan
Capek atau lelah itu wajar. Namun ketika kamu merasakan kelelahan terus-menerus tanpa tahu penyebabnya, bisa jadi ada masalah serius. Cek penyebab kelelahan yang perlu kamu waspadai.
Kelelahan (fatigue) dapat didefinisikan sebagai kelelahan parah yang membuatmu susah bangun di pagi hari dan menjalani aktivitas. Kamu ingin tidur saja seharian. Namun tidur tidak membuat tubuhmu segar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Barangkali buat sebagian orang, kelelahan sudah merupakan gejala. Namun melansir dari WebMD, ada beberapa gejala yang bisa mengarah pada kelelahan.
- Kurang energi, kelelahan mental atau fisik yang membuat orang sulit menjalani hari. Kondisi ini memengaruhi kemampuan bekerja atau aktivitas lain.
- Mengantuk, kamu mungkin harus berjuang untuk tetap terjaga. Kamu sudah tidur tapi rasanya masih lelah.
- Susah berpikir, susah fokus, mengingat sesuatu, sulit memberikan atensi pada sesuatu.
- Apatis, merasa kehilangan minat atau motivasi untuk melakukan sesuatu.
Penyebab kelelahan
Banyak kondisi yang memicu kelelahan. Ada yang bersifat sementara dan kronis atau berlangsung selama enam bulan lebih.
1. Kebiasaan sehari-hari
Kebiasaan sehari-hari dapat berkontribusi pada kelelahan. Melansir dari Cleveland Clinic, penyebab kelelahan terus-menerus bisa jadi diet minim gizi seimbang, stres, jarang bergerak, dan konsumsi alkohol berlebihan.
2. Gangguan tidur
Gangguan tidur tertentu dapat memicu kelelahan jangka panjang dan kelelahan ekstrem. Gangguan tidur ini termasuk insomnia, sleep apnea, narkolepsi, dan gangguan tidur akibat shift kerja.
3. Anemia
Anemia terutama anemia akibat kekurangan zat besi dapat menyebabkan kelelahan. Kamu patut curiga akan gejala anemia saat kelelahan diikuti dengan palpitasi jantung, napas pendek, dan kulit pucat.
4. Alergi makanan
Makanan seharusnya memberikan energi. Namun pada mereka yang memiliki alergi atau intoleransi makanan tertentu dapat memicu efek sebaliknya. Kelelahan bisa jadi tanda bahaya.
Pada penyakit Celiac atau kondisi tubuh tidak bisa mencerna gluten, kelelahan bisa menandakan kekambuhan.
5. Infeksi
Banyak infeksi dapat memicu kelelahan seperti mononukleosis, HIV, Covid-19, influenza, radang paru-paru (pneumonia) dan penyakit Lyme.
6. Masalah jantung dan paru-paru
Kelelahan umum dialami orang dengan masalah jantung dan paru-paru termasuk, penyakit jantung, sindrom takikardia ortostatik postural, penyakit paru obstruktif kronik, empisema, dan gagal jantung kongestif.
7. Masalah kesehatan mental
Tak hanya masalah kesehatan fisik, masalah kesehatan mental pun dapat membuat seseorang lelah terus-menerus. Kondisi ini meliputi, depresi, kecemasan, dan post-traumatic stress disorder (PTSD).
(els) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
