7 Penyebab Kelelahan, Ternyata Enggak Bisa Kamu Sepelekan

CNN Indonesia
Jumat, 10 Jul 2026 18:45 WIB
Ilustrasi. Ternyata kelelahan tidak bisa disepelekan begitu saja sebab bisa jadi itu tanda masalah serius. (Nazwa Yuliana)
Jakarta, CNN Indonesia --

Capek atau lelah itu wajar. Namun ketika kamu merasakan kelelahan terus-menerus tanpa tahu penyebabnya, bisa jadi ada masalah serius. Cek penyebab kelelahan yang perlu kamu waspadai.

Kelelahan (fatigue) dapat didefinisikan sebagai kelelahan parah yang membuatmu susah bangun di pagi hari dan menjalani aktivitas. Kamu ingin tidur saja seharian. Namun tidur tidak membuat tubuhmu segar.

Barangkali buat sebagian orang, kelelahan sudah merupakan gejala. Namun melansir dari WebMD, ada beberapa gejala yang bisa mengarah pada kelelahan.

Penyebab kelelahan

Banyak kondisi yang memicu kelelahan. Ada yang bersifat sementara dan kronis atau berlangsung selama enam bulan lebih.

1. Kebiasaan sehari-hari

Kebiasaan sehari-hari dapat berkontribusi pada kelelahan. Melansir dari Cleveland Clinic, penyebab kelelahan terus-menerus bisa jadi diet minim gizi seimbang, stres, jarang bergerak, dan konsumsi alkohol berlebihan.

2. Gangguan tidur

Gangguan tidur tertentu dapat memicu kelelahan jangka panjang dan kelelahan ekstrem. Gangguan tidur ini termasuk insomnia, sleep apnea, narkolepsi, dan gangguan tidur akibat shift kerja.

3. Anemia

Anemia terutama anemia akibat kekurangan zat besi dapat menyebabkan kelelahan. Kamu patut curiga akan gejala anemia saat kelelahan diikuti dengan palpitasi jantung, napas pendek, dan kulit pucat.

4. Alergi makanan

Makanan seharusnya memberikan energi. Namun pada mereka yang memiliki alergi atau intoleransi makanan tertentu dapat memicu efek sebaliknya. Kelelahan bisa jadi tanda bahaya.

Pada penyakit Celiac atau kondisi tubuh tidak bisa mencerna gluten, kelelahan bisa menandakan kekambuhan.

5. Infeksi

Banyak infeksi dapat memicu kelelahan seperti mononukleosis, HIV, Covid-19, influenza, radang paru-paru (pneumonia) dan penyakit Lyme.

6. Masalah jantung dan paru-paru

Kelelahan umum dialami orang dengan masalah jantung dan paru-paru termasuk, penyakit jantung, sindrom takikardia ortostatik postural, penyakit paru obstruktif kronik, empisema, dan gagal jantung kongestif.

7. Masalah kesehatan mental

Tak hanya masalah kesehatan fisik, masalah kesehatan mental pun dapat membuat seseorang lelah terus-menerus. Kondisi ini meliputi, depresi, kecemasan, dan post-traumatic stress disorder (PTSD).

(els)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK