Enak Buat 'Babu' Tapi 8 Makanan Ini Jangan Diberikan pada Kucing Ya
Kerap menemukan kucing-kucing liar di jalan, mungkin kamu iba dan ingin memberi mereka makan. Namun ada beberapa makanan yang tidak boleh dikonsumsi kucing karena bisa membahayakan mereka.
Beberapa orang selalu membawa makanan kucing terutama dry food ke mana pun pergi. Apalagi sekarang ada tempat khusus untuk memberi makan kucing di sejumlah tempat umum.
Kadang ada rasa bersalah ketika tidak bisa memberi makan kucing karena kehabisan stok. Alhasil, ada upaya untuk mencarikan mereka makanan yang mudah ditemukan di sekitar.
Makanan yang tidak boleh diberikan ke kucing
Dalam kondisi tidak ada makanan kucing, sebaiknya kamu menghindari memberi makan kucing beberapa makanan berikut.
Kenapa? Sekilas deret makanan ini aman saja atau yang penting amis sehingga kucing suka. Padahal kenyataannya, ini bisa membahayakan kucing.
1. Bawang bombay, bawang putih, kucai
Makanan yang mengandung bawang bombay, bawang putih, kucai sebaiknya tidak diberikan pada kucing.
Konsumsi dalam jumlah besar atau dalam jumlah kecil secara rutin bisa membuat kucing keracunan. Konsumsi kucai berpotensi memicu masalah kesehatan serius bahkan mengancam jiwa.
2. Susu dan produk susu
Susu dan keju dianggap aman buat kucing. Kamu perlu mencatat bahwa kebanyakan kucing itu intoleran laktosa.
Sistem pencernaan kucing tidak bisa memproses susu dan produk turunan susu. Kucing bisa mengalami gangguan pencernaan termasuk diare.
3. Anggur dan kismis
Anggur dan kismis buat camilan kucing jelas bukan ide bagus. Kedua makanan ini dapat memicu gagal ginjal pada kucing.
Sedikit saja makan anggur dan kismis, kucing bisa muntah-muntah dan hiperaktif.
4. Cokelat
Menghimpun informasi dari berbagai sumber, cokelat bisa mematikan buat kucing. Teobromin pada cokelat merupakan zat beracun jika diberikan pada kucing.
Teobromin ada pada semua jenis cokelat tapi yang paling berbahaya adalah dark chocolate dan cokelat kue tanpa pemanis.
Kucing yang makan cokelat bisa mengalami gangguan irama jantung, tremor, kejang, dan kematian.
5. Potongan lemak dan tulang
Kamu mungkin kerap menemukan kucing liar di area warung makan yang menyajikan menu serba ayam atau lele.
Mereka menantikan sisa makanan dari pelanggan. Kamu ingin memberikan mereka tulang sisa? Coba pikir-pikir lagi. Kucing bisa tersedak tulang. Tulang juga bisa memicu penyumbatan atau melukai sistem pencernaan kucing.
Selain tulang, sebaiknya jangan berikan kucing sisa lemak baik mentah atau sudah dimasak. Lemak bisa menyebabkan gangguan usus, muntah, dan diare.
6. Telur mentah
Kucing di rumah sibuk mengendus saat kamu memasak telur. Namun jangan sekali-sekali memberikan mereka telur apalagi telur mentah.
Setidaknya ada dua masalah yang timbul jika kamu memberikan telur mentah pada kucing. Pertama, kucing bisa keracunan bakteri E.coli atau salmonella.
Kedua, meski ini kasus langka tapi avidin (protein pada telur mentah) dapat mengganggu penyerapan vitamin B terutama biotin. Akibatnya, timbul masalah pada kulit dan bulu.
7. Daging mentah
Sama seperti telur mentah, daging mentah pun sebenarnya 'haram' buat kucing. Konsumsi daging mentah memperbesar peluang kucing terpapar patogen seperti salmonella, E.coli, campylobacter, dan influenza.
8. Makanan anjing
Sesekali makan makanan anjing tidak berbahaya buat kucing. Namun sebenarnya kamu tidak bisa menjadikan makanan anjing pengganti makanan kucing.
Makanan kucing dan anjing dibedakan karena kebutuhan nutrisi yang berbeda. Terus-menerus memberikan kucing makanan anjing bisa membuat kucing kekurangan gizi.
(els)