Gunung Olympus Jadi Kandidat Daftar Warisan Dunia UNESCO

CNN Indonesia
Minggu, 19 Jul 2026 01:00 WIB
Teater Romawi di Taman Arkeologi Dion. Perpaduan mitos, budaya, dan kekayaan flora dan fauna membuat Yunani optimistis Gunung Olympus layak masuk Daftar Warisan Dunia UNESCO.
Teater Romawi di Taman Arkeologi Dion. Perpaduan mitos, budaya, dan kekayaan flora dan fauna membuat Yunani optimistis Gunung Olympus layak masuk Daftar Warisan Dunia UNESCO. (Getty Images/Athanasios Gioumpasis)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gunung Olympus, Yunani menjadi kandidat UNESCO World Heritage List (Daftar Warisan Dunia UNESCO).

Proses untuk memasukkan Gunung Olympus ke dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO telah berlangsung sejak 2014. Gunung berselimut salju ini masuk Daftar Sementara (Tentative List) yakni langkah wajib yang harus dilalui setiap nominator.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Proses nominasi mencakup penilaian pendahuluan lalu pengajuan berkas nominasi lengkap. Kemudian segala data akan dievaluasi selama 14 bulan oleh badan penasihat termasuk International Council on Monuments and Sites, ICOMOS, and the International Union for Conservation of Nature.

"Olympus adalah hidup kami. Ini adalah tempat kami dibesarkan. Ini adalah tempat yang kita lihat setiap hari, tetapi pada saat yang sama, ini juga tempat yang membawa serta mitos, sejarah, keanekaragaman hayati, keindahan yang luar biasa, dan bobot budaya yang sangat besar," ujar Evagelos Geroliolios, walikota Dion-Olympus, seperti dilaporkan AP.

Rumahnya para dewa Yunani kuno

Konon Gunung Olympus adalah tempat Zeus mendirikan istana usai menggulingkan Cronus, sang ayah. Di salah satu puncak Olympus yang rendah terdapat tempat suci terbuka dengan temuan tertua dari era Helenistik (323 SM-30 SM).

Filsuf dan sejarawan kuno Plutarch pada abad ke-2 menulis tentang prosesi ke salah satu puncak Olympus untuk pengorbanan hewan pada Zeus.

Sementara itu, nuansa Kristen juga kental. Terdapat sebuah kapel di puncak Nabi Elias pada ketinggian 2.803 meter. Kapel diyakini sebagai kapel di ketinggian tertinggi di dunia Kristen Ortodoks.

Kemudian di Ngarai Enipeas tersimpan reruntuhan biara yang didirikan pada 1542. Di dekatnya ada Gua Suci Santo Dionysios, sebuah kapel tempat mata air yang dipercaya sebagai mata air suci.

Gunung Olympus pun diharapkan masuk sebagai Situs Warisan Dunia sebab ada perpaduan budaya, mitos, dan keanekaragaman hayati. Di sini terdapat kekayaan flora dan fauna termasuk spesies endemik.

Autumn scenery of waterfall and ponds with crystal clear water as seen in the forest of Mount Olympus, between Dionysiou Monastery and Prionia at an altitude of 1000m. Mount Olympus is the highest mountain in Greece with its peak Mytikas rising at 2918m above sea level. The mountain is a National Park and in Greek Mythology it was the home of the 12 Olympian ancient Greek gods. The mountain has exceptional biodiversity and rich flora and is a World Biosphere Reserve attracting thousands of visitors to admire its fauna and flora, walk in the different kind of forests or tour its slopes and climb its peaks or trek around the refuges or the mountaineering or climbing routes as the mountain has 52 peaks and deep gorges. Olympus is about 100km away from Thessaloniki city and just a few kilometers from the beaches of Pieria. Mount Olympus, Greece on October 2022  (Photo by Nicolas Economou/NurPhoto via Getty Images)Air terjun di salah satu sudut hutan Gunung Olympus. Gunung yang disebut rumah para dewa Yunani kuno ini bakal dimasukkan dalam kandidat Daftar Situs Warisan Dunia UNESCO. (Nicolas Economou/Getty Images)

Harapan untuk masuk nominasi begitu besar terlebih dalam waktu dekat bakal diselenggarakan pertemuan World Heritage Committee di Busan, Korea Selatan pada 29 Juli guna membahas nominasi.

Hanya saja, nominasi Gunung Olympus masih jauh dari pasti. Draf agenda pertemuan Busan menunjukkan bahwa komite akan mengembalikan nominasi tersebut ke Yunani dan meminta rincian lebih lanjut.

(els) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]